Keamanan diperketat jelang El Clasico di Madrid

Hak atas foto getty ap
Image caption Pertandingan antara tuan rumah Real Madrid dan FC Barcelona akan diwarnai peningkatan keamanan yang signifikan.

Tingkat pengamanan jelang pertandingan antara tuan rumah Real Madrid melawan FC Barcelona, yang dijuluki El Clasico, pada Sabtu (21/11) waktu setempat, akan bertambah secara signifikan menyusul rangkaian serangan di Paris pekan lalu.

Pada laga yang mempertemukan dua klub terbesar Liga Spanyol itu, setidaknya terdapat 1.000 polisi di area Stadion Santiago Bernabeu. Jumlah itu merupakan peningkatan dua kali lipat dari biasanya.

Selain polisi, ada pula 1.400 petugas keamanan swasta ditambah petugas keamanan kotapraja.

“Kami siaga empat antiteroris (setingkat di bawah siaga paling tinggi) dan akan ada pengamanan menyeluruh untuk menjamin pertandingan berlangsung secara normal,” kata Menteri Keamanan Dalam Negeri Spanyol, Francisco Martinez.

Langkah pengamanan tersebut ditempuh sepekan setelah serangkaian serangan mengguncang Kota Paris, Prancis, pekan lalu. Selain serangan ke pusat kesenian Bataclan dan sebuah restoran, tiga ledakan juga terdengar di luar sebuah bar di dekat Stadion Stade de France.

Strategi menyerang

Lepas dari persiapan penyelenggaraan pertandingan, jalannya laga El Clasico diprediksi bakal berlangsung seru lantaran pelatih Real Madrid, Rafa Benitez, berjanji akan menampilkan strategi menyerang.

“Karakter tim ialah menyerang, mencetak gol, dan selalu berada dekat gawang lawan. Dan itu yang akan kami lakukan,” kata Benitez seperti dikutip kantor berita Associated Press.

Hak atas foto AFP Getty Images
Image caption Cristiano Ronaldo siap ditampilkan sebagai andalan Real Madrid di lini depan.

Dia berkeras strategi itu tidak akan berubah walaupun Lionel Messi akan tampil kembali memperkuat FC Barcelona selepas absen lama akibat cedera.

“Madrid selalu berupaya menyerang...tidak peduli siapa lawannya. Kami tidak mengkhawatirkan lawan terlalu banyak. Kami harus melakukan apa yang biasa kami lakukan,” ujar mantan manajer Inter Milan dan Liverpool itu.

Meski demikian, Benitez tidak membeberkan siapa saja yang akan dia mainkan di lini depan melawan rival terbesar Los Blancos—julukan Real Madrid. Dia hanya menyebut Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale siap tampil.

Lionel Messi

Sementara itu, pelatih FC Barcelona, Luis Enrique, mengaku Messi mungkin bisa dipanggil untuk merumput. Namun, kondisi fisiknya belum sepenuhnya optimal untuk berlaga di Stadion Santiago Bernabeu.

Hak atas foto Getty
Image caption Kehadiran Lionel Messi di kubu FC Barcelona masih menjadi tanda tanya.

“Jelas bahwa fisiknya tidak 100%. Saya akan bicara dengannya hari ini. Pemainlah yang bisa memberitahu apa yang dia rasakan, apakah dia percaya diri atau tidak. Saya tahu bahwa dia menantikan ini sejak lama,” kata Enrique.

Otot ligamen pada lutut kiri Messi robek hampir dua bulan lalu. Sejak itu, dia telah absen selama sembilan pertandingan.

Akan tetapi, tanpa kehadiran Messi, lini serang Barcelona masih mumpuni dengan duo Luis Suarez dan Neymar yang menciptakan gabungan 20 gol dari 23 gol tim Azulgrana—julukan Barcelona.

Pada laga El Clasico kali ini, kemenangan Barcelona akan memantapkan anak-anak asuh Luis Enrique pada peringkat pertama klasemen sementara La Liga dengan 30 poin sekaligus menjauhkan diri dari kejaran Real Madrid yang kini mengumpulkan 24 poin.

Sedangkan apabila Real Madrid menang, klub asal ibu kota Spanyol itu akan mengusur Barcelona dari puncak klasemen. Sebab, walau sama-sama memiliki 27 poin, Madrid unggul dalam selisih gol.

Berita terkait