Ketika putri Disney hidup di dunia kontemporer

Andhika Muksin Hak atas foto Andhika Muksin

Ilustrator dan desainer grafis Andhika Muksin menarik putri-putri Disney dari kehidupan dongeng ke dunia kontemporer.

Alkisah, di sebuah negeri dongeng, Cinderella dengan panik buru-buru pulang ke rumah karena sudah lewat tengah malam. Sepatunya tertinggal di tangga istana, tempat dia berdansa dengan Pangeran Tampan.

Tapi tak mengapa, pikirnya, karena prioritasnya waktu itu adalah pulang secepat mungkin sebelum kereta kudanya kembali menjadi labu dan kuda-kudanya kembali menjadi tikus.

Sesampainya di rumah, Cinderella merasa tidak sehat. Kombinasi gaun dengan punggung terbuka yang dia kenakan dan angin malam membuat putri dongeng itu masuk angin. Segeralah dia kerokan - mungkin dibantu oleh Ibu Peri.

Hak atas foto Andhika Muksin

Cerita khayalan ini mungkin bisa muncul ketika Anda melihat berbagai gambar editan dari ilustrator Andhika Muksin, 31, yang mencoba menarik para putri Disney dan pangerannya dari dunia dongeng ke dunia masa kini.

Lewat akun Instagram, Andhika menggambarkan Putri Duyung dan Pangeran Erik berjalan santai menggunakan kaos abu-abu, juga keriangan Pocahontas dan Putri Salju saat berjoged di festival musik terbesar Amerika Serikat, Coachella.

Hak atas foto Andhika Muksin

Kepada BBC Indonesia, Andhika mengaku membuat berbagai foto editan ini untuk hiburan saja. "Saya sempat mikir saja ingin eksplorasi, bagaimana jika putri-putri Disney ini tidak lagi hidup di negeri dongeng mereka tapi hidup di dunia kontemporer," katanya.

"Daru dulu saya memang suka memberi twist dalam gambar-gambar saya, dan banyak dari kita yang tumbuh besar dari karakter Disney, lucu saja ketika mereka ditempatkan di kehidupan kita sehari-hari," tambahnya.

Dia mengatakan tidak menyangka para pengguna media sosial meminati karya-karyanya itu.

Andhika mengaku sudah menggemari karakter Disney sejak kecil, dimulai dengan film-film seperti Little Mermaid, Pochahontas, Lion King, dan Aladdin.

Hak atas foto Andhika Muksin

Apa ada pesan khusus yang ingin disampaikan lewat gambar-gambar ini?

"Saya ingin buat yang lucu saja sih, yang bisa mengalihkan perhatian kita. Karena kadang di media sosial, kita suka menemukan banyak berita kurang enak, misalnya seperti debat isu-isu SARA," katanya.

Hak atas foto Andhika Muksin

Topik terkait

Berita terkait