Berapa lama lagi pekerjaan Anda akan digantikan oleh mesin?

Manusia Hak atas foto Getty Images
Image caption Peluang mesin untuk mampu mengambil alih semua pekerjaan manusia dalam waktu 120 tahun adalah sebesar 50%.

Dunia secara meluas dianggap sedang berada dalam puncak dari revolusi industri keempat, dengan mesin-mesin yang akan mampu mengerjakan banyak tugas yang saat ini dilakukan oleh manusia, dan mungkin mesin malah lebih baik melakukannya.

Revolusi masa depan yang menjanjikan efisiensi lebih besar dan layanan yang lebih murah, namun juga mengarah pada hilangnya pekerjaan secara besar-besaran.

Revolusi itu juga menimbulkan pertanyaan bagi kita semua: kapan mesin bisa melakukan pekerjaan saya?

Tidak ada jawaban yang pasti namun para peneliti utama dalam bidang kecerdasan buatan atau AI mencoba mencari tahu.

Katja Grace -peneliti di Lembaga Masa Depan Kemanusiaan di Universitas Oxford, Inggris- dan rekan-rekannya di proyek yang diberi nama AI Impacts (atau Dampak AI) melakukan penelitian bersama Lembaga Penelitian Mesin Cerdas.

Mereka menyurvei 352 ilmuwan dan menghimpun jawabannya untuk memprediksi berapa lama waktunya bagi mesin untuk bisa mengungguli manusia dalam melaksanakan beragam tugas.

Sejumlah ahli terkemuka di dunia dalam bidang mesin yang bisa belajar termasuk yang mereka hubungi, antara lain Yann LeCun -Direktur Riset AI di Facebook- Mustafa Suleyman from dari perusahaan AI milik Google, dan Zoubin Ghahramani, Direktur laboratorium AI di Uber.

Berita baiknya adalah banyak dari antara kita yang mungkin akan tetap aman untuk bekerja dalam beberapa waktu mendatang. Para peneliti memperkirakan peluangnya adalah sebesar 50% bagi mesin untuk mampu mengambil alih semua pekerjaan manusia dalam waktu 120 tahun.

"Salah satu kejutan besar adalah prediksi yang lambat secara menyeluruh," kata Grace.

"Saya mengharapkan bahwa dengan proses yang menakjubkan dari mesin yang bisa belajar dalam beberapa waktu belakangan, ditambah lagi dengan fakta bahwa kami hanya berbicara dengan para ahli untuk mesin yang bisa belajar itu, maka perkiraan yang dibuat akan lebih awal."

Jadi apa maknanya bagi tahun maupun dekade mendatang?

Meningkatkan pengangguran?

Survei memperkirakan bahwa mesin juga bisa melipat baju yang baru dicuci pada tahun 2021. Jadi kalau Anda bekerja di layanan cuci baju, apakah saatnya untuk ke luar? Mungkin tidak juga.

Mesin yang bisa melipat baju sebenarnya sudah ada karena para ahli robot di Universitas California, Berkeley, AS, mengembangkan sebuah robot yang dengan rapi bisa melipat jin dan kaos oblong.

Hak atas foto BBC/llustrasi oleh Nigel Hawtin
Image caption Melipat cucian diperkirakan akan segera bisa dilakukan oleh mesin.

Robot itu memerlukan waktu sekitar 19 menit untuk mengambil, memeriksa, dan melipat satu handuk pada tahun 2010. Namun dua tahun kemudian, robot itu bisa melipat satu jin dalam waktu lima menit dan satu oblong dalam waktu enam menit lebih.

Yang agaknya lebih mengesankan adalah robot bahkan bisa melakukan tugas membosankan memasangkan kaus kaki dengan benar.

Namun terlepas dari kemajuan ini, diperlukan beberapa waktu lagi sebelum robot bisa menggantikan manusia dalam pekerjaan di bidang itu.

"Saya agak ragu dengan beberapa kerangka waktu yang diberikan untuk tugas yang melibatkan manipulasi fisik," kata Jeremy Wyatt, guru besar robotik dan kecerdasan buatan di Universitas Birmingham.

"Satu hal adalah melakukannya di laboratorium dan hal yang berbeda bagi robot untuk bisa melakukan pekerjaan yang bisa diandalkan di dunia nyata lebih baik dari manusia."

Melakukan pekerjaan fisik atas objek-objek di dunia nyata -mengetahui apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya dalam lingkungan yang berubah dan acak- merupakan tugas yang amat rumit bagi sebuah mesin. Pekerjaan yang tidak melibatkan manipulasi fisik akan lebih mudah diajarkan.

Mobilitas robot -seperti mengemudi mobil dan mengantar barang secara otomatis- saat ini mungkin bisa disamakan dengan tahapan internet pada awal 1990-an dulu. "Memindahkan barang di dunia mungkin 10 tahun lebih di belakangnya," kata Profesor Wyatt.

