Peletakan batu pertama krematorium