Sepp Blatter ingin tetap menjadi presiden FIFA

blatter Hak atas foto All Sport
Image caption Blatter dikecam karena masalah yang timbul akibat tuduhan korupsi.

Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan 'misinya masih belum selesai' setelah dipastikan dapat mencalonkan diri untuk masa jabatan ke lima.

Pria berusia 78 tahun itu dikecam karena masalah yang timbul akibat tuduhan korupsi badan sepakbola dunia tersebut.

Tetapi menjelang Piala Dunia 2014 -yang akan dibuka Kamis 12 Juni waktu setempat, FIFA memutuskan tidak menerapkan batasan umur atau masa jabatan bagi pejabatnya.

Sementara itu, Blatter mengusulkan para pelatih diizinkan dua kali mempertanyakan keputusan wasit saat pertandingan.

Kongres FIFA bertepuk tangan saat Blatter, yang berasal dari Swiss tersebut, menyampaikan pidato penutupan dan mengatakan," Saya mengetahui mandat saya akan berakhir tahun depan tanggal 29 Mei di Zurich. Tetapi misi saya belum selesai.

"Dan saya katakan bersama-sama kita akan membangun FIFA. Hari ini kita memiliki dasarnya karena kita memiliki anggaran untuk empat tahun ke depan."

Tuduhan atas Qatar

Di bawah kepemimpinan Blatter, beberapa pihak berpendapat FIFA banyak terkait dengan tuduhan korupsi. Namun Blatter menegaskan bahwa dia belum bersedia mundur.

"Tetapi saya bisa katakan kepada Anda, saya siap mendampingi Anda di masa depan."

Pada kongres tahunan di Sao Paolo menjelang Piala Dunia di Brasil, penyelidik Michael Garcia mengatakan telah mengkaji sebagian besar dokumen yang didapat Koran Sunday Times terbitan Inggris sebagai bagian dari penyelidikannya terhadap kemenangan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Negara di kawasan teluk itu terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010 lalu.

Namun muncul tuduhan bahwa kemenangannya diwarnai dengan korupsi, yang membuat FIFA melancarkan penyelidikan independen.

Berita terkait