Tatkala gereja-gereja Inggris terlibat dalam suatu 'twitwar sengit'

Interior, St Paul's Cathedral Hak atas foto Getty Images
Image caption Katedral St Paul memang memiliki arsitektur yang bagus, tapi juga cukup aktif di media sosial.

Siapa yang menyangka akun-akun media sosial dari katedral-katedral di Inggris bisa terlebit dalam suatu twitwar yang sangat 'sengit.'

Beberapa pengguna media sosial jelas terhibur awal pekan ini ketika Katedral St Paul di London menyombongkan diri, terkait Hari Arsitektur Dunia, dengan mengatakan bahwa katedral-katedral Inggris sudah memiliki arsitektur terbaik.

Hak atas foto @StPaulsLondon/Twitter

Namun, katedral St Paul's hanya bisa men-tag beberapa akun katedral lain, dan akun media sosial katedral-katedral lainnya pun menanyakannya di Twitter.

Yang muncul adalah twitwar atau perang cuitan antar akun media sosial gereja-gereja tersebut.

Coventry Cathedral yang pertama membalas dengan klaim bahwa mereka unggul karena ada bulan di gereja mereka. Bulan yang dimaksud di sini adalah sebuah proyek instalasi Luke Jerram.

Hak atas foto @CovCathedral/Twitter

Lalu Exeter Cathedral membalas, "Hanya punya satu bulannya? Kami punya beberapa (dan jangan mengajak @Nrw_Cathedral bicara soal dinosaurus...)"

Hak atas foto @ExeterCathedral/Twitter

Saat menyadari sedang terjadi saling sindir balas membalas itu, gereja York Minster pun bertanya kenapa mereka tak diikutsertakan dalam 'perang' ini.

Hak atas foto @York_Minster/Twitter

Juru bicara bagi Katedral St Paul mengatakan pada BBC: "Ya, sayangnya kami hanya bisa men-tag 10 (akun media sosial) padahal ada 42 katedral."

Percakapan media sosial itu pun berlanjut, begitu pula dengan pelajaran sejarah. Lincoln Cathedral mengatakan, "Selama 300 tahun Lincoln Cathedral adalah bangunan tertinggi di dunia #HariArsitekturDunia".

Hak atas foto @Lincscathedral/Twitter

Katedral St Paul membalas lagi, "Untuk waktu yang singkat, kami juga merupakan bangunan tertinggi yang pernah dibangun di manapun di dunia. Tapi kemudian, seperti kalian tahu, (disambar) petir."

Ely Cathedral dan Winchester Cathedral pun kemudian terjun melibatkan diri, dengan saling berbalas klaim soal menara dan ruang bawah tanah.

Ely Cathedral mencuitkan, "Menara Oktagon kami adalah salah satu keajaiban abad pertengahan, menjulang tinggi di tengah Katedral! #HariArsitekturDunia".

Sementara Winchester Cathedral membalas, "Menara yang bagus! Kami tak punya ketinggian, tapi kami punya ruang bawah tanah menakjubkan."

Hak atas foto @Ely_Cathedral/Twitter
Hak atas foto @WinCathedral/Twitter

Lalu dengan cepat Exeter Cathedral membalas. "Tapi tampaknya Anda punya masalah dengan air!"

Hak atas foto @ExeterCathedral/Twitter

Di tengah-tengah akun media sosial gereja-gereja itu saling berbalas soal keindahan masing-masing, pengguna Twitter pun melontarkan berbagai tanggapan.

@dfqinalibrary mengatakan debat ini adalah 'thread' atau utasan "yang paling menyenangkan sepanjang hari", sementara Josh Cook mengatakan, "Gereja sebelumnnya seakan tidak tersentuh dengan dunia modern... kelihatannya ini anggapan yang salah."

Charlotte Maxwell mengatakan bahwa utas ini membuatnya ingin mengunjungi sendiri katedralnya.

Seperti dijelaskan oleh Katedral St Paul's pada BBC, "Orang datang ke gereja di saat bahagia dan sedih. Kami bisa menawarkan fokus, ketenangan, dan renungan," katanya.

"Tapi dalam semua tugas itu, saat kami punya kesempatan, kami suka bersuka-ria, dan kami harap sebagian dari hal-hal menyenangkan itu muncul lewat unggahan media sosial kami."

Oleh Rozina Sini, Tim UGC dan Social News BBC

Topik terkait

Berita terkait