Bisa Anda tebak mana kucing liar dan mana kucing piaraan?

Hak atas foto Thinkstock

Kucing adalah binatang yang menggemaskan. Itu mungkin penjelasan mengapa banyak di antara kita yang mempunyai kucing sebagai binatang piaraan, dan mungkin itulah mengapa kucing-kucing sering muncul di media sosial.

Tapi, kami di BBC Earth ingin membawa Anda keluar dari kehidupan sehari-hari dan menunjukkan kepada Anda dunia yang demikian indahnya.

Sebenarnya ada sekitar 37 spesies kucing liar yang hidup saat ini.

Tidak seperti kucing-kucing besar yang diketahui banyak orang, seperti singa dan harimau, banyak spesies kucing liar bertubuh kecil, langka.

Tapi, mereka juga pantas kita sayangi seperti kucing piaraan di rumah dan mereka jauh lebih rentan dari ancaman kepunahan.

Jadi, untuk membantu memperkenalkan mereka, mengapa tidak membuat tebak-tebakan: bisakah Anda mengetahui dari foto-foto berikut yang mana spesies kucing liar dan mana kucing piaraan?

Jawaban dan sedikit informasinya bisa Anda temukan setelah foto-foto mereka. Dilarang menyontek!

Kucing A

Hak atas foto Richard Du Toit
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing B

Hak atas foto Klein & Hubert
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing C

Hak atas foto Rod Williams
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing D

Hak atas foto Mark Taylor
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing E

Hak atas foto Mark Taylor
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing F

Hak atas foto Naomi Moneypenny
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing G

Hak atas foto Mark Taylor
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing H

Hak atas foto Tambako the Jaguar
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing I

Hak atas foto Nick Garbutt
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing J

Hak atas foto Andy Rouse
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing K

Hak atas foto Charlie Marshall
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing L

Hak atas foto Adriano Bacchella
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing M

Hak atas foto Edwin Giesbers
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing N

Hak atas foto Rod Williams
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing O

Hak atas foto Adriano Bacchella
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Kucing P

Hak atas foto Jim Sanderson
Image caption Kucing liar atau piaraan?

Jawaban

Kucing A: LIAR

Kami mulai dengan tebakan yang susah. Ini adalah kucing liar Afrika(Felis silvestris lybica) yaitu upaspesies atau (penggolongan di bawah spesies) dari kucing liar yang menurunkan kucing-kucing jinak. Terdapat di sebagian besar wilayah Afrika, kucing ini terlihat sangat mirip dengan kucing piaraan sehingga susah dibedakan. Kucing ini berbeda dengan kucing liar Eropa -upaspesies yang serupa- yang badannya lebih ringan, tanda-tanda yang kurang terlihat jelas, dan ekor kurus yang tirus.

Kucing B: PIARAAN

Kucing yang malu-malu kucing ini adalah ras kucing jinak, dikenal sebagai Abyssinian yang menjadi salah satu ras kucing berbulu pendek paling populer di Amerika Serikat. Studi genetik menunjukkan bahwa kucing jinak dari Asia dan Eropa ini dulu digunakan untuk menciptakan ras kucing ini, yang pertama kalinya berasal dari pesisir pantai Mesir, bukan dari Abyssinia, Ethiopia seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Kucing C: LIAR

Tidak mudah untuk ditebak. Ini bukan kucing piaraan biasa. Ini adalah seekor kucing berkaki hitam(Felis nigripes), kucing Afrika terkecil dan termasuk spesies kucing liar terkecil di dunia. Kucing berkaki hitam hanya ada di tiga negara di Afrika bagian selatan yaitu Botswana, Namibia, dan Afrika Selatan. Aktivitas manusia mengancam keberadaan mereka.

Kucing berkaki hitam hidup menyendiri, kecuali yang betina dengan anak-anaknya yang bergantung pada dia dan juga pada waktu kawin. Berdasarkan Komunitas Internasional untuk Kucing-Kucing Terancam Punah, kucing berkaki hitam sangat kuat sampai orang-orang asli setempat mempunyai legenda yang mengklaim kucing-kucing kecil bisa menaklukkan jerapah. Walau tidak benar, cerita tersebut memberikan penghormatan atas tekad keras kucing-kucing kecil ini.

