100 tahun ke depan dalam angka

Berapakah jumlah penduduk dunia?

Hak atas foto Getty Images

Berdasarkan prediksi PBB, akan ada 11,2 miliar manusia yang hidup pada tahun 2100. Namun, tentu saja ini adalah proyeksi, bukan kepastian. Dalam skenario lain, penduduk bumi bisa saja 'hanya' 7,2 miliar jiwa. Itu lebih sedikit daripada jumlah penduduk sekarang, 7,5 miliar orang. Berdasarkan prediksi PBB, populasi bumi terus meningkat setidaknya hingga tahun 2050.

Tahun ini jumlah penduduk bumi bertambah 83 juta orang lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Itu sama dengan jumlah penduduk Jerman.

Bagaimana dengan tingkat harapan hidup?

Hak atas foto China Photos

Pada tahun 1950, banyak orang di dunia berumur kurang dari 50 tahun. Saat ini, tingkat harapan hidup rata-rata penduduk bumi adalah 72 tahun. Angka itu diprediksi terus meningkat. Pada 2100, usia harapan hidup manusia diperkirakan mencapai 83 tahun. Umur lebih panjang berarti jumlah orang tua juga semakin banyak. Piramida populasi pun kelancipan ke atasnya juga semakin jauh berkurang.

Jika pada tahun 1950 usia rata-rata orang yang masih hidup adalah 24 tahun, maka pada tahun 2100 usia rata-ratanya adalah 42 tahun.

Di mana kita akan tinggal?

Hak atas foto Getty Images

Pada tahun 2030, akan ada 41 megacity, yaitu kota dengan penduduk lebih dari 10 juta jiwa. Dan pada 2050, dua pertiga dari penduduk dunia, yaitu sebanyak 6,3 miliar jiwa, akan hidup di area perkotaan.

Kota-kota yang teramat padat tersebut akan dapat menampung orang, dengan tentunya, luas lahan yang minim. Kepadatan yang ditimbulkan oleh jumlah tersebut akan membuat megacity itu akan terasa sepadat Mumbai.

Dari mana sumber energi kita berasal?

Hak atas foto Getty Images

Saat ini mayoritas sumber energi yang digunakan manusia, yaitu sebanyak 86%, berasal dari minyak bumi. Energi terbarukan menyumbang sekitar 10% saja. Tetapi jumlah itu terus naik.

Konsumsi energi matahari secara global, sudah melonjak 7,5 kali lipat pada tahun 2015, dibandingkan tahun 2010. Pada masa depan yang diprediksi akan didominasi energi terbarukan, negara-negara yang memiliki lahan luas, tempat turbin angin dan panel surya bisa dipasang, akan mendapat keuntungannya tersendiri.

Akankah pekerjaan saya diambil alih robot?

Hak atas foto Getty Images

Hampir separuh pekerjaan di Amerika Serikat nantinya akan dikerjakan oleh robot atau komputer, ungkap peneliti Universitas Oxford. Dan ada beberapa pekerjaan yang berpotensi lebih besar dikerjakan oleh robot atau komputer. Misalnya akuntan, pengemudi taksi dan sales lewat telpon kemungkinan akan digantikan oleh robot dalam satu atau dua dekade mendatang.

Pekerjaan yang membutuhkan kreativitas, keterampilan dan empati lah yang akan tetap dikerjakan oleh manusia dalam jangka waktu lama. Buruh di masa depan harus siap-siap beradaptasi dengan menipisnya peluang pekerjaan.

Anda bisa membaca versi bahasa Inggris dari artikel di atas berjudul Five numbers that will define the next 100 years di BBC Future.

Topik terkait

Berita terkait