Di mana kita bisa menemukan pelangi putih yang langka

Hak atas foto Kentucky State Parks
Image caption Moonbow juga biasa terlihat di Air Terjun Victoria, di perbatasan Zambia-Zimbabwe

Moonbow atau pelangi malam - pelangi berwarna putih pucat yang muncul di malam hari saat bulan bercahaya terang - mungkin terdengar seperti fiksi ilmu ilmiah, tetapi hal itu nyata.

Fenomena ini juga langka.

Mereka muncul di beberapa tempat seperti di atas aliran lava di Hawaii, di dasar Air Terjun Yosemite di California ketika salju mencair di musim semi, dan di hutan Kosta Rika ketika angin Natal meniup gumpalan awan embun di akhir Desember sampai awal Februari. Mereka juga kadang-kadang terlihat di beberapa tempat di seluruh dunia di langit malam ketika hujan turun di sekitar waktu bulan purnama.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Air Terjun Cumberland di Kentucky adalah salah satu tempat khusus di mana moonbow sering terlihat.

Tapi untuk melihat pelangi malam secara rutin Anda perlu berkunjung ke salah satu dari dua tempat di muka bumi ini: Air Terjun Victoria di perbatasan Zambia-Zimbabwe dan Air Terjun Cumberland dekat Corbin, Kentucky, di Amerika Serikat.

Dengan lebar 38 meter dan tinggi 18 meter, air terjun Cumberland dikenal sebagai Niagara di Selatan. Air menghantam batu-batu besar yang bertebaran di jurang dan menghasilkan cukup banyak kabut untuk menciptakan pelangi yang berwarna-warni di siang hari dan moonbow berwarna putih susu di malam hari yang cerah di saat bulan purnama. Keajaiban pelangi malam terjadi ketika cahaya bulan memantul pada kabut, yang tidak hilang oleh angin karena dinding ngarai yang curam.

"Malam dengan cahaya bulan yang terang dengan langit yang bersih adalah yang Anda butuhkan untuk melihat moonbow," jelas Bret Smitley, yang menjadi seorang naturalis di Cumberland Falls State Park Resort selama 23 tahun.

"Jumlah kabut yang cukup adalah kunci. Anda menginginkan percikan yang bagus. Salah satu alasan mengapa kita istimewa adalah sementara air terjun pada umumnya berada dalam jurang-jurang yang dalam dan ngarai-ngarai, kami memiliki jurang yang lebar sehingga bulan dapat bersinar di atasnya dan benar-benar mencapai kabut. Dan kami memiliki air terjun yang besar - salah satu yang terbesar jika diukur dari volume air di tenggara (Amerika Serikat)."

Hak atas foto Jim Liestman/Flickr
Image caption Jurang yang lebar di Cumberland Falls memungkinkan terciptanya moonbow

Selain Air Terjun Cumberland dan Victoria, tidak ada tempat lain di dunia yang memiliki semua hal itu setiap bulan. Inilah yang membuat pemandangan moonbow menjadi luar biasa istimewa. Air Terjun Niagara pernah memiliki moonbow secara rutin, tetapi dengan perkembangan di daerah itu, polusi cahaya misalnya, menyebabkan moonbow tidak lagi bisa terlihat.

Moonbow tercipta dengan cara yang sama dengan pelangi, karena cahaya bulan sebenarnya adalah cahaya matahari yang dipantulkan bulan. Perbedaannya adalah mata kita tidak dirancang untuk melihat warna di kegelapan, sehingga sebuah moonbow akan terlihat samar, busur putih bagi kita. Tetapi para fotografer yang mengambil gambar dengan eksposur panjang akan berhasil mendapatkan gambar yang memperlihatkan warna-warna yang biasa kita lihat pada pelangi.

"Kadang-kadang saya melihat warna biru hijau di sana," kata Smitley, "dan kadang-kadang ada warna kemerahan, tetapi tidak akan sama seperti warna pelangi biasa dengan mata telanjang." Dia juga telah melihat moonbow kembar beberapa kali.

Hak atas foto Browser/Flickr
Image caption Moonbow juga biasa terlihat di Air Terjun Victoria, di perbatasan Zambia-Zimbabwe

Moonbow biasanya muncul selama kira-kira lima malam setiap bulan, dimulai dari dua atau tiga malam sebelum bulan purnama sampai dua atau tiga malam setelahnya - tetapi hanya jika cuaca cerah. Jika mendung tidak akan ada cahaya yang cukup. Smitley mengatakan dia pernah melihat moonbow muncul lima malam sebelum bulan purnama, meskipun hal itu tidak biasa.

Di Air Terjun Cumberland, posisi bulan harus berada di 45 derajat di atas langit untuk menyapu puncak bukit, jelas Smitley, yang terjadi sekitar dua jam setelah bulan terbit.

Waktu yang pasti berubah dari malam ke malam karena bulan dapat terbit sejam lebih lambat setiap malam. Moonbow yang paling awal adalah sekitar pukul 18.30 waktu setempat di awal siklus di bulan November dan Desember, sementara di musim panas moonbow dapat muncul pertama kali setiap malam selambatnya pada pukul 21.30. (Tanggal dan waktu munculnya moonbow bisa dilihat di internet.)

Lokasi pengamatan di Air Terjun Cumberland Falls sangat pas untuk melihat pelangi di siang hari (biasanya muncul antara pukul 9 atau 10 pagi dan pukul 13 siang) dan moonbow beberapa malam setiap bulan.

Hak atas foto Brian Hawkkins/Flickr
Image caption Kadang-kadang moonbow terlihat di dasar Air Terjun Yosemite.

Para pengunjung berkisar dari beberapa orang saja di malam di akhir musim gugur hingga 1.000 orang di akhir pekan di musim panas.

Para remaja setempat, keluarga-keluarga, para fotografer, para pencari spiritual musiman dan para turis berbaur saat mereka menunggu pertunjukan, perasaan antusias bercampur dengan bunyi siraman air terjun.

"Anda dapat terpersona karenanya," kata Smitley. "Itulah misterinya. Anda tidak tahu apa yang diharapkan sampai Anda pergi ke sana. Dapat terjadi mendung selama berjam-jam, dan kemudian tiba-tiba mendung menyingkir dan moonbow terlihat. Ini menakjubkan."

Tetapi kalau Anda berkunjung di suatu malam ketika moonbow malu-malu menampakkan diri, "air terjunnya sendiri benar-benar cantik di bawah sinar bulan," tegas Smitley. "Kadang-kadang hal itu sama spektakularnya dengan moonbow."

Hak atas foto Kentucky State Parks
Image caption "Itulah misterinya. Anda tidak tahu apa yang Anda diharapkan sampai Anda pergi ke sana."

Anda juga bisa membaca artikel ini dalam bahasa Inggris berjudul Where to find the rare white rainbow atau tulisan lain di BBC Travel.

Berita terkait