Kanselir Jerman dukung larangan burka meski tak menyeluruh

Angela Merkel Hak atas foto Volker Hartmann/Getty Images
Image caption Dalam pidato kongres Partai Demokrat Kristen Jerman (CDU) yang dipimpinnya, Merkel mengatakan burka tidak sesuai dengan kebudayaan Jerman.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pemakaian burka seharusnya dilarang di Jerman sepanjang sesuai dengan koridor hukum.

Dalam kongres partai, Merkel mengatakan dalam kebudayaan Jerman tidak pantas bagi perempuan untuk menutup penuh muka mereka, seperti yang dilakukan oleh sebagian perempuan Muslim ketika mengenakan burka.

"Dalam komunikasi antar perseorangan, yang memainkan peran penting di sini, kita menunjukkan muka kita. Oleh karena itu penutup muka penuh tidak cocok di negara kita.

"Itu harus dilarang di manapun memungkinkan secara hukum. Itu tidak punya tempat di negara kita," kata Merkel dalam kongres partai di kota Essen pada Selasa (06/12).

Bila diterapkan kebijakan itu tidak akan melarang burka di semua tempat tetapi akan berlaku di fasilitas-fasilitas umum seperti sekolah, universitas dan pengadilan.

Hak atas foto AFP
Image caption Kelompok-kelompok sayap kanan menuding Merkel memimpin Islamisasi masyarakat.

Rencana larangan pemakaian burka di gedung-gedung umum di Jerman pertama kali dipaparkan oleh Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere Agustus lalu.

Dalam kongres Partai CDU, Merkel mengatakan para pendatang diharapkan untuk berintegrasi dengan masyarakat setempat.

Peringkat dukungan Merkel menurun sejak ia memutuskan untuk membuka pintu bagi sekitar satu juta ketika terjadi krisis migran di Eropa tahun lalu.

Topik terkait

Berita terkait