Kucing D: LIAR

Telinga-telinganya mungkin bisa sebagai kunci jawabannya. Ini adalah kucing lynx Eurasia(Lynx lynx) yang masih sangat muda dan merupakan spesies lynx yang paling besar. Merupakan salah satu dari berbagai macam jenis kucing liar yang ditemukan dari Eropa barat melewati hutan utara Rusia sampai Asia tengah dan timur serta dataran tinggi Tibet. Tak sampai 100.000 yang tersisa, akibat kehilangan habitat, perburuan, dan diambil bulunya. Ukurannya lebih besar dibandingkan kebanyakan ras kucing jinak lainnya, berat lynx Eurasia bisa mencapai 15-29 kg.

Kucing E: PIARAAN

Foto seekor anak kucing lainnya, tapi yang satu ini adalah kucing piaraan: ras kucing jinak yang dikenal dengan Ocicat. Kucing yang sudah dewasa berbulu tutul, dan meskipun terlihat sedikit liar, Ocicat asli dikembangbiakkan pada 1964. Kucing ini adalah hasil tak terduga dari sebuah percobaan pengembangbiakan eksperimen, yang mencoba menghasilkan Abypoint Siamese. Kucing ini dinamakan Ocicat karena kemiripannya dengan ocelot, spesies kucing liar tutul yang lebih besar yang hidup di Amerika Selatan.

Kucing F: PIARAAN

Ras kucing jinak lainnya, kucing Bengal. Kucing ini dikembangbiakkan untuk terlihat seperti kucing hutan eksotis seperti macan tutul, ocelot, margay, dan macan dahan. Kucing Bengal yang memiliki beberapa DNA kucing liar ini telah dikembangbiakkan secara selektif dari kucing-kucing jinak lalu dikawinsilangkan dengan turunan kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis bengalensis). Kini, sebagian besar adalah peranakan dari kucing Bengal yang lain.

Kucing G: PIARAAN

Jika Anda tahu ras kucing Anda, maka mungkin Anda menebak ini adalah seekor kucing Maine coon. Jenis kucing jinak terbesar, kucing Maine coon dikira punah pada 1950-an, tapi sejak saat itu bisa diselamatkan. Asal nenek moyang kucing ini masih belum diketahui.

Kucing H: LIAR

Ini adalah salah satu dari kucing Pallas, yang merupakan spesies kucing Asia Tengah (Otocolobus manul), juga dikenal dengan sebutan Manul. Terlihat sedikit seperti kucing-kucing jinak yang gempal, Pallas adalah kucing yang ekspresif dan sering kali hidup pada dataran tinggi hingga 4.800 meter.

Kucing I: LIAR

Mungkin kucing ini lebih mudah dikenali sebagai spesies kucing liar, karena kepalanya yang panjang, kecil dan dahi yang datar. Oleh karena itu, kucing ini dinamakan kucing kepala datar(Prionailurus planiceps). Anda hebat jika telah menebaknya dengan benar, karena hanya sedikit orang yang mengetahuinya.

Kucing berkepala datar ini adalah salah satu spesies kucing yang paling terancam punah di dunia: hanya ada di Malaysia dan Indonesia. Kucing ini memiliki karakteristik sama dengan citah (Acinonyx jubatus), dan kucing bakau (Prionailurus viverrinus) karena cakar mereka tidak sepenuhnya tersembunyi masuk ke dalam, dan bisa selalu terlihat. Kucing ini juga mempunyai kaki berselaput untuk membantunya berenang.

Kucing J: LIAR

Kucing yang menggemaskan ini mungkin yang paling susah untuk dikenali. Ini adalah anak kucing liar Eropa(Felis silvestris silvestris), upaspesies yang berhubungan dengan kucing liar Afrika. Mereka terlihat sangat mirip dengan kucing tabi piaraan, bahkan para ahli bisa kesulitan untuk mengidentifikasikan mereka di alam.

