Benarkah sejumlah makanan bisa menyebabkan kantuk?

Mengantuk Hak atas foto Mark Peterson/Getty Images
Image caption Kandungan asam amino L-triptofan pada makanan bisa menyebabkan kantuk.

Kalkun panggang sering disalahkan karena menyebabkan kantuk. Dan siapapun yang kekenyangan saat makan malam Thanksgiving atau Natal mungkin akrab dengan rasa ingin tidur yang hinggap setelahnya. Tapi apakah semua itu memang salah si kalkun?

Alasan kalkun menjadi 'tersangka utama' adalah ia mengandung asam amino L-triptofan. Namun kandungannya lebih besar pada makanan lain; misalnya putih telur, ikan kod, atau daging babi. Saya tak bisa membayangkan resep yang mengombinasikan semua bahan ini, tapi bahkan jika Anda sukses menemukannya, ia belum tentu memberikan efek soporifik (obat tidur).

Gagasan bahwa makanan tertentu membuat Anda lebih mengantuk dibandingkan makanan lain mungkin tidak tepat. Untuk memahami alasannya, Anda perlu memahami bagaimana tubuh dan otak kita menyerap nutrisi dari makanan.

L-triptofan ialah asam amino esensial. Tubuh tak dapat membuatnya sendiri dan harus mendapatkannya dari makanan agar bisa digunakan sebagai bahan . Senyawa ini adalah neurotransmiter yang biasa dikaitkan dengan perasaan bahagia, tapi juga bisa membuat lalat buah mengantuk dan dapat membantu manusia tidur nyenyak.

Ini mengindikasikan bahwa mengonsumsi triptofan dapat membantu Anda tidur; dan memang ketika diminum sebagai obat, ia dapat membantu pengidap insomnia, berdasarkan ulasan berbagai penelitian sebelum tahun 1986.

Tak banyak studi serupa yang dilakukan setelah itu, namun pada 2002 satu studi menambahkan satu temuan pendukung: penurunan tingkat triptofan memperburuk kualitas tidur.

Akan tetapi efek triptofan dalam kumpulan studi tersebut lebih kompleks karena triptofan dalam makanan tidak sama dengan triptofan dalam obat: dalam makanan, ia tidak sendirian.

Protein pada makanan juga mengandung asam amino netral besar atau LNAA, dan mereka bersaing dengan triptofan untuk menembus sawar darah otak, yaitu membran pemisahan sirkulasi darah dari cairan ekstraselular otak dalam sistem saraf pusat.

Supaya makanan yang mengandung triptofan bisa menghasilkan serotonin, Anda tak hanya harus memakannya dalam keadaan perut kosong sehingga ia tidak bersaing dengan makanan lain, tapi Anda juga harus memakan makanan yang tidak mengandung asam amino lain--hal yang tidak mungkin terjadi.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Triptofan dalam bentuk obat dapat membantu Anda tidur nyenyak, tapi tidak sesederhana itu jika terkandung dalam makanan.

Namun ada trik yang dapat membantu triptofan menang. Dalam studi terhadap pengidap insomnia di Ontario, Kanada, relawan diberikan makanan bar yang mengandung biji labu manis. Makanan ini kaya dengan triptofan. Ketika gula dekstrosa ditambahkan kepada bar, kualitas tidur membaik.

Alasan dekstrosa bisa membuat perbedaan ialah karbohidrat manis menyebabkan sekresi insulin, yang mendorong asam amino lainnya terserap dalam jaringan, membuat peluang kesuksesan triptofan semakin tinggi untuk menembus sawar darah otak.

Tapi bahkan jika Anda memilih kombinasi makanan yang tepat, belum tentu akan berdampak pada Anda.

Sebanyak 40 studi tentang suplemen L-triptofan yang diadakan sebelum 1982 menunjukkan orang merasa lebih mengantuk dan butuh waktu lebih sedikit untuk tidur, namun tidak ditemukan cukup bukti yang menunjukkan ia dapat meningkatkan jumlah jam tidur, terutama jika mereka tidak mengidap insomnia. Dan pada pengidap insomnia parah, dampaknya kecil.

Jadi mungkin suplemen L-triptofan hanya berguna bagi insomnia ringan.

Jadi apakah hidangan kalkun saat makan-makan Natal atau Thanksgiving membuat Anda mengantuk? Tidak dengan sendirinya, tapi mungkin dalam kombinasi bersama makanan lain.

Akan tetapi, bisa jadi ada alasan lain yang benar-benar berbeda -- kecapekan bekerja, memasak untuk banyak orang, dan mungkin terlalu banyak berpesta.

Jadi Anda mungkin sudah kelelahan ketika memulai hari. Ditambah makan besar dan mungkin sedikit alkohol, lalu, meski L-triptofan tidak mengalahkan asam amino lain dalam balapan menuju otak Anda, tak heran Anda merasakan kantuk.

----------

Anda dapat membaca versi bahasa Inggris artikel ini, Can some foods really make you sleepy?, di BBC Future.

Topik terkait

Berita terkait