Film Santa yang aneh dalam sejarah

Santa

Santa Claus telah muncul dalam berbagai cara dalam film selama bertahun-tahun. Arwa Haider mengungkap beberapa Santa yang buruk.

Santa Claus atau Sinterklas telah menyita perhatian dalam film yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Penampilan Santa pada layar lebar sangat standar (jubah merah dan topi, jenggot putih, berbadan gemuk, hampir selalu berkulit putih). Tapi lokasi filmnya bervariasi (dari Lapland yang bersalju sampai gua di kota, dan bahkan luar angkasa), dan karakternya tentu saja berubah disesuaikan jenis filmnya.

Santa telah bermain sebagai orang yang sangat baik, seorang pembunuh berdarah dingin, seorang pemimpin romantis, dan seorang anti-hero, yang ditandai dengan kembalinya Billy Bob Thornton dalam Bad Santa 2.

Berikut 12 film Natal bertema Santa, dulu dan sekarang.

Penampilan perdana

The Visit of Santa Claus, 1898

Hak atas foto You Tube

Industri sinema masih bayi ketika Santa Claus tampil secara perdana dalam film bisu Inggris yang ajaib. Adegan-adegan hitam putih yang menghipnotis menggambarkan Santa yang misterius ketimbang yang datang melalui lubang cerobong untuk meninggalkan hadiah-hadiah di kaus kaki untuk dua anak yang sedang tidur (Foto: Youtube)

Teka teki masa perang

The Killing of Father Christmas (L'assassinat du Père Noël), 1941

Hak atas foto Continental films

Keajaiban Natal datang - namun begitu juga pembunuhan di salju - dalam thriller Gothic dengan sebuah latar belakang suasana Natal.

Seorang pembuat bola dunia (Harry Baur) berperan sebagai Santa Claus bagi komunitas kecil di sebuah pedesaan di Prancis, dan peristiwa misterius terjadi ketika tubuhnya ditemukan di salju.

Takdir Santa Claus bahkan menjadi semakin gelap ketika Anda menyadari bahwa ini merupakan film pertama yang diproduksi pada masa pendudukan Nazi di Prancis.

Gua yang luar biasa

Miracle on 34th Street, 1947

Hak atas foto Silver Screen Collection

Aktor Inggris Edmund Gwenn memerankan tokoh Santa yang nyaman dipeluk dan santun di sebuah toserba dalam film yang berlokasi di New York, mencampurkan realisme, drama keluarga yang hangat, dam fantasi yang mengangkat semangat. Film ini - dan karakter Gwenn - telah menginspirasi banyak pembuatan ulang dan penghargaan selama bertahun-tahun. Richard Attenborough bahkan memainkan pemeran utama dalam pembuatan ulang pada 1994.

Santa Pembunuh

Silent Night, Deadly Night, 1984

Hak atas foto Tri Star Picture

Meskipun horor Black Christmas di Kanada pada tahun 1974 dinobatkan sebagai film pembunuhan yang berpengaruh, Santa tidak berubah menjadi pembunuh sampai beberapa saat kemudian.

Penampilan pertama Santa sebagai pembunuh berantai adalah di film yang berdarah ini. Film ini mengisahkan seorang pemuda mengamuk saat mengenakan pakaian Santa di sebuah toko. Dari sini, Santa berkembang menjadi pembunuh dalam serentetan kengerian masa liburan, termasuk film Sint yang mengerikan dari Belanda (2010) dan antologi A Christmas Horror Story pada 2015.

Santa yang bangkrut

Trading Places, 1983

Hak atas foto www.fmvmagazine.com

Ketika para atasannya mengajaknya dalam pertaruhan yang kejam, broker kaya dari Philadelphia, Winthorpe (Dan Aykroyd) kehilangan semuanya - dan dia datang untuk merusak pesta Natal di kantor (dan mengacak-acak sajian makanan) dalam pakaian Santa yang compang-camping. Secara mengagumkan dia berhasil menyembunyikan seekor salmon utuh dalam jenggot kotornya

Nama yang laris

Santa Claus: The Movie, 1985

Hak atas foto Stanley Bielecki Movie Collection

Film keluarga yang berbudget besar ini berubah menjadi sebuah kegagalan box-office, meskipun telah menampilkan aktor Amerika David Huddleston sebagai seorang Santa yang menerbangkan kereta saljunya melintasi kota New York, dan harus beradaptasi dengan era produksi massal. Dudley Moore muncul sebagai kurcaci yang cerdik.

