Bagaimana reaksi perempuan ketika mereka menerima pujian?

bbc Hak atas foto Mehmet Genc

Fotografer asal Turki, Mehmet Genc, memotret perempuan di berbagai belahan dunia sebelum dan sesudah mereka menerima pujian. Apa yang terjadi setelahnya, adalah hal yang tak bisa dinilai dengan uang.

Dua tahun lalu, Genc pergi menemui komunitas asli Amerika Latin. Seperti yang dikemukakan dalam akun Instagramnya, rotasizseyyah (pengembara tanpa tujuan), proyek yang dinamai 'Anda sangat cantik' berawal dari sesuatu yang sangat tidak direncanakan.

Pada Januari 2015, Genc berada di San Cristobal de las Cansas, Meksiko. Dia mencoba membuat objek fotonya merasa lebih nyaman di depan todongan kameranya, dan ketika dia memintanya untuk tersenyum, itu tidak berhasil. Dia kemudian mengatakan padanya bahwa dia cantik.

"Saya butuh mencairkan suasana." katanya. "Saya butuh kalimat pembuka. Sesuatu yang mudah dikatakan dan sesuatu yang bisa menunjukkan ekspresi manusia. Dan apa yang lebih baik dari pujian? Itu membuat ikatan dalam waktu yang singkat dan membuat orang santai dan tersenyum."

Hasil dari foto itu, menurutnya, sangat tulus dan menyentuh sehingga dia memutuskan untuk meneruskannya dalam sebuah proyek.

Genc kini masih melakukan perjalanan merekam kekuatan pujian dan berencana untuk melanjutkannya hingga Oktober 2017. Namun foto-foto yang sudah dia unggah di situsnya telah menunjukkan efek luar biasa yang dipicu dari kata-kata sederhana.

Hak atas foto Mehmet Genc

Ketika Genc meminta izin memfoto dirinya, Mathilda dari Quetzaltenango, Guatemala, mengatakan, "Saya tidak punya gigi. Jangan membuat saya tertawa."

Setelah diberitahu bahwa dia cantik, dia tampak tak keberatan lagi. "Dia dan saya tertawa terus menerus. Ini adalah momen yang indah," kata Genc, dan menambahkan bahwa ini adalah salah satu favoritnya.

Hak atas foto Mehmet Genc

Margarita sedang menjual buah di pasar jalanan di Otavalo, Ekuador, ketika Genc mendekatinya. Dia setuju untuk difoto setelah fotografer itu membeli beberapa barangnya, tetapi dia tidak tersenyum ketika diminta. Tapi setelah mendengar pujian, dia tersenyum dengan tulus.

Hak atas foto Mehmet Genc

Zarekkim, dari Sierra Nevada de Santa Marta - area pegunungan terpencil di Kolombia - hanya bisa berbicara bahasa asli Arhuaco. Ketika Genc datang ke desanya, dia belajar mengucapkan "Anda sangat cantik" dalam bahasa Arhuaco, dan menangkap reaksi bahagia ini dalam kamera.

Hak atas foto Mehmet Genc

Genç bertemu dengan Juliana di desa yang berbatasan dengan Cabo de la Vela, wilayah pantai di Kolombia utara - di mana gurun bertemu dengan laut Karibia.

Wilayah ini sangat kering karena beberapa bulan hampir tidak ada hujan, dan Juliana harus memakai masker untuk melindungi wajahnya dari matahari.

Dia sedang menjual kerajinan tangan ketika Genc mendekatinya dan tersenyum bahagia ketika menerima pujian.

Hak atas foto Mehmet Genc

Meto, dari suku Marubo di Amazon, Brasil, juga hanya bisa bicara bahasa aslinya. Sang fotografer kemudian juga belajar sapaan umum dalam bahasa Marubo dan pujian yang akhirnya membuat Meto tersenyum di depan kameranya.

Hak atas foto Mehmet Genc

Mimba adalah perempuan pemalu dan baru pada kunjungan kedua fotografer ini bisa mendapat izin untuk memotretnya. Dia tampak santai begitu menerima pujian.

Hak atas foto Mehmet Genc

Altena sedang duduk di depan teras rumahnya di Atalaia do Norte, Brasil, ketika Genc minta izin untuk memotretnya. Dia sangat ramah, katanya, dan berpose beberapa gaya sebelum akhirnya tertawa ketika diberitahu bahwa dia cantik.

Hak atas foto Mehmet Genc

Cosmita, juga dari Atalaia do Norte, mengejutkan Genc dengan reaksinya ketika menerima pujian. "Saya tidak pernah melihat seseorang yang punya reaksi seperti ini setelah saya mengatakan 'Anda sangat cantik,'" katanya.

Anda juga bisa membaca artikel ini dalam bahasa Inggris berjudul Here's how women of different cultures react to a compliment atau tulisan menarik lain di BBC Travel.

Topik terkait

Berita terkait