Payung biru Jokowi ketika salat Jumat di aksi 212, Monas mencuri perhatian media sosial

bbc Hak atas foto Biro Pers Istana
Image caption Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Syaifuddin, dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Satu benda tak disangka mencuri perhatian media sosial di tengah aksi 2 Desember yang diikuti ratusan ribu orang di Monas, Jakarta: payung biru di tangan Presiden Joko Widodo.

Payung ini jadi pembicaraan setelah sebuah foto beredar di media sosial, menunjukkan Joko Widodo bersama Jusuf Kalla berjalan dari Istana Negara menuju Monas untuk ikut bersalat Jumat bersama peserta aksi 212.

"Presiden bergabung bersama rakyat yang menuntut, ketika hujan deras dan bawa payung sendiri (padahal bisa dibawakan). Gesture menarik dan dalam," cuit akun @adimasnuel di Twitter.

"Bagus untuk mendinginkan suasana. Btw, Pak Menag membawakan payung untuk Pak JK. Presiden pakai payung sendiri," kata @BurhanMuhtadi.

Pakaian dan atribut yang dikenakan Presiden Joko Widodo memang selalu mencuri perhatian. Usai unjuk rasa 4 November lalu, jaket bomber yang dipakai Joko Widodo ketika memberi keterangan pers juga menuai pembicaraan, sampai-sampai Biro Pers Istana merasa perlu mengumumkan bahwa jaket bomber yang sedang nge-tren itu adalah pinjaman dari anak Jokowi.

Jaket bomber pun laris manis dibeli orang.

Apakah payung biru akan punya momentum yang sama? Sebagian pengguna berpendapat demikian.

Salah satunya adalah anak presiden sendiri, Kaesang Pangarep yang mencuit, "Kok gak ada yg nanya "mas, payungnya bapak beli dimana?""

"Open order," kata satu pengguna.

Hak atas foto TWITTER
Hak atas foto TWITTER
Hak atas foto TWITTER

Namun ada juga yang tidak suka dengan pembicaraan itu. "Pengalihan isu, payung Jokowi pun dijadikan trending. Gilaa," kata satu pengguna media sosial.

'Payung Jokowi' sudah dicuitkan lebih dari 1000 kali di Twitter, dan tampaknya orang-orang menyukai pembicaraannya.

Hak atas foto TWITTER
Hak atas foto TWITTER

Topik terkait

Berita terkait