Figur animasi

The Nightmare Before Christmas, 1993

Hak atas foto You Tube

Film animasi kelam garapan Tim Burton menampilkan sosok anti-hero yang mengerikan sekaligus lucu yang diperankan Jack Skellington. Dia membajak Natal sebagai "Sandy Claws" tokoh rekaan yang memiliki kereta berbentuk peti mati dan ditarik oleh rusa berwujud tengkorak. Sebuah pertikaian dengan Santa asli terjadi kemudian.

Orang awam

The Santa Clause Trilogy, 1994-2006

Hak atas foto DVDizzy.com

Pelawak asal Amerika, Tim Allen, memerankan seorang duda yang dikontrak untuk berperan sebagai Santa asli dalam serial film komedi keluarga. Dalam sekuel tahun 2002 diceritakan Santa mencari seorang "Nyonya Claus" yang baru (karakter-karakter perempuan secara bervariasi memainkan peran pendukung di film-film Santa), tetapi respons masyarakat menunjukkan film ini tidak mampu mencapai kesuksesan.

Santa dalam pelarian

Divine Intervention, 2002

Hak atas foto The Focus Pull Film Journal

Sutradara film kelahiran Nazareth, Elia Suleiman, menciptakan suasana seperti mimpi untuk film bergenre humor gelap/romansa. Film Palestina ini dimulai dengan adegan Santa yang terluka (George Ibrahim) berjuang untuk menyelamatkan sekelompok anak, dengan hadiah-hadiah yang berjatuhan dari karungnya, sebelum menyadari bahwa dia telah ditikam.

Ketertarikan cinta

The Perfect Holiday, 2007

Hak atas foto You Tube

Meskipun Santa banyak muncul di film dan televisi, pemeran figur Santa tidak pernah jauh dari laki-laki kulit putih. Sinema orang kulit hitam Amerika telah memproduksi beberapa contoh figur Santa alternatif, dari Black Santa's Revenge (2007), ke film romantis The Perfect Holiday. Di film yang terakhir, Morris Chestnut memainkan seorang Santa di sebuah toserba dan musisi yang berbakat, yang membuat harapan seorang ibu (Gabrielle Union) menjadi kenyataan.

Pahlawan lingkungan

X-mas, Inc., 2008

Hak atas foto Warner Brothers

Santa yang baik (diperankan oleh aktor Amerika latin yang sudah meninggal, Pedro Armendáriz Jr) berjuang melawan pemanasan global dan perilaku konsumtif dalam film komedi Meksiko ini. Dalam film ini, lapisan es di kutub utara mulai meleleh, dan sesosok pengusaha kurcaci yang rakus berniat mengubah Natal menjadi pesta kapitalis.

Nakal, tidak baik

Bad Santa, 2003 and Bad Santa 2, 2016

Hak atas foto Three Brothers film

Tidak bercukur, kasar, namun anehnya, berkarisma… Santa bergaya anti-hero Syang diperankan Billy Bob Thornton lebih peduli pada perampokan di mall daripada niat baik, meskipun hati yang baik terkadang tersembunyi di dalam penampilan luar yang jelek. Thornton yang memainkan karakter seorang penipu yang tidak bertobat, beradu akting dengan seorang perempuan (Kathy Bates) yang tak kalah buruknya untuk sekuel film ini. Eminem juga mengambil bagian dalam film dengan menyanyikan lagu yang populer tahun 2004, Just Lose It, termasuk sebuah cameo dari pemeran pembantu Bad Santa, Tony Cox.

Versi bahasa Inggris tulisan ini The strange film history of Santa bisa Anda baca di di laman BBC.

Topik terkait

Berita terkait