Asisten robot yang baik

Kalau lapangan kerja melipat handuk untuk sementara aman, maka ada alasan bagi sopir truk dan karyawan sektor ritel untuk mempertimbangkan pekerjaannya dalam waktu dua dekade mendatang.

Soalnya para peneliti memperkirakan AI sudah bisa mengendarai truk pada tahun 2027 dan melakukan pekerjaan ritel tahun 2031.

Stereotip karyawan toko ritel -orang yang ramah yang membantu Anda menemukan jin di toko dan memberi komentar bagaimana penampilan Anda dengan jin itu- adalah peran yang membutuhkan kemampuan fisik dan komunikasi yang rumit, jadi mungkin juga masih aman juga untuk saat ini.

Namun semakin banyak orang belanja di internet, dan AI dengan algoritme -semacam proses penghitungan untuk melakukan sesuatu atau memecahkan masalah- mungkin akan menggantikan peran dalam bisnis ritel dalam waktu yang lebih cepat dari yang kita perkirakan, menurut Wyatt.

"Lihat betapa banyaknya transakasi yang kini kita lakukan di internet yang sebagian besar otomatis: proporsinya penting. Dan mereka sudah menggunakan sejumlah AI yang besar."

Jangan langsung khawatir

Mungkin pekerjaan yang paling berat untuk dikerjakan mesin adalah pekerjaan yang memerlukan manusia yang harus dilatih selama beberapa tahun untuk melakukannya dengan baik. Termasuk di dalamnya adalah pengambilan keputusan yang intuitif, dalam lingkungan fisik yang rumit, atau pemikiran abstrak.

Komputer berjuang untuk semua hal itu.

Para ahli memperkirakan robot tidak akan mengambil alih pekerjaan ahli bedah sampai tahun 2053, dan diperlukan waktu 34 tahun lagi seelum mesin bisa bersaing dengan para ahli matematika untuk menulis di jurnal akademis.

Mereka juga memperkirakan AI bisa menulis novel laris versi koran New York Times pada tahun 2049.

Dalam kenyataannya, mesin memang sudah mulai menjejakkan jarinya di bidang ini.

Google sudah melatih AI-nya untuk novel romantis dan naskah berita dalam upaya untuk membantu mereka menulis secara lebih kreatif dan sebuah progam AI yang diberi nama Benjamin bisa menulis naskah film fiksi ilmiah, walaupun sama sekali tak masuk akal.

Ada juga layanan Automated Insights, yang menghasilkan algoritme untuk menyusun naskah berita -termasuk keuangan dan olah raga- yang disesuaikan untuk kantor berita Reuters dan Associated Press.

Adam Smith, pimpinan operasi Automated Insights, mengatakan teknologi mereka ditujukan untuk melengkapi -dan bukan mengganti- keahlian manusia. "Jurnalisme yang otomatis menghasilkan konten yang tidak ada sebelumnya, namun manusia masih dibutuhkan untuk menambah konteks dalam berita itu."

Jadi berita-berita itu disusun berdasarkan sebuah rumus, dengan informasi yang diambil dari seperangkat data yang amat banyak dan disusun ke dalam 'cetakan' yang sudah ada.

Sedang menulis novel laris -yang kaya dengan permainan kata dan pelintiran bertutur yang menarik- mungkin masih memerlukan tiga dekade lagi. Upaya mengunakan mesin untuk bermain dengan bahasa dalam cara yang kreatif biasanya menghasilkan omong kosong.

Tantangannya, kata Wyatt, adalah untuk membuat AI bisa menghasilkan materi yang bisa diterima oleh selera manusia.

"Kita menemukan semua hal yang agak di bawah level kinerja manusia untuk bisa diterima. Misalnya chatbot (program komputer untuk simulasi suara manusia) yang tidak jauh dari tingkat yang dilakukan manusia… namun kita amat peka untuk setiap hal yang tidak sempurna sehingga chatbot sering sekali amat menggelikan."

Katja Grace yakin bahwa surveinya seharusnya dilihat sebagai pengingat bahwa dunia sedang berada dalam puncak perubahan. "Saya pikir tidak ada tugas yang bisa dilakukan manusia tidak akan bisa dilakukan oleh AI secara teknis."

Namun dia yakin beberapa peran mungkin tidak akan pernah tergantikan oleh mesin. Pendeta di gereja, misalnya, tidak akan pernah digantikan oleh robot jika jemaat gereja ingin manusia yang melakukan peran itu.

"Masih akan tetap ada tugas yang hanya bisa dilakukan oleh manusia, karena kita peduli dengan manusia," tegasnya. ***

Silahkan membaca artikel asli dalam Bahasa Inggris: How long will it take for your job to be automated? dan tulisan-tulisan lainnya di BBC Capital.

Topik terkait

Berita terkait