Versi retro trailer Star Wars The Last Jedi

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Bagaimana Pinot membuat animasi trailer Star Wars dengan komputer jadul?

Sutradara film Rian Johnson memuji animasi monokrom trailer film Star Wars karya seniman digital Indonesia.

''SUKA,'' cuitnya dengan huruf kapital di akun Twitter @rianjohnson. Dia juga menambahkan, ''Impresif sekali. Selain itu, sebagai penggemar komputer Apple lama, pendaran hijau monokrom punya daya tarik khas dan memikat.''

Wahyu Ichwandardi, 47, si pembuat karya digital yang biasa dipanggil Pinot, menggunakan perangkat komputer lama dari era 1980-an.

Versi komputer ini adalah Apple IIc, KoalaPad+, dan Dazzle Draw yang didapat dari perburuan di pasar loak New York, Amerika Serikat, tempat dia bermukim sekarang.

Hak atas foto Twitter
Hak atas foto Twitter
Hak atas foto Twitter

Pinot menyimpan karya animasi hasil kerja tiga pekan ke dalam disket, yang menurutnya mulai susah didapat. Masih ingat disket kan?

''Ada yang jual, tapi tidak bisa diandalkan,'' kata Pinot, sambil menambahkan bahwa 'drama disket error, kotor, dan ketuaan' menjadi salah satu tantangan proses kreatif ini.

Total, dia menghabiskan 48 disket. Tiap-tiap disket punya kapasitas penyimpanan 140 KB. Kapasitas yang tidak seberapa jika dibandingkan dengan hard drive eksternal 1 TB yang kita pakai sekarang. ''Wah kalau disket satu terabyte ibaratnya kayak disket satu lemari es,'' ujar Pinot, tertawa.

Alasan Pinot membuat trailer Star Wars dilatari niatnya menuntaskan 'proyek lama yang tertunda'. Ceritanya, sewaktu duduk di bangku SD tahun 1984, Pinot bermimpi ingin menggambar poster Star Wars: A New Hope menggunakan komputer Apple yang sama.

Prosesnya tidak selesai, karena masa itu dia hanya memakai komputer Apple pinjaman.

Hak atas foto Twitter

Sensasi online

''Supaya berkembang, kita perlu balik ke masa lalu dan menemukan ide-ide yang belum dieksplor,'' begitu prinsip kreatif Pinot, yang juga diajarkan ke anak-anaknya.

Di era lengket gadget saat ini, menurut dia, orang kadang lupa menghargai bahwa kemajuan teknologi yang ada di genggaman kita melewati sebuah proses yang luar biasa.

Sekaligus ia ingin mengingatkan, ''Ternyata bisa loh, pakai komputer lama bikin sesuatu, walaupun kita harus adaptasi dan penyesuaian dengan kendala teknologi.''

Karya Pinot menjadi sensasi online, juga sempat diulas luas oleh situs internasional. Pujian datang dari fans berat Star Wars dari Amerika Serikat, Jepang, hingga Rusia.

Netizen menilai, karyanya menjadi patokan mengukur kemajuan teknologi tiga dekade terakhir.

Topik terkait

Berita terkait

Tautan inernet terkait

BBC tidak bertanggung jawab atas konten internet luar