Apakah persahabatan di tempat kerja membuat kinerja meningkat?

pertemanan dalam pekerjaan Hak atas foto Mario Tama/Getty

Apakah Anda akan merasa terganggu atau akan berusaha bekerja lebih keras, jika bersahabat dengan sejawat, atau ketika rekan kerja jadi sahabat pribadi?

Setiap saat kita bekerja bersama orang lain. Seringkali, kita berupaya untuk mencapai tujuan bersama dalam kelompok, baik itu tim pemadam kebakaran atau dalam suatu tim keilmuan.

Ketika dalam suatu kerja bersama, biasanya banyak orang lebih senang jika bersama orang yang merupakan sahabat sendiri. Tetapi kendati kita senang mengisi waktu bersama sahabat dan handai taulan, apakah bekerja bersama mereka dalam suatu tim memang bagus untuk kinerja kita?

Orang-orang punya pendapat pribadi yang berlainan atas pertanyaan ini. Ada yang berpendapat bahwa bekerja dalam kelompok pertemanan membuat kita menjadi lebih produktif, karena saling mengenal dan saling suka dapat membuat kita menjadi lebih efisien.

Sementara yang lainnya berpendapat hal itu justru akan membuat kita kurang produktif, karena kita akan lebih banyak membahas petualangan minggu lalu dan bukannya fokus pada pekerjaan.

Jadi, siapa yang benar?

Selama 35 tahun terakhir ini, sudah dilakukan sejumlah penelitian tentang kinerja suatu tim yang terdiri dari orang-orang yang bersahabat satu sama lain.

pertemanan dalam pekerjaan Hak atas foto Getty Images
Image caption Suatu tim yang terdiri dari para sahabat memberikan hasil yang lebih ketimbang tim yang terdiri dari para sejawat.

Kinerja kelompok-kelompok ini secara langsung dibandingkan dengan kelompok-kelompok yang terdiri dari sejawat belaka, yaitu mereka yang tidak memiliki masa lalu bersama yang berarti, tidak saling mengenal secara intim dan perasaan mereka satu sama lain bersifat netral.

Sebuah meta-analisis terbaru, yang dipublikasikan dalam Personality and Social Psychology Bulletin, memadukan hasil dari penelitian-penelitian ini.

Meskipun jumlah penelitian terpadu ini relatif rendah (26), dan dampak yang ditemukan sebagian besar juga kecil, namun pesan keseluruhannya jelas.

Kabar baikuntuk mereka yang senang bekerja dengan teman-teman

Meta-analisis memperlihatkan bahwa dalam pekerjaan, kelompok sahabat lebih baik daripada kelompok sejawat.

Pencapaian kelompok para sahabat bukan hanya lebih baik ketika mengerjakan urusan fisik, seperti memindahkan barang-barang berat, tetapi juga ketika melakukan pekerjaan kognitif, seperti membuat keputusan bersama.

Keunggulan yang kompetitif ini juga berlaku tatkala para sahatab itu dihadapkan pada ketergantungan satu sama lain untuk menghasilkan kinerja yang baik, seperti ketika diharuskan berbagi pengetahuan.

Yang mungkin mengejutkan, efek positif ini juga berlaku saat orang harus bekerja secara relatif mandiri dalam mewujudkan tujuan bersama, seperti ketika setiap anggota kelompok berusaha untuk menjual sebanyak mungkin barang untuk mencapai tingkat penjualan kelompok yang mengesankan.

Kendati hal ini juga dapat dicapai oleh kelompok yang terdiri dari para sejawat, namun kelompok yang terdiri dari para sahabat tampaknya lebih unggul.

pertemanan dalam pekerjaan Hak atas foto Bethany Clarke/Getty
Image caption Kelompok para sahabat memiliki suatu keunggulan yang kompetitif ketika bekerja dalam kelompok, menurut analisis terbaru dari beberapa penelitian.

Mengapa persahabatan meningkatkan kinerja kelompok?

Sementara meta-analisis yang baru hanya dapat mengatakan persahabatan berdampak positif dalam kerja, meskipun tidak menjelaskan kenapa, penelitan individu sebelumnya memberikan beberapa petunjuk soal ini.

Sederhananya, kelompok para sahabat tampak mengoordinasikan tindakan mereka dengan lebih baik. Dan orang-orang menjadi lebih termotivasi untuk tampil ketika mereka bekerja dalam kelompok para sahabat.

Dorongan motivasi ini menjelaskan mengapa tergantung pada tugas spesifik, dan bekerja bersama sahabat dapat membantu kinerja.

Kelompok pertemanan biasanya sukses ketika mereka harus menyelesaikan tugas dengan cepat, atau beres. Dalam pekerjaan jenis ini - bayangkan, contohnya, mengumpulkan dana sosial sebanyak mungkin - kegigihan menjadi sangat penting.

Dalam tugas yang tidak terlalu membutuhkan motivasi dan lebih bertumpu pada ketrampilan yang tepat - contohnya ketika satu kelompok harus dapat menyelesaikan soal matematika - persahabatan tidak membantu kinerja kelompok, namun tidak juga merugikan.

Pesan penting

Jika kita ingin menampilkan yang terbaik sebagai satu kelompok, bekerja dalam suatu kelompok yang terdiri dari orang-orang yang sudah berteman satu sama lain, membantu dalam banyak hal dan tidak merugikan dalam urusan lain.

Jadi, ini merupakan kasus yang menyenangkan, ketika temuan ilmiah cocok dengan pengalaman pribadi: baik sebagai peneliti kelompok dan sebagai orang yang rekan kerja favoritnya adalah sahabatnya,

Saya dapat memberikan rekomendasi yang sama seperti yang dibrikan oleh banyak manajer.

Mengingat banyak kelebihan yang diperoleh dari berkumpul bersama para sahabat- dan ternyata, sekarang kita tahu, juga banyak kelebihan untuk kinerja - jika mungkin, bekerjalah di dalam kelompok yang terdiri dari para sahabat.

Atau, barangkali, cobalah untuk bersahabat dengan rekan kerja Anda.

Anda bisa membaca artikel ini dalam Bahasa Inggris dengan judul Do friends make better workmates? di BBC Capital.

Berita terkait