Raja Salman mendarat dan giliran netizen berkomentar

Hak atas foto Facebook Presiden Joko Widodo
Image caption Presiden Joko Widodo menyambut Raja Salman di bandara Halim Perdanakusumah. Ini adalah penyambutan pertama di bandara oleh Kepala Negara sejak perubahan protokol kenegaraan.

Pendaratan Raja Salman Rabu di Indonesia, Rabu (01.03), selepas tengah hari waktu Jakarta membuat para pengguna sosial media di Indonesia melontarkan berbagai reaksi.

Ucapan selamat datang, atau 'welcome to Indonesia' sempat menjadi topik hangat di anjungan media sosial Twitter, dengan sekitar 1.900 cuitan.

Penulis dan anggota Partai Demokrat Ulil Abshar-Abdalla termasuk salah satu yang mengucapkan selamat datang.

Hak atas foto Twitter
Image caption Anggota Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla menyampaikan cuitannya dalam bahasa Inggris.

Ucapan selamat datang juga disampaikan oleh pengguna akun Twitter Zila Rizkiyah asal Tuban. Ia mencuitkan foto tulisan tangan -yang dibuatnya untuk menyambut Raja Salman- di dalam ruang kelasnya.

Di latar belakang, tampak beberapa teman-temnanya yang sedang serius belajar.

Hak atas foto Twitter
Image caption Ucapan selamat datang dari sebuah ruang kelas untuk Raja Salman.

Ahok menyambut

Namun percakapan yang ramai adalah beredarnya foto Raja Salman yang sedang bersalaman dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang turut menyambut sang raja sebagai bagian dari protokol kenegaraan.

Foto ini disampaikan oleh Basuki, yang kerap disapa Ahok, dalam akun instagram dan twitter resmi yang dipegangnya.

Hak atas foto Instagram basukibtp
Image caption Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kapasistas sebagai Gubernur DKI bersalaman dengan Raja Salman.

Foto Ahok yang sedang menyalami Raja Salman ini mendapat respon ramai dari para pengguna media sosial. Di Twitter, kicauan Ahok mendapat cuitan ulang sebanyak 4.800 kali.

Sekalipun Ahok menyambut Raja Salman dalam kapasitas sebagai Gubernur Jakarta, foto itu tetap ditempatkan dalam konteks kasus penistaan agama yang sedang menimpa Ahok.

Ahmad Sahal, pendukung Ahok dan mahasiswa doktoral di Universitas Harvard, antara lain mencuitkan soal ini.

Hak atas foto Twitter
Image caption Ahmad Sahal menempatkan foto ini dalam konteks posisi Ahok yang sedang mengalami tekanan dalam kasus 'penistaan agama'

Sempat beredar kabar bahwa Raja Salman akan menemui Ketua Umum FPI, Rizieq Shihab. Maka foto Ahok dan Raja Salman ini juga dilihat dalam konteks persaingan Ahok dengan Shihab.

Dan tidak butuh waktu lama bagi para netizen untuk menyindir Rizieq Shihab, misalnya dalam meme buatan yang turut dicuitkan oleh wartawan Hasief Ardiasyah ini.

Hak atas foto Twitter
Image caption "Sang raja baru saja dan ada yang sudah membuatkan meme-nya. Selamat datang di Indonesia" cuit wartawan Hasief Ardiasyah.

Sindiran terhadap Rizieq Shihab muncul lebih besar lagi dalam meme berikut, yang dicuitkan oleh produser film yang juga pendukung Ahok, Kemal Arsjad.

Hak atas foto Twitter
Image caption Meme yang lain menempelkan wajah Rizieq Shihab ke badan Ahok yang sedang bersalaman dengan Raja Salman.

Kerjasama

Beberapa netizen menggunakan media sosial untuk menyampaikan soal-soal yang lebih substansial dari kunjungan Raja Salman.

Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, menekankan pentingnya kesempatan ini untuk membangun kerja sama kedua negara.

Hak atas foto Twitter
Image caption Indonesia harus mengambil manfaat dari kunjungan ini, kata bekas Menteri Tenaga Kerja, Muhaimin Iskandar.

Bekas menteri tenaga kerja ini tentu sudah lama berhadapan dengan otoritas Arab Saudi seputar perlindungan tenaga kerja Indonesia di negara itu.

Sementara anggota DPD DKI, AM Fatwa, juga mengharapkan Indonesia mengambil manfaat dari kunjungan sang raja, khususnya menyangkut perlindungan dan kesejahteraan TKI sebagai hal yang harus diperhatikan.

Hak atas foto Twitter
Image caption Anggota DPD DKI Jakarta AM Fatwa secara khusus menyebut perlindungan dan kesejahteraan TKI perlu mendapat perhatian.

Kunjungan ini memang diharapkan bisa mendatangkan keuntungan bagi kedua negara. Dikabarkan Arab Saudi siap untuk berinvestasi sebesar US$25 miliar di Indonesia.

Belum diketahui apakah perlindungan TKI, termasuk dari ancaman hukuman mati, termasuk yang menjadi agenda untuk dibicarakan oleh kedua negara.

Meski demikian Menlu Retno Marsudi mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan komitmen dari Saudi bahwa warga Indonesia di negara tersebut dilindungi 'seperti warga Saudi sendiri'.

Berita terkait