Busana yang akan mendominasi tahun 2018

trimming
Image caption Dari kiri ke kanan: detail hiasan dari Celine, Saint Laurent dan Balmain

Seperti biasanya terjadi, bisa jadi sulit untuk menghubungkan pesona dan kemewahan adibusana yang ditampilkan para model di panggung peragaan busana dengan fesyen yang digunakan sehari-hari. Tapi benih tren arus utama selalu ada di sana, siap menyaring daftar keinginan kita dan masuk ke dalam lemari pakaian kita.

Ini adalah beberapa penampilan busana top yang paling mungkin mempengaruhi tren fesyen pada 2018.

BUSANA PEREMPUAN

Tembus pandang

Image caption Dari kiri ke kanan: gaya semi transparan dari Burberry, Christopher Kane dan Chanel

Tahun ini mungkin anda akan lebih familiar dengan kain transparan.

Mulai dari kain halus dan semi-transparan dari Dries Van Noten dan gaun dengan bahan chiffon yang ringan dan halus dari Emilia Wickstead sampai gaun dari bahan plastik transparan dari Fendi dan Chanel. Semuanya ada untuk anda. Yang perlu anda lakukan hanyalah jalan keluar, dan kalau anda cukup berani, menggunakan baju tembus pandang sebagai gaya anda.

Anda bisa menggunakan gaun tembus pandang dengan pola dedaunan dari Burberry, tapi jangan lupa kenakan kaos dan celana pendek dibalik gaun itu. Atau lapisan tipis semata-mata untuk menciptakan kesan multi dimensi yang glossy. Lihat, tidak terlalu buruk bukan?

Denim model baru

Image caption Dari kiri ke kanan: gaun dari bahan denim dari Tom Ford, Max Mara dan Tom Ford

Tren denim selalu muncul kembali dari waktu ke waktu, tapi pada tahun 2018, gaya California dengan warna denim yang lebih tua akan berjaya. Jaket Tom Ford (yang dikenakan dengan bra dan celana yang serasi) dijahit dengan pola ujung kerah yang lebar, terinspirasi dari masa kejayaan sang perancang pada 1980an.

Sementara terusan berbahan denim dari Max Mara terlihat sangat keren. Di sisi lain Versace menyajikan kemeja ala barat dikombinasikan dengan renda emas dan rok dengan pola dedaunan. Namun, korset denim Mugler secara ekstrim mengambil permainan. Kiat gaya kunci? Pakai denim di atas denim dengan semua kancing tertutup hingga kerah.

Semua hiasan

Image caption Dari kiri ke kanan: detail hiasan dari Celine, Saint Laurent dan Balmain

Jika barang itu bergerak atau berkilau saat Anda berjalan, maka kenakan. Dari busana putih Saint Laurent yang ditutupi bulu burung unta putih dan mantel lembut yang ditembak dengan manik-manik dan sulaman bunga di Dries van Noten and Rochas, dengan desir dari semua gaun di Celine dan Balmain, para desainer telah merangkul detail fesyen yang mewah, mengubah catwalk menjadi parade burung eksotis.

Ini adalah mode yang paling remeh, sepenuhnya mengekspresikan fungsinya sebagai pelarian yang indah: bahkan seandainya dunia terbakar, menari seperti burung phoenix.

Trench Kiss

Image caption Dari kiri ke kanan: jas hujan oleh Maison Margiela, Celine dan Alexander McQueen.

Tren mode untuk mengubah staples lemari menjadi barang-barang kecantikan murni terus berlanjut. Tahun ini, giliran jas hujan, atau trench coat, yang awalnya dikembangkan sebagai alternatif bagi mantel besar Perang Dunia I. Sarah Burton dari Alexander McQueen menawarkan trench coatyang diikat dengan sulaman mawar berwarna hitam sementara mantel jubah Celine bergabung di ujungnya untuk menciptakan garmen roman. Tapi John Galliano dari rumah mode Martin Margiela yang memenangkan pertandingan khusus ini: mengiris trench coat dengan bulu-bulu, menjepitnya dengan kotak cermin dan membakarnya di pinggang dengan sabuk kimono merah.

Mode etis

Awal tahun ini, dengan kata-kata abadi "Saya tidak berpikir itu masih modern," CEO Gucci Marco Bizzarri mengumumkan bahwa label mewah itu tak lagi menggunakan bulu, bergabung dengan perancang lain termasuk Giorgio Armani, Calvin Klein, Vivienne Westwood dan pendukung lingkungan Stella McCartney. Pecinta hewan di seluruh dunia telah mengeluarkan desahan lega.

