Menanti cahaya pertama setelah berbulan-bulan hidup dalam kegelapan di Svalbard

Mengejar cahaya matahari pertama adalah salah satu pengalaman yang paling spesial ketika Anda berada di Svalbard, terutama bagi orang lokal setelah musim dingin panjang tanpa cahaya matahari.

Hak atas foto Bas van Oort

Periode gelap

Setiap musim dingin dari pertengahan November, Kepulauan Svalbard, berlokasi di tengah-tengah Norgewia utara dan Kutub Utara, diselimuti oleh kegelapan.

Di pulau terbesar dan satu-satunya yang dihuni manusia, Spitsbergen, orang-orang tidak melihat matahari selama berbulan-bulan. Selama masa yang cukup menantang ini, para penghuni amat menanti-nanti bulan Maret, ketika matahari pada akhirnya muncil di horizon lagi.

Hak atas foto Bas van Oort

Memilih tinggal di sini

Populas Spiitbergen berubah-ubah, dengan kebanyakan orang tinggal di sini hanya beberapa tahun saja untuk pekerjaan di sektor pariwisata, tambang batubara, atau sebagai peneliti. Karena terisolasi, perempuan tidak diizinkan untuk melahirkan di pulau ini, dan orang harus pergi begitu mereka berusia pensiun. Apa yang tersisa adalah komunitas yang dihuni rata-rata orang-orang muda, sehat, dan bersemangat.

Hak atas foto Bas van Oort

Dua musim dingin

Ada perumpamaan bahwa Svalbard memiliki lima musim: semi, panas, gugur, dan dua musim dingin yaitu musim dingin ringan dan musim dingin gelap. Musim dingin gelap, atau malam kutub (ketika matahari tidak tampak sama sekali) diikuti dengan masa senja di bulan Februari dan Maret.

Musim panas kedua inilah yang menjadi favorit bagi penghuni pulau. Warna langit dan pemandangan bisa berubah dalam beberapa jam dan rasanya matahari bisa muncul dari bawah permukaan horizon kapan saja. Tapi tidak terjadi. Ini adalah sebuah 'godaan' yang berlangsung berpekan-pekan.

Hak atas foto Bas van Oort

Pulau yang kontras

"Pulau ini semuanya tentang kontras. Selama masa kutub malam, langit sangat gelap tanpa sinar bulan. Anda tidak bisa melihat apapun dalam jarak tiga kaki. Kehidupan terjadi di dalam. Pada musim panas, itu sebaliknya. Matahari berputar di lingkaran yang kecil di atas langit, 24 jam sehari, seakan-akan matahari itu mabuk dan tak tahu mau kemana," kata Ronny Brunvoll, kepala Visit Svalbard.

Di foto ini, orang-orang lokal mengurung diri selama masa musim dingin gelap di restoran Camp Barentz yang hanya bisa dijangkau dengan mobil salju.

Hak atas foto Bas van Oort

Tangga rumah sakit

Tahun ini, mahatari akan kembali ke kota Longyearbyen pada 8 Maret. Pada saat itu, orang-orang akan berkumpul di tangga rumah sakit (dalam foto); Cahaya matahari bisa dilihat pertama kali di puncak anak tangga karena ada celah kecil di pegunungan di sekeliling. Ratusan orang mengikuti tradisi tiap tahun, menggunakan kostum matahari dan cat wajah, menyanyikan lagu tradisional Norwegia.

Hak atas foto Bas van Oort

Raih hadiah itu

Bagi orang yang mau melihat matahari lebih cepat, mereka harus mendaki gunung tertinggi pada akhir Februari. Puncak terdekat dari Longyearbyen adalah Trollsteinen (850 meter), yang membutuhkan dua setengah jam hingga tiga jam pendakian ke atas - meskipun kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi membuat sinat matahari tidak bisa diprediksi.

Pengejaran matahari pertama hanya terjadi selama satu hingga dua pekan tiap tahun, tetapi itu adalah satu dari pengalaman paling istimewa yang bisa Anda dapatkan di pulau ini, terutama setelah musim dingin panjang tanpa matahari.

Hak atas foto Bas van Oort

Petualangan yang sebenarnya

Svalbard Turn, sebuah organisasi olahraga lokal, meletakkan kotak-kotak pada 10 puncak pegunungan di dekat Longyearbyen ketika waktu kembalinya matahari sudah dekat. Tiap kotak berisi buku catatan dan orang pertama yang menulis namanya pada 10 buku itu akan memenangkan perjakanan ke Ny-Alesund, kota bekas pertambangan 120 km utara Longyearbyen. Perjalanan seperti ini adalah pengalaman alam terbuka yang sebenarnya, memungkinkan warga mengeksplorasi bagian-bagian ekstrim pulau itu.

Hak atas foto Bas van Oort

Dicium sinar matahari

"Melihat matahari pertama kali selama berbulan-bulan adalah hal yang emosional. Cahayanya, dan kehangatan yang Anda rasakan di wajah Anda. Anda akan sangat menghargai aspek dasar dari alam yang Anda tak pernah sangka sebelumnya," kata seorang pemandu gununh Espen André Øverdahl.

Anda juga bisa membaca artikel ini dalam bahasa Inggris dengan judul The first light after months of dark atau artikel lain di BBC Travel.

Topik terkait