Kucing liar ini adalah yang paling umum dan merupakan spesies kucing liar yang tersebar luas di dunia. Semua kucing domestik adalah turunan kelompok kucing liar yang hidup 9.000-10.000 tahun yang lalu di Hilal Subur (Fertile Crescent) di Asia barat. Tapi, masa depan kucing liar, khususnya upaspesies kucing Eropa terancam punah karena secara meningkat mereka disilangkan dengan kucing domestik liar di semua benua.

Kucing K: LIAR

Seekor kucing pasir(Felis margarita), keluarga dekat kucing liar (Felis silvestris). Namanya memperlihatkan kucing ini hidup di sekitar gurun Sahara, satu-satunya spesies kucing yang khusus mendiami padang pasir. Beberapa mengembara hingga ke Timur Tengah dan Asia. Kucing-kucing ini adalah penggali yang terkenal. Mereka menggali liang dan juga untuk menangkap mangsa hewan pengerat dari dalam pasir. Jumlah mereka di alam bebas tidak diketahui, sebagian alasannya karena mereka jarang terlihat dan habitat mereka sangat tidak ramah.

Kucing L: PIARAAN

Dikenal dengan kecantikannya, kucin ini adalah ras domestik yang dinamakan Somali. Diharapkan selalu waspada dan cerdas, Somali sering kali digambarkan sebagai kucing Abyssinian berbulu panjang. Kucing ini merupakan turunan dari kucing-kucing Abyssinian, dan diperkirakan hasil dari gen yang terdesak pada ras kucing tersebut. Dalam foto di atas menunjukkan anak kucing Somali yang sedang berjalan-jalan.

Kucing M: LIAR

Terlihat seperti kucing tabi yang besar dan tegap, ini adalah kucing bakau liar(Prionailurus viverrinus). Spesies ini hidup di Asia Tenggara, India utara, dan Sri Lanka. Kucing jenis ini membantah stereotip bahwa kucing takut air, karena mereka adalah perenang tangguh yang bisa menjangkau jarak jauh di dalam air. Mereka sering berburu ikan saat berada di dalam air. Karena lahan basah semakin lenyap, populasi mereka pun menurun dengan pesat selama sepuluh tahun terakhir.

Kucing N: LIAR

Seekor kucing Geoffroy(Leopardus geoffroyi), yang kecil berbintik-bintik ini juga kurang dikenal luas. Kucing Geoffroy ada di lahan rumput pampa di Amerika Selatan. Perdagangan bulu menyebabkan penurunan jumlah mereka secara besar-besaran, karena bulu mereka termasuk dalam urutan kedua bulu kucing yang paling banyak dijual di pasar internasional, setelah bobcat Amerika Utara (Lynx rufus).

Jumlah signifikan kucing Geoffroy juga ditangkap secara illegal dan dijual di perdagangan binatang piaraan, di mana mereka disilangkan dengan kucing domestik untuk menghasilkan turunan yang eksotis.

Kucing O: PIARAAN

Ras kucing domestik ini dinamakan kucing Egyptian mau. Salah satu dari beberapa ras alami dari kucing domestik yang berbintik-bintik, seperti yang bisa dilihat pada fotonya di atas. Konon, mereka juga dikatakan yang tercepat lari. Termasuk ras kucing yang relatif jarang, Egyptian mau mungkin memiliki hubungan keluarga dekat dengan kucing Maine coon yang bisa Anda lihat pada fotonya.

Kucing P: LIAR

Kami akhiri dengan yang disarankan oleh Komunitas Internasional untuk Kucing-Kucing Terancam Punah, yaitu salah satu kucing yang paling cantik di antara kucing-kucing liar: kucing Andes(Leopardus jacobita). Sangat sedikit yang diketahui tentang perilaku atau ekologi mereka, hanya dua ekor yang pernah ditimbang bobotnya oleh para ilmuwan dengan berat sekitar 4 kg. Kucing Andes adalah kucing yang paling terancam kepunahan di Amerika.

Anda bisa membaca versi bahasa Inggris tulisan ini Can you tell a wild cat from a pet moggy? dan berbagai tulisan lain tentang lingkungan di BBC Earth.

Topik terkait