Keputusan Gucci merupakan langkah monumental dengan cara etis, karena pembelanja memasuki beberapa tantangan paling mendesak di dunia - energi, limbah, polusi, hak asasi manusia dan hewan. Penjualan pakaian etis di Inggris saja meningkat 22,4 persen pada 2017 dengan nilai £ 36 juta, menurut Triodos Bank dan Ethical Consumer. Singkatnya, pencari sepatu kulit vegan, kaos katun organik dan celana pendek dari plastik daur ulang: bersenang-senanglah!

BUSANA LAKI-LAKI

Celana pendek

Image caption Dari kiri ke kanan: celana pendek dari Prada, Thom Browne dan Dries van Noten

Celana pendek kembali ngetren di fesyen pria tahun 2018 -tapi maksud kami bukan gaya kargo atau safari. Prada membuat celana petinju merah dengan detail baju olahraga, semetara Louis Vuitton menawarkan celana pendek kulit hitam tanpa potongan. Seringkali celana pendek dipasangkan dengan setelan konvensional - jas jas di Thom Browne, setelan dengan pola tweed di Dries van Noten. Tip penggunaan fesyen ini untuk orang biasa: pergilah sesingkat mungkin dan berpura-pura tidak ada yang salah.

Rok untuk pria

Image caption Dari kiri ke kanan: Rok kedodoran dari Z Zenga, Lanvin, Acne

Desainer menggunakan semangat pemberontakan sekaligus daya tarik berkelanjutan dalam cara tanpa gender untuk mendorong batas identitas. Rok untuk pria muncul dalam karya provokator abadi Vivienne Westwood serta Thom Browne, Alexander McQueen, Loewe (dipimpin oleh JW Anderson) dan Craig Green. Celana panjang sekarang hanya salah satu opsI. Pikirkan kilt, pikirkan sarung, pikirkan eksotisme, pikirkan definisi maskulinitas baru. Anda sudah setengah jalan di sana.

Celana kedodoran

Image caption Dari kiri ke kanan: pakaian outdoor dari Valentino, Hermes dan Z Zenga

Siluet akan digantikan dengan jaket dan celana panjang yang terstruktur dan longgar yang mengepul dari bahu dan dari pinggul, seolah-olah pemakainya sedikit demi sedikit menyusut. Jaket besar - sering kali dipasangkan dengan celana panjang - menunjukkan bentuknya di rancangan Ermenegildo Zegna (berwarna pink), Kenzo (dengan warna ungu, dengan celana pendek), Y/Project (besar dan disulam dengan perak). Pinggang tinggi - pinggang menjadi titik fokus baru - celana panjang yang diunggulkan sangat lebar, keduanya dengan setelan zoot. Efeknya adalah ketidaksopanan yang aneh; kelincahan yang lemah dan kejam. Chaplin tidak pernah terlihat bagus ini.

Outwear

Image caption Dari kiri ke kanan: jumpsuit dari Missoni, Prada dan Alexander McQueen

Outdoor yang kasar terus menarik perhatian desainer dan pemakainya sama sekali tidak sulit untuk melihat penyebabnya. Mana yang lebih baik untuk mengeksplorasi pemandangan pakaian pria tradisional daripada di berbagai hoodies tahan air, atasan jas hujan dan celana olahraga dalam kain teknis dengan semua resleting dan katrol yang tepat? Kecuali, 2018 menjadi apa adanya, tidak ada yang seperti apa adanya. Anorak Valentino dihiasi dengan rincian yang terperinci, Kenzo hadir dalam warna permen. Z Zegna berwarna kuning seperti mantel matahari dan mantel Hermes sangat tipis. Praktis dan cantik: campuran kemenangan.

Jumpsuit

Beberapa tema mendominasi catwalk pria seperti pakaian kerja. Pada tahun 2018, ini adalah giliran setelan boiler, all-in-one, favorit jumpsuit - abadi dari mekanik dan penerbang - untuk dibawa, secara kontroversial ke panggung catwalk. Kami mengatakannya secara kontroversial, karena sulit menemukan cukup banyak tempat untuk memakai barang-barang zip angkatan laut Prada yang seksi, cetakan tangan Alexander McQueen mengambil bentuk atau piyama Missoni. Ke kantor, pada kencan pertama, berjalan dengan anjing, untuk makan siang dengan mertua? Tapi itulah keindahan tampilan ini. Anda bisa membuatnya sendiri. Dan bukankah itu inti dari sebuah mode fesyen?

Anda bisa membaca versi Bahasa Inggris dari artikel ini di The style and fashion trends set to dominate 2018 di BBC Culture .

Topik terkait

Berita terkait