Apa yang membuat kehidupan Awkarin masih terus dibicarakan?

Hak atas foto Instagram
Image caption Postingan Awkarin terkait kabar meninggalnya Oka Mahendra Putra

Mantan kekasih YouTuber Awkarin alias Karin Novilda, yakni Oka Mahendra Putra, dikabarkan meninggal dunia. Di media sosial beredar banyak spekulasi tentang sebab kematian Oka yang juga CEO Takis Entertainment - label yang menaungi Awkarin. Dia diduga bunuh diri dan kabar tersebut memicu diskusi yang lebih besar di media sosial terkait bunuh diri.

Kata 'Awkarin' menjadi terpopuler di lini masa Twitter sejak pagi hari setelah banyak komentar mengalir soal kabar meninggalnya Oka Mahendra Putra.

''Turut berduka cita atas meninggalnya Oka Mahendra Putra si ex boyfriendnya Karin Novilda. Kasian banget tragis yaa minum sianida kabarnya 😔,'' cuit akun @anangyogippp.

Hak atas foto Twitter

Beberapa lainnya meramaikan lini masa Twitter dengan spekulasi dugaan bunuh diri yang beredar.

''Takis-nya bubar, kelilit utang, bunuh diri. Emang ya, dunia berputar dengan sangat cepat..'' komentar akun @deny_MUfc.

Hak atas foto Twitter

Sedangkan aku @izma_nabila mengatakan, ''Lagi buka ig langsung dapat info si Oka mantan Awkarin CEO Takis Management meninggal bunuh diri kelilit utang. Ini pelajaran buat yang suka hedon.''

Hak atas foto Twitter

Mengapa Awkarin masih relevan buat warga net? Psikolog klinis, Liza Marielly Djaprie, mengatakan ini tidak lepas dari sosok Awkarin yang 'happening banget'.

''Jarang ada masyarakat Indonesia secara umum yang bisa sedemikian frontalnya bersikap, berperilaku, seperti dia. Sehingga dia seakan membuat jangkar di kepala kita apapun yang kemudian terjadi membangkitkan jangkar tersebut.''

Lebih jauh Liza mengatakan, sosok Awkarin sudah tertanam kuat sekali sehingga apapun yang menyertainya - walaupun kesannya sudah lama hilang - nanti bisa tumbuh lagi kalau ada pemicu.

YouTuber Awkarin tenar di media sosial lewat video-video di kanal YouTube yang ditonton lebih dari 40 juta kali. Di Instragram pengikutnya tembus 2,1 juta akun.

Hak atas foto Instagram
Image caption Awkarin ditemani Takis Entertainment dan Oka Mahendra Putra menemui KPAI pada 2016.

Tahun lalu, kreator konten di YouTube tersebut sempat berperkara dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Ketua KPAI Asrorun Niam mengatakan bahwa figur publik di media sosial seperti Awkarin dapat dipidana karena mengunggah konten-konten pornografi ke publik yang melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008.

Lama menghilang dan sepi dari pembicaraan warga net, bulan lalu Awkarin kembali muncul memberi konfirmasi bahwa Takis Entertainment sudah bubar.

Dia menulis di Instagram Story, ''Guys takis udah bubar kalo kalian mau endorse/pp bisa contact nanti ya di line@ baru jangan yang lama.'' Dia juga mengeluh soal tunggakan gaji yang belum dibayarkan Takis Entertainment.

Hak atas foto Instagram

Problem bunuh diri

Soal dugaan bunuh diri yang menjadi perbincangan di media sosial, Liza berpendapat seandainya dibiarkan insiden bunuh diri tidak tertangani dengan baik maka Indonesia bisa bernasib seperti Jepang yang punya masalah bunuh diri kompleks.

''Apalagi masyarakat kita belum sampai dengan pemahaman ngobrol dengan terapis atau psikolog itu oke. Kadang kita butuh orang untuk ngobrol supaya tidak stres sendiri, tidak buntu sendiri, tidak depresi, dan tidak kemudian bunuh diri,'' katanya.

''Konsep pemahaman belum ada di masyarakat Indonesia. Bahwa menurut mereka kalau pergi ke psikolog udah gila, padahal tidak.''