Internet 2016: Pokemon Go, Ahok, hingga Aung San Suu Kyi

tontowi, liliyana Hak atas foto Getty Images
Image caption Senang 2016 berakhir? Ya, kami pun demikian :)

Dengan jumlah pengguna Facebook mencapai lebih dari 80 juta dan lebih dari 20 juta di Twitter, Indonesia adalah salah satu negara paling 'cerewet' di media sosial.

Segala hal, dari payung dan jaket Presiden Jokowi hingga karakter fiksi jenaka Mukidi diperbincangkan tahun ini. Tapi hal-hal apa yang paling menarik berdasarkan rekam jejak kita di media sosial?

Google, Twitter, Instagram, dan beberapa situs lain memaparkan tren 2016 yang mereka tangkap dari obrolan maya. Kami merangkum sebagian di antaranya untuk Anda.

'Kicauan emas' jatuh pada....

Kicauan siapa yang paling banyak dibagikan tahun ini? Di Indonesia, itu adalah cuitan Presiden Joko Widodo tentang kemenangan pasangan ganda campuran di final bulu tangkis Olimpiade Brasil.

"Akhirnya, kita dengar Indonesia Raya di Olimpiade Rio 2016. Medali emas dari Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir. Selamat!" cuit Jokowi.

Secara global, cuit anggota One Direction Harry Styles menjadi yang paling banyak dibagikan. Isinya singkat saja, "All the love as always. H." Dicuitkan lebih dari 800.000 kali bersamaan dengan kabar hengkangnya Zayn Malik dari kelompok musik itu.

Hak atas foto TWITTER

Tagar paling populer...

Tagar RI71, yang digunakan untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia, menjadi yang paling banyak dicuitkan tahun ini.

Isinya tak hanya terkait dengan cuitan perayaan kemerdekaan tetapi juga dipenuhi dengan kegembiraan ketika medali emas Olimpiade diraih oleh Tontowi dan Liliyana di Brasil - hanya beberapa menit sebelum 17 Agustus berakhir.

"Horee! Emas Olimpiade #Rio2016 . Bulutangkis. Hatur nuhuuuuuun. Merdeka! #RI71," cuit Ridwan Kamil. "Terima kasih Liliyana & Tantowi atas kado terbaiknya di #RI71 untuk rakyat Indonesia," kata yang lain.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Kado kemerdekaan paling berkesan? Setuju?

Pencarian paling populer versi Google...

Tahun lalu, adalah aplikasi Go-Jek yang merajai topik pencarian terpopuler Google, tapi tahun ini posisinya digeser oleh permainan tangkap monster dengan teknologi realitas tertambah - apalagi kalau bukan PokemonGo.

Game ini membuat banyak orang tersihir, bahkan sebelum rilis resmi keluar. Di Indonesia cerita-cerita kegilaan bermain Pokemon Go menjadi viral di media sosial, salah satunya tentang gamer yang sengaja memesan layanan ojek dan taksi online untuk berkeliling cari Pokemon hingga pengalaman pengguna Facebook di Surakarta yang sempat dicurigai ketika berusaha menangkap Pokemon di pos polisi.

Namun, belakangan game ini mulai redup pamornya. Apakah Anda salah satu yang masih setia bermain?

Pencarian yang juga populer tahun ini adalah gerhana matahari, tim sepak bola Indonesia, gempa Aceh, dan Donald Trump. Sementara peristiwa nasional yang paling banyak dicari adalah bom Sarinah dan kontroversi Gafatar.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Sudah Anda menangkap semuanya?

Tokoh yang paling banyak dicari di Google...

Oh...ya... tentu saja. Anda bisa sangat menyukai sosok ini, atau bahkan sangat membencinya, tapi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tak bisa dibantah adalah tokoh yang paling banyak dicari tahun ini, mengungguli Sri Mulyani dan Buni Yani. Setidaknya itu yang tercatat dalam pencarian Google.

Ahok menggeser tokoh yang paling banyak dicari tahun lalu, yaitu pembalap MotoGP, Valentino Rossi. Polemik Ahok

Hak atas foto AP
Image caption Anda bisa sangat menyukainya atau bahkan sangat membencinya. Tapi, Ahok tak dibantah adalah tokoh yang paling banyak dibincangkan tahun ini.

Petisi yang paling banyak ditandatangani...

"Apa yang salah dari seorang Muslim, Suu Kyi?" pertanyaan ini disampaikan dalam sebuah petisi yang menuntut pencabutan hadiah nobel perdamaian untuk Aung San Suu Kyi.

Petisi ini adalah yang paling banyak ditandatangani tahun ini di situs Change.org di Indonesia tahun ini dengan lebih dari 200.000 tanda tangan.

Adalah pernyataan Suu Kyi pada 2013 lalu yang menuai amarah. Usai diwawancarai oleh presenter BBC Today, Mishal Husain yang berdarah Pakistan, dia mengatakan, "tak ada yang memberi tahu bahwa saya akan diwawancarai oleh seorang muslim."

Dalam wawancara, Husain sebelumnya mempertanyakan sikap presiden Partai NLD yang membisu terhadap sentimen anti-Islam dan diskriminasi terhadap etnik minoritas Rohigya.

Pernyataan ini baru terungkap dalam buku biografi The Lady and The Generals - Aung San Suu Kyi and Burma's Struggle for Freedom yang ditulis oleh Peter Popham.

Hak atas foto WPA Pool

Salah satu kota yang paling banyak di-geotag di Instagram tahun ini...

Jakarta, dengan segala keruwetannya, ternyata adalah salah satu dari 10 lokasi yang paling banyak di-geotag di Instagram tahun ini. Jakarta menempati urutan kesepuluh di bawah kota Istanbul, Turki.

Delapan lokasi lain, diurutkan dari yang teratas hingga terbawah adalah New York, London, Moskow. San Paulo, Paris, Los Angeles, Saint Petersburg, dan Rio de Janeiro.

Hak atas foto Getty Images

Terakhir, mungkin menarik untuk menutup tahun 2016 dengan emoji yang paling banyak dipakai di seluruh dunia:

Hak atas foto TWITTER

Sampai jumpa di tahun 2017!

Topik terkait

Berita terkait