Sembilan film yang harus ditonton di bulan April

GET OUT

BBC Culture memilih sembilan film menarik yang dirilis bulan ini, termasuk sekuel terbaru Fast and Furious, film komedi tentang monster dan film thriller erotis dari sutradara pembuat Oldboy.

A Quiet Passion

Sutradara asal Inggris Terence Davies (House of Mirth, The Deep Blue Sea) menghadirkan sebuah film yang disebut majalah The New Yorker sebagai 'mahakarya' dan 'curahan energi kreatif yang meluap-luap.' A Quiet Passion berkisah tentang kehidupan pujangga abad ke-19, Emily Dickinson. Cynthia Nixon berperan sebagai Dickinson dalam drama yang "tidak hanya merayakan semangat kreatif Dickinson, tetapi juga menjadi pengingat akan rapuhnya dirinya" - alunan cerita menuturkan bagaimana Dickinson "mempertanyakan berbagai aspek patriarki dalam kehidupan sosialnya." Sosok Dickinson yang diperankan Nixon terasa 'sangat mendarah daging.' Davies sendiri dinilai tidak melulu berhasil menggambarkan kehidupan Dickinson, "tetapi juga menciptakan dunia, yang sangat personal dari si penulis." Film ini tayang di Amerika pada 14 April dan Hong Kong pada 15 April.

The Fate of the Furious

Aktris pemenang Oscar, Helen Mirren bergabung dalam rentetan pemain beken di sekuel terbaru film the Fast and the Furious. Mirren berperan sebagai ibu dari dua adik-kakak yang diperankan Jason Statham dan Luke Evans. Sutradara F Gary Gray (Straight Outta Compton) menyebut Mirren, membawakan karakater yang "akan memberikan humor dan kelucuan di film ini." Nama tenar lainnya yang ikut bergabung di film ini adalah aktris pemenang Oscar Charlize Theron. Dia akan bersanding dengan nama-nama lawas seperti Vin Diesel, Dwayne Johnson, Michelle Rodriguez, Statham dan Scott Eastwood. Lanjutan Fast and Furious 7, yang merupakan film terlaris keenam sepanjang massa, dijanjikan akan menghadirkan ketegangan yang tak kalah dari film sebelumnya. Dari cuplikan yang sudah beredar tampak tokoh Dwayne Johnson, dengan tangan telanjang, meluncurkan torpedo keluar dari mobilnya. The Fate and the Furious tayang pada 12 April.

Their Finest

Karya terbaru sutradara Denmark, Lone Scherfig (An Education) disebut Variety sebagai 'film komedi romantis yang memukau,' yang 'di satu waktu menyesakkan dada, tetapi bisa juga tiba-tiba jadi tidak serius.' Diadaptasi dari novel Lissa Evans, Their Finest yang dibintangi Gemma Arterton bercerita tentang seorang penulis yang direkrut untuk membuat propaganda pada masa Perang Dunia Kedua. Aktor Sam Calflin berperan sebagai penulis teman karakter Arterton. Aktor watak Richard E. Grant dan Bill Nighy juga bermain di sini. Hollywood Reporter menyanjung permainan Arterton 'sangat anggun dan ringan.' Sementara Claflin 'memperlihatkan kedewasaan dan piawai menyampaikan humor-humor kering.' Film ini tayang 7 April di Amerika dan 14 April di Kanada.

Get Out

Disebut the Independent sebagai 'film horor bercampur komedi tentang apa artinya hidup sebagai seorang pria kulit hitam di Amerika,' Get Out telah mendorong banyak diskusi, termasuk soal rasisme. Film pertama sutradara Kordan Peele ini dibintangi Daniel Kaluuya yang bertemu dengan orang tua kaya raya dari kekasihnya yang berkulit putih (Allison Williams). Pertemuan di akhir pekan itu berujung mengerikan. Majalan Time memuji Peele telah memproduksi sebuah 'hiburan yang observasi terhadap sosial dan budayanya telah dijalin sangat kuat, sehingga membuat penonton tertawa, bahkan saat mereka masih sibuk berpikir,' sementara Sight and Sound menyebut film ini sebagai 'film satir yang sureal tentang ketegangan antar ras,' dan 'sebuah film genre yang akan menjadi klasik.' Film ini telah ditayangkan di Indonesia sejak Jumat (07/04) lalu.

