Saran mengemudi dari orang yang bekerja di usaha pengiriman

automobile Hak atas foto Tim Graham
Image caption Perusahaan pengiriman seperti UPS dan DHL dan lainnya memberikan cara pintas untuk membuat anda untuk mengemudi lebih depat dan aman.

Menjelang musim liburan, jalanan akan semakin padat dengan truk pengiriman bermuatan bingkisan. Dan menjadi tugas orang di belakang kemudi van-van besar itu untuk mengirimkan hadiah kepada teman-teman dan anggota keluarga Anda nun jauh di sana, dengan utuh - dan tepat waktu.

Latihan ketat yang dilewati para pengemudi itu juga bisa menjadi senjata Anda untuk menjalankan tugas sehari-hari. Bacalah jika Anda ingin memangkas beberapa menit dari perjalanan Anda, menggunakan bahan bakar yang lebih hemat atau menjadi lebih waspada dalam macet ketika liburan.

"Jangan berbalik melawan arus lalu lintas."

Misalnya, anda tinggal di sebuah negara yang mengemudi di sebelah kanan dan mengijinkan untuk berbelok ke kanan ketika lampu merah? Jika demikian hindari semua belokan ke kiri.

Hampir semua narasumber yang dihubungi untuk artikel ini menyebutkan ini sebagai saran paling utama di jalanan: Jika anda harus berbelok melawan lalu lintas, itu akan memperlambat anda saat anda menunggu mobil lain berlalu, yang memiliki hak untuk diberikan jalan terlebih dahulu.

"Anda dapat melanjutkan perjalanan tanpa perlu banyak berhenti" jika anda tidak melintasi jalanan yang padat, kata Dan McMackin, mantan pengemudi dan pelatih pengemudi dan sekarang Manager humas untuk UPS.

Ini akan menghemat waktu anda, namun anda juga menyetir dengan lebih aman - semakin sedikit jalur jalan raya yang dilintasi seorang pengirim barang, semakin cepat dan aman perjalanan itu.

Tentu saja, hal ini akan lebih mudah dilakukan dengan mengenali daerah sekitar anda.

"Ketahui jalanan anda dan rencanakan rute anda."

Mengetahui lokasi tujuan akan membantu supir lebih cekatan untuk mengemudi di wilayah mereka.

"Paling penting: pengetahuan teritorial," kata Cain Moodie, Senior Wakil Presiden Operasi Jaringan di DHL Express AS. Itu berarti "mengambil rute alternatif untuk menghindari puncak lalu lintas dan memahami kebiasaan para pengemudi di sekitar anda." Tingkat pengenalan akan membekali anda dengan jenis pengetahuan dan akan mengoptimalkan jalur perjalanan, seperti menghindari belokan melawan jalanan yang sangat padat.

Bagaimana jika anda kurang mengenali daerah tempat anda berada? Jutaan pengendara saat ini menggunakan jasa aplikasi navigasi, dan pengirim barang profesional termasuk di antaranya.

"Gunakan aplikasi."

Waze adalah aplikasi navigasi lalu lintas yang berdasarkan komunitas, dimulai sebagai sebuah bisnis rintisan (startup) di Israel pada 2006. Saat ini, itu menjadi bantuan berkendara yang paling populer untuk pengemudi yang menggunakan ponsel pintar.

Para pengguna memasukkan alamat tujuan mereka, dan sambil mereka berkendara, aplikasi tersebut memperingatkan adanya kemacetan di depan mereka, kecelakaan lalu lintas yang baru terjadi, dan kejutan tak menyenangkan lainnya di jalan raya.

"Salah satu alasan Waze dapat mengidentifikasi solusi terhadap tantangan yang terkait dengan komunitas kecil adalah hubungan kita dengan sukarelawan lokal, editor peta yang akan memperbarui peta lewat komputer," kata Julie Mossler, ‎Kepala Merk dan Pemasaran Global di Waze. "Waze mengelola lalu lintas dengan algoritma historis dan prediktif dan mengelola data waktu nyata (real time) dari jutaan pengemudi di sebuah kota."

Layanan ini dilakukan dengan mengirim 'ping' ke kartu chip GPS milik pengemudi motor setiap detik, untuk menaksir kecepatan dan lokasi kendaraan. Ini memastikan apakah jalanan padat atau lengang dalam suatu waktu.

Lalu lintas dikalkulasi setiap tiga menit, dan menggunakan data yang dihimpun dari pengguna seperti penutupan jalan dan kecelakaan, pengguna motor dapat mengetahui rute mana yang terbaik yang dapat dilewati.

Dengan atau tanpa aplikasi, sangat penting untuk sangat sadar atas sekitar anda.

Hak atas foto The Washington Post
Image caption Waze adalah aplikasi navigasi lalu lintas yang berdasarkan komunitas

"Memindai secara terus-menerus."

"Kami mengajar para pengemudi kami untuk menggerakkan mata mereka setiap tiga hingga lima detik," McMackin berkata. Dia berkata para pengemudi dilatih dengan 'gerakan melihat tiga arah': Lihat ke cermin kiri, lihat ke depan (kaca spion), lihat ke cermin kanan, dan kembali ke depan.

"Itu sebuah proses yang aktif bukan yang pasif," McMackin berkata. "Orang-orang jarang menggunakan cermin untuk alasan sebagaimana mereka didesain."

Pastikan anda melihat orang lain — dan mereka melihat anda. Menjaga mereka untuk dapat awas ke anak-anak yang bergerak cepat atau bola baseball yang meluncur dari taman menuju lintasan mereka tidak cukup untuk para pengantar barang.

Para pengemudi ini diajar untuk membuat kontak mata dengan para pejalan kaki di jalanan. Meskipun seseorang mengemudikan sebuah van besar, mereka tidak boleh yakin jika para pejalan kaki tahu mereka sedang menuju ke arah mereka kecuali jika mereka membuat kontak mata.

Tip lain dari pengantar barang? Ketika anda mengemudi, jangan melihat kendaraan anda, lihatlah ke jalanan di depan kendaraan. Ketahuilah siapa dan apa dimana kapan saja.

Hak atas foto Bloomberg
Image caption Sebelum mobil yang dapat berkendara sendiri teruji, kita perlu melatih diri untuk berkendara lebih cepat dan aman

"Bepergian dengan beban yang ringan. Jaga ban anda dalam keadaan baik."

McMackin dari UPS berkata bahwa van-van di UPS diperiksa oleh mekanik setiap minggu untuk memastikan ban tidak kurang angin. Dia berkata ban yang kurang atau kelebihan angin, boros bahan bakar, begitupun dengan membawa banyak barang di kendaraan anda. Semakin berat kendaraan anda, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, dan semakin mahal yang anda harus bayar di pompa bensin.

"Berikan jarak yang cukup antara anda dan mobil di depan anda - lebih dari yang anda pikir."

Saya tadinya berpikir jika jarak tiga-detik cukup - artinya, setidaknya membutuhkan waktu tiga detik bagi anda melewati tempat yang sama dengan kendaraan di depan anda melewati tempat itu. Namun para pengantar barang profesional memberikan lebih banyak bantalan. Untuk para pengantar barang yang kendaraannya lebih besar dari kebanyakan, hal ini sangat berguna.

Di UPS, yang mengelola sekitar 100.000 pengantar barang di jalanan setiap hari, para pengemudinya dilatih untuk memberikan jarak delapan hingga 12 detik anatar mereka dengan pengendara lain.

Versi bahasa Inggris tulisan ini bisa Anda baca diDriving tips from delivery people di BBC Autos

Berita terkait