Ketika Ahok-Djarot 'bromance' memikat hati pengguna media sosial

Instagram / basukibtp Hak atas foto Instagram / basukibtp

Di tengah kontroversi vonis dua tahun untuk Basuki Tjahaja Purnama, Selasa (09/05) lalu, satu nama mencuat dalam topik populer Twitter dan dipuji sebagai salah satu panutan 'wingman' terbaik: Djarot Saiful Hidayat.

"Temukan seseorang yang melihat Anda dan membela Anda di saat-saat sulit seperti Djarot kepada Ahok," kata Barikatul Hikmah di Twitter - kicauan yang kemudian dibagikan ratusan ribu orang.

Ini diawali saat dirinya dimintai tanggapan terkait vonis kasus Ahok, dan kepada wartawan dia berkata bahwa mereka adalah satu paket dan dia siap untuk 'melindungi dan membela beliau juga.'

Djarot juga mengatakan, hubungannya dengan Ahok bukan sekadara gubernur dengan wakil gubernur. "Ini soal sahabat dengan sahabat. Dan seorang sahabat itu, ketika sakit yang lain sakit, merasa sakit juga," katanya.

Beberapa jam kemudian, sesuai ketentuan perundangan, Menteri Dalam negeri Tjahjo Kumolo melantik Djarot sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta. Dan dalam pelantikan itu Djarot tak menampakkan raut senyum di wajahnya, lapor situs berita Kompas.

"Friendship Goal!" tulis seorang pengguna Twitter.

Hak atas foto DOKUMENTASI BBC INDONESIA
Image caption Wakil Gubernur Djarot Syaiful Hidyat langsung menemui Ahok di Penjara Cipinang.

Mantan Wali kota Blitar ini dipasangkan menjadi wakil gubernur pada 2014 lalu ketika Ahok naik pangkat menjadi gubernur, menggantikan Joko WIdodo yang terpilih sebagai presiden.

Hubungan kerja keduanya tidak terlalu menjadi sorotan media sampai Ahok-Djarot maju menjadi kandidat dalam pilkada Jakarta 2017 lalu.

Sebelumnya, mereka dikabarkan renggang ketika Ahok berkampanye menjadi calon independen dengan pasangan lain, karena sebagai Djarot yang kader PDIP hanya bersedia maju jika lewat partai.

Mereka juga diisukan bertengkar hebat soal dana kampanye, namun tundingan itu ditepis dua belah pihak.

Hak atas foto TWITTER
Image caption "Temukan seseorang yang melihat Anda dan membela Anda di saat-saat sulit seperti Djarot kepada Ahok," kata Barikatul Hikmah di Twitter

Keduanya tampak kompak saat kampanye dan debat jelang Pilkada. Juga saat mengumumkan menerima kekalahan, 19 April lalu.

Dan perhatian memuncak saat Djarot datang ke Lapas Cipinang menandatangani surat permohonan jaminan penangguhan penahanan Ahok - menjaminkan namanya sendiri untuk pengangguhan itu.

"Jaminannya saya atas nama pribadi dan Wakil Gubernur. Kalau sampai ada apa-apa saya yang akan menjamin," lanjut Djarot kepada wartawan.

Hak atas foto Instagram / basukibtp
Image caption "Bromance goal," kata satu pengguna Twitter.

Bagi pengguna media sosial, ini adalah hal yang menyentuh hati. "Pak Djarot pasang badan buat jaminan pak Ahok jadi tahanan kota? Two good friends stand together. A friend in need is a friend indeed," kata @SamSoegi di Twitter.

"Ketika Djarot mendatangi Ahok ketika itu pula airmata gue tumpah! Sahabat selalu ada," kata @rizalistis.

Hak atas foto TWITTER
Image caption "World, meet your new bromance. Move over, Obama-Biden, Ahok-Djarot ship has arrived," kata @gmichellew.

Rabu (10/05) pagi, foto Djarot dengan mata yang berlinang ketika menyambut aksi paduan suara Addie MS juga memicu berbagai reaksi di media sosial.

"Ini menyentuh. Ketika Anda menemukan seorang teman yang meneteskan air mata karena ketidakadilan yang menimpa Anda. Saya angkat topi saya untuk Anda, Pak Djarot," kata @golden_liew di Twitter.

"There's Batman and Robin. There's also Ahok and Djarot," kata yang lain.

Berita terkait