Colossal

Anne Hathaway berperan sebagai 'seorang gadis kacau yang egois, yang tidak sengaja membangunkan monster godzilla kaiju.' Salah satu ulasan menyebut 'dengan segala keanehannya, rasanya ajaib sekali film ini pernah dibuat. Colossal adalah film monster dengan budget rendah yang lucu, ngaco dan satir.' Nacho Vigalondo (Timecrimes) menulis dan menyutradarai film yang mencampuradukkan berbagai genre, yang menampilkan persona prima dari Hathaway. 'Colossal adalah satu dari sedikit film yang saking banyak tingkat keberanian dan kreativitasnya, membuat sutradara-sutradara lain tidak pernah berani membuat film semacam ini.' Rogerebert.com menyatakan bagi 'penggemar film dengan tema original, harus menonton film ini.' Colossal tayang 7 April di Amerika Serikat.

The Handmaiden

Sutradara Park Chan-Wook (Oldboy) menyadur novel Fingersmith karya Sarah Waters, yang bersetting di era Victoria di Inggris, menjadi era tahun 1930an di Jepang dan Korea dalam film thriller psikologis yang erotis ini. Film bercerita tentang seorang perempuan Korea yang dipekerjakan sebagai pelayan, tetapi terlibat rencana penipuan untuk merampok harta seorang selir. 'Ini adalah salah satu film terbaik dari sineas yang jago membuat film-film berkelas,' kata The Chicago Sun-Times. 'Ada unsur seni yang dalam dari penyutradaraan Chan-Wook. Dan di film ini juga banyak darah, humor gila dan momen absurd san erotis.' The Handmaiden yang memenangkan penghargaan untuk art direction di ajang Festival Film Cannes 2016, juga 'memanjakan mata.' Film ini tayang di Norwegia sejak 7 April dan Irlandia pada 14 April.

Free Fire

Ben Wheatley (Sightseers, High-Rise) mulai memperlihatkan karakter penyutradaraan seperti film-film Tarantino, dalam film drama tentang dua geng berlawanan yang terlibat perseteruan tembak-tembakan dan upaya bertahan hidup di sebuah gudang usang, tetapi ini bukan film Reservoir Dogs. Empire menyebut film ini entah mengapa, 'terasa manis tetapi juga sangat kejam.' Dengan pemain kelas A yang meliputi Cillian Murphy, Brie Larson and Armie Hammer, adegan eksyen film ini, menurut Sight and Sound 'yang di tangan orang yang kurang mahir akan berujung berantakan, di tangan Wheatley menjadi sangat dinamis.' Ini adalah film 'kejahatan penuh darah dan kelakar.' Free Fire ditayangkan pada 21 April di Amerika Serikat dan 27 April di Rusia.

Mission Control: The Unsung Heroes of Apollo

Film dokumenter panjang ini bercerita tentang tim NASA yang memandu astronot Amerika di masa lalu. Cerita dituturkan lewat wawancara dan video lama arsip NASA. Pendiri dari pusat kontrol misi NASA, direktur-direktur penerbangan dan tentunya para astronot menuturkan pengalaman mereka menjalani misi Gemini dan Mercury, mengenang kebakaran Apollo 1, dan pendaratan di bulan. Film ini juga memaparkan kontribusi orang dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa yang baru saja lulus dan tentara dalam berbagai misi. "Saya sering duduk di luar rumah pada malam hari, memandang bulan," kata salah satu petugas di pusat kontrol dalam cuplikan film yang telah beredar. "Saya tak pernah menduga kami akan mendaratkan manusia di sana (bulan)." Film ini akan tayang pada 14 April. (Kredit: Haviland Digital)

Your Name

Film anime berbudget rendah ini mendapat momentum yang tepat dan menjadi film terlaris sepanjang masa di Jepang. Walau begitu, sutradara Makoto Shinkai (The Garden of Words) merasa tidak nyaman terkait kesuksesan film kisah cinta supranatural yang dibumbui peristiwa pergantian tubuh dan perjalanan antar waktu ini. Kepada South China Morning Post dia berujar, 'pujian berlebihan itu tidak sehat. Dan saya rasa, tak perlu lebih banyak orang lagi menonton film ini.' Dia juga menolak disetarakan dengan legenda animasi Hayao Miyazaki, "Jelas, saya belum berada di level Miyazaki." Meskipun begitu, sejumlah kritikus memberi film ini lima bintang, dan memuji Shinkai atas kemampuannya menyuarakan keunikan film ini. Mark Kermode dari The Observer menyebutnya, 'film petualangan yang menyesakkan hati ini unik, berbeda dari Miyazaki yang karya-karyanya juga tak lekang waktu.' The Independent bahkan menulis, 'Shinkai berhasil mengkombinasikan film cinta, politik gender, saga petualangan, pemberontakan remaja dan kisah perjalanan waktu, sembari mengkritik ketakutan sesudah bencana nuklir Fukushima.' Film ini diluncurkan pada 7 April di Amerika Serikat dan telah tayang di Indonesia pada akhir 2016.

Anda bisa membaca versi bahasa Inggris dari artikel ini berjudul Nine films to watch in April di BBC Culture.

Berita terkait