Emas Olimpiade Owi Butet: Tagar Twitter paling sensasional di Indonesia

EPA Hak atas foto EPA
Image caption Tahun lalu, tepat di hari kemerdekaan Indonesia, ganda campuran badminton Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad berhasil merebut emas di Olimpiade Rio.

Sebelum Twitter ada, tak banyak orang menyadari apa pentingnya menggunakan tanda pagar atau tagar yang ada di papan ketik.

Platform blog mikro ini kemudian mengubah itu, membuat tagar sebagai penanda di depan kata kunci sehingga membuatnya kian populer.

Sepuluh tahun berselang, simbol # digunakan 125 juta kali di Twitter setiap harinya.

Sejumlah tagar paling populer di dunia misalnya #BlackLivesMatter, sebuah gerakan internasional yang pertama kali didengungkan di Twitter, menyatukan orang-orang untuk bekerja mewujudkan masyakarat yang lebih adil untuk kaum kulit hitam.

Lainnya ada #TheDress, yang membahas kebingungan pengguna media sosial soal warna busana: hitam biru atau hitam emas?

Bagaimana di Indonesia? Berikut tagar-tagar paling populer dalam perjalanan 10 tahun 'tagar' di Twitter:

#OwiButetBisaEmas

Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad (Owi) dan Liliyana Natsir (Butet), berhasil meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016, beberapa menit sebelum tanggal 17 Agustus berakhir.

Lewat tagar #OwiButetBisaEmas, pengguna media sosial mengucap selamat dan haru. Banyak pengguna menganggap emas di hari kemerdekaan merupakan kado spesial untuk peringatan 17 Agustus.

Sementara yang lain menyebut bahwa sosok Tontowi dan Butet adalah simbol persatuan dan toleransi di tengah panasnya isu politik kala itu.

Simak bagaimana ceritanya: Liliyana-Tontowi tunjukkan 'arti toleransi' di Olimpiade Rio

#Salam2Jari

Ini menjadi tagar politik yang paling banyak digunakan dalam 10 tahun terakhir. Utamanya digunakan sebagai bentuk dukungan pada Presiden Jokowi dalam kampanye pilpres 2014 lalu.

Belakangan pada 2017, tagar ini juga digunakan oleh tim sukses Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Berikut cuitan yang paling banyak di-retweet:

#KamiTidakTakut

Dipicu oleh teror di Sarinah, Jakarta, pada 14 Januari 2016 lalu, pengguna media sosial membuat memakai frasa 'kami tidak takut' sebagai jawaban atas serangan bom dan tembakan yang terjadi.

Presiden Joko Widodo kala itu mengatakan, "negara, bangsa, dan rakyat Indonesia tidak boleh takut dan tak boleh kalah oleh aksi teror."

Simak selengkapnga: Serangan Jakarta: Pesan kuat untuk pelaku teror #KamiTidakTakut

Hak atas foto TWITTER
Image caption Berapa usia kemunculan tagar di Twitter? Tepat 10 tahun hari ini.

#SaveKPK

Penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, pada 23 Januari 2015 memicu tagar 'Save KPK' sebagai dukungan bagi KPK.

Twitter Indonesia mencatat, percakapan mengenai hal ini menghasilkan lebih dari 600.000 kicauan dalam satu hari. Tagar #SaveKPK juga sempat menjadi topik populer dunia di hari tersebut.

Simak selengkapnya: Bambang Widjojanto ditangkap, tagar #SaveKPK mencuat di Twitter

Tagar lain yang populer di Indonesia adalah #EURO2016, perayaan kompetisi bola yang paling prestisius di Eropa, #PersibDay, #MUFC, #MelawanAsap, #DemiMetallica dan #JumatBerkah.

Tagar mana yang pernah Anda gunakan?

Topik terkait

Berita terkait