Jokowi ajak Justin Trudeau sapa Indonesia lewat vlog

YouTube / Presiden Joko Widodo Hak atas foto YouTube / Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo mengajak Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyapa Indonesia dalam video YouTube berdurasi satu menit di sela-sela aktivitasnya menghadiri KTT G20 di Hamburg, Jerman.

Ini bukan kali pertama Jokowi membuat vlog bersama pemimpin dunia. Pada 7 Juli, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan diajak membuat vlog oleh Jokowi ketika dirinya berkunjung ke Turki. Begitu juga dalam Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud berkunjung ke Indonesia awal Maret lalu.

Sejumlah pengamat mengatakan membuat vlog adalah salah satu cara pemerintahan Jokowi mendekati anak-anak muda, walau sejumlah pihak mengkritik bahwa hal tersebut adalah pencitraaan saja.

"Halo teman-teman dari Indonesia, ini Justin Trudeau, saya berada di sini bersama Joko dan saya menikmati waktu saya di sini. Presiden Joko Widodo telah bekerja keras untuk memastikan kita bersama membangun masa depan yang lebih baik untuk Indonesia," kata Trudeau dalam vlog terbaru Jokowi.

Di media sosial, sejumlah pengguna berkomentar, "YouTuber termahal abad ini Pak Jokowi." Lainnya menulis, "Pak Jokowi, tolong di bawa PM Kanada ke Indonesia.. hahaha ganteng banget!."

Pergi bersama anak, menantu dan cucu

Kunjungan Joko Widodo di ke Turki dan forum G20 sempat menuai kritik ketika diketahui bahwa ada lima anggota keluarganya ikut serta dalam rombongan.

Hak atas foto Getty Images

Sejumlah pihak menganggap bahwa hal itu adalah pemborosan anggaran, walau dalam perundang-undangan presiden diizinkan membawa anggota keluarga dalam kunjungan ke luar negeri.

Sekretaris Kabinet dalam rilisnya, Minggu (09/07) mengatakan bahwa keikutsertaan keluarga Jokowi 'menjadi tanggungan pribadi presiden' dan menegaskan efisiensi tetap diutamakan.

"Perintah Presiden sangat jelas dan tegas untuk efektivitas dan efisiensi. Tidak perlu sewa pesawat walaupun perjalanan sampai ke Amerika Serikat, tim advance yang diperkecil, dan jumlah delegasi yang dibatasi dengan kapasitas pesawat," ucap Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam rilis tersebut.

Diketahui dalam rombongan kenegaraan itu, dua orang putra, satu orang putri, satu orang menantu, serta satu cucu ikut dalam perjalanan.

Berita terkait