Despacito versi Arab: Versi komedi lagu ini bercerita soal mahalnya mas kawin

Omani entertainer Hanood relaxes on a beach Hak atas foto YouTube
Image caption Penyanyi Oman, Hanood, bersantai di sebuah pantai.

Sejumlah penyanyi Oman telah merilis cuplikan lucu Despacito -lagu yang paling populer dimainkan di internet- berisi gerutu para pria mengenai biaya pernikahan yang menyulitkan di negara mereka.

Berbeda dengan nada sensual lagu aslinya, di dalam versi ini para penyayi mengeluh tentang tingginya mahar, biaya pernikahan yang diminta oleh keluarga para wanita di Oman.

Video ini sudah ditonton lebih dari seperempat juta kali sejak diunggah kemarin (meskipun unggahan pertama video ini sudah dihapus)

Versi ini diawali dengan penyanyi utama, musisi Oman bernama Mohamed al-Mungi, datang kepada ayah dari perempuan pujaannya yang hendak ia pinang. Sang ayah menutut agar siapapun pelamarnya harus memiliki sebuah apartemen, sebuah mobil, dan menyediakan shabka (perhiasaan sebagai kado untuk sang mempelai wanita) dan juga mas kawin.

"Kenapa anda memberi syarat-syarat yang mematahkan punggung kami? Apakah anda lupa betapa murah mas kawin di zaman anda?" lantun Mohamed kepada sang ayah dalam lagu itu.

Dalam video, refrain asli lagu tersebut diganti dengan kalimat Arab yang berarti "Anda menyiksa mereka."

Hak atas foto @Nwwar90
Image caption @Nwwar90 mendesak kaum orang tua untuk lebih rendah hati dan tak terlalu menuntut mahar dari calon menantunya.

Lagu ini mendorong generasi yang lebih tua agar tidak memaksa pria-pria muda untuk "mengejar harta dan materi semata-mata," dan agar membiarkan para pemuda itu menikah dengan anak-anak perempuan mereka yang merana di rumah.

Entertainer Oman Muhannad al-Adwani, yang lebih dikenal dengan nama Hanood, bernyanyi rap dalam Bahasa Arab mengikuti irama Daddy Yankee, mengatakan kepada para orang tua bahwa pernikahan seharusnya "sederhana, sederhana," tanpa tuntutan-tuntutan mahal dari mereka.

"Ia (si pria) menginginkannya (si perempuan), mereka bertunangan. Orang tuanya (si wanita) berkata ya, mengemas barang-barangnya dan merayakan pindahannya ke rumah baru. Kemudian mereka menikah dan akhirnya istirahat. Lihat? Sederhana."

Pesan yang 'mulia'

Video ini telah menerima banyak komentar positif di media sosial ihwal menyorot isu mahalnya mas kawin.

Pembawa acara olah raga Jamal al-Husni memuji Despacito versi Arab untuk "ide yang bagus dan pesan yang mulia."

Buthaina Bulushi, seorang pembawa acara stasiun televisi negara di Oman, membagikan lagu tersebut di halaman Twitternya dan memuji kreatifitas duo tersebut.

Mengamini pesan lagu ini, pengguna Twitter @Nwwar90 mendesak para orang tua untuk "menjadi lebih rendah hati dan menuntut mas kawin yang lebih terjangkau."

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Despacito versi asli oleh musisi Luis Fonsi merupakan lagu yang paling banyak diputar melalui streaming sepanjang masa.

Dalam budaya tradisional Arab, mempelai laki-laki wajib membayar mas kawin sebagai hadiah bagi mempelai wanita seperti tertulis di hukum Islam.

Hukum Syariat tidak menetapkan jumlah mas kawin tidak juga mengharuskan apakah mas kawin harus berupa materi dan dalam Islam sebenarnya dianjurkan agar mas kawin sederhana dan simbolis.

Mahalnya mas kawin sudah menjadi isu di Oman selama beberapa tahun, mengakibatkan banyak pria terpaksa membujang.

Mendunia

Despacito versi asli oleh musisi Luis Fonsi merupakan lagu yang paling banyak diputar melalui streaming sepanjang masa.

Judulnya berarti 'perlahan,' merujuk pada kecepatan teknik godaan Fonsi.

Lagu ini bertengger di peringkat nomor satu di Amerika Latin saat dirilis di bulan Januari namun menjadi populer di seluruh dunia setelah beredarnya versi remix Justin Bieber.

Topik terkait

Berita terkait