Kata-kata yang bahkan membuat pengguna bahasa Inggris bingung

bahasa inggris Hak atas foto Getty Images
Image caption Para penutur asli saat ini dipaksa untuk berkomunikasi dengan lebih jelas -tanpa idiom dan bahasa slang.

Penutur asli membuat bingung orang lain dengan frase-frase aneh dan kata-kata yang tidak masuk akal.

Dengan jumlah pengguna bahasa Inggris melebihi jumlah penutur asli (native speaker), orang-orang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama saat ini dipaksa untuk berkomunikasi dengan lebih jelas -tanpa idiom dan bahasa slang.

Masalah ini sangat akut, penutur asli dikatakan sebagai komunikator terburuk oleh sebagian orang, bahwa semakin banyak orang yang harus kembali ke sekolah untuk belajar bahasa Inggris untuk membantu mereka berkomunikasi lebih baik dengan orang yang bukan penutur asli.

Sebelumnya, kami menanyakan frase dan kata apa saja yang paling membingungkan ketika berusaha berkomunikasi dengan 'bahasa Inggris yang berbeda' - dan apa yang dapat dilakukan untuk dapat berkomunikasi dengan lebih baik. Jawaban anda memberikan arti baru atas 'bicara cerdas'.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Jangan berasumsi semua orang mengerti

Saya tidak mengerti sama sekali

"Setiap penutur asli yang berbicara dengan mayoritas penutur asli akan berasumsi bahwa semua orang, termasuk yang bukan penutur asli di dalam ruangan, dapat mengerti apapun yang mereka katakan tanpa menghiraukan kecepatan berucap dan idiom yang digunakan," komentar Mike Conroy.

Beberapa kata yang sering salah diterjemahkan: torch (senter, digunakan di luar Amerika Utara) versus flashlight (senter, digunakan di Amerika Utara) (senter), spanner (kunci Inggris, digunakan di luar Amerika Utara) versus wrench (kunci Inggris, digunakan di Amerika Utara). Frase-frase seperti "the umpteenth time" (kesekian kalinya) dan "watching paint dry" (sangat membosankan) dan "taking the mickey" (bercanda dengan mempermalukan orang lain) membuat pembaca keliru, bahkan perbedaan sangat kecil di ejaan kata, seperti 'centre' dan 'center' yang berarti pusat, menyebabkan masalah.

"Selama berlibur di AS, lebih banyak orang yang mengalami kesulitan mengerti bahasa Inggris saya dibandingkan kolega dan klien saya di Eropa," tulis Ray Gloster. "Di Eropa, merangkai pilihan kata anda terbukti membantu, memilih kata dari kamus bahasa Inggris yang berasal dari bahasa Latin atau Jerman."

"Bahasa Inggris Britania dan Amerika penuh dengan contoh seperti ini," komentar Martin Hawkins. "Saya warga Inggris yang tinggal di AS dan frase 'dua budaya dipisahkan bahasa yang sama' sangat pas."

Adaptasi terberat

Martin Searle, seorang penutur asli yang tinggal di Asia, mencatat tiga pelajaran kunci yang dipelajarinya setelah mengadaptasi bahasa ibunya ke lingkungan barunya: : "Satu: Jangan pernah menggunakan pertanyaan negatif seperti "kamu tidak pergi ke kantor hari ini?" Anda mungkin tidak akan pernah mengerti jika jawabannya sebuah konfirmasi atau tidak! Dua: banyak bahasa di Asia yang tidak memiliki terjemahan langsung untuk "tidak" dan "ya" sehingga gunakanlah frase seperti 'tepat.'

"Tiga: penutur bahasa Inggris yang sangat fasih sebagai bahasa kedua sering berbicara lebih 'langsung' daripada penutur asli - tingkat kesopanan dan kebebasan bertindak sulit untuk dipelajari. Mereka tidak bermaksud kasar sehingga tidak perlu sensitif

Warga Australia Arran Airs bekerja di sebuah pub Inggris dengan 22 staf dari 14 kewarganegaraan berbeda, semua berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Semua orang dapat dimengerti tanpa masalah… kecuali dirinya.

"Aksen dan idiom Australia terlalu sulit. Sering saat saya berbicara, saya diminta untuk berbicara lebih lambat dan lebih jelas. Itu terlalu sering diucapkan sehingga menjadi semacam lelucon. Saya akhirnya mengubah cara berbicara saya - sekarang saya bisa dimengerti di AS!"

Hak atas foto Alamy
Image caption Beberapa aksen juga sulit dimengerti

Berketetapan hati

Sebagian anda kaget dengan sejauh apa orang-orang mengadaptasi bahasa mereka untuk mengakomodasi orang lain.

"Sebagai seseorang yang bukan penutur asli, saya tidak ingin penutur asli berbicara dengan cara berbeda dengan saya - hal itu merendahkan saya karena berasumsi bahasa Inggris saya tidak sebagus itu untuk mengerti," tulis Isabella Chan.

John Smith menawarkan sisi lain dari ide tersebut: "Anda mempelajari bahasa asing untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang berbicara dengan bahasa itu, bukan agar mereka menyederhanakannya dan mengubah strukturnya." Bagian dari belajar, penulis lain mencatat, adalah dengan menanyakan pertanyaan dan mengerti keanehan sebuah bahasa.

Bantu saya untuk membantu anda

Dengan mengatakan hal itu, banyak penutur asli berkata senang mengadaptasi cara berbicara ke orang yang bukan penutur asli Anglofon.

Hal itu "sangat penting untuk komunikasi yang efektif di sebuah lingkungan multinasional," Denise Willmott-Green menulis. Seorang warga Inggris yang tinggal di Belgia, dia menambahkan bahwa ketika bersosialisasi dengan sesama penutur asli Anglofon dia menggunakan bahasa ibunya- lengkap dengan slang, idiom, dan referensi budaya.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Beberapa frase membingungkan bagi orang yang bukan penutur asli

"Namun ketika menjalin jaringan, memberikan presentasi atau di kantor anda tidak dapat atau tidak ingin beradaptasi untuk dapat dimengerti mayoritas, anda berisiko membatasi prospek," tambahnya. "Bahasa Inggris yang digunakan di Brussels tidak sekaya dan sevariatif Bahasa Inggris yang saya gunakan sehari-hari sebelum meninggalkan Inggris."

Sebagian orang berkata bahwa kebutuhan untuk beradaptasi sering bergantung pada skenario. Tara Ballance, yang menulis manual untuk teknologi, menulis bahwa dia baru saja mengganti frase "rule of thumb" (peraturan) di sebuah manual dengan kata "guideline" (panduan).

"Tujuan tulisan saya adalah sederhana, untuk berkomunikasi," tulisnya.

Versi bahasa Inggris tulisan ini bisa Anda baca diEven English speakers are baffled by these words di BBC Capital

Topik terkait

Berita terkait