Neymar mengklaim dirinya nyaris cacat

Neymar Hak atas foto Reuters
Image caption Neymar menangis ketika memberikan keterangan kepada para wartawan.

Bintang Brasil, Neymar, menangis ketika mengatakan bahwa tendangan pemain Kolombia yang menghantam punggungnya bisa membuat dirinya cacat.

"Tuhan melindungi saya. Jika tendangan itu beberapa sentimeter ke bagian punggung yang lain, saya bisa berada di kursi roda hari ini," kata Neymar.

Tulang belakang Neymar retak ketika punggungnya ditendang dengan lutut oleh pemain Kolombia, Juan Zuniga, di babak perempat final yang berakhir dengan kemenangan Brasil 2-1.

Zuniga meminta maaf ke Neymar dan FIFA mengatakan tidak akan ada tindakan disipliner karena pelanggaran ini sudah diselesaikan oleh wasit di lapangan.

Neymar mengatakan sehari setelah insiden ini Zuniga meneleponnya dan meminta maaf.

"Saya tidak membencinya. Saya tidak sakit hati," kata Neymar.

"Bagi saya, sangat sulit membicarakan kasus yang membuat saya tidak bisa bertanding di tahapan karier saya yang begitu penting," kata pemain depan Barcelona berusia 22 tahun tersebut.

Neymar sudah meninggalkan kamp latihan Brasil menuju kota Teresopolis di dekat Rio, menjelang pertandingan hari Sabtu, antara Brasil dan Belanda, untuk memperebutkan tempat ketiga.

Neymar dipastikan harus beristirahat selama empat minggu namun tidak perlu menjalani operasi.

Brasil gagal maju ke final Piala Dunia 2014 setelah dibantai Jerman 1-7.

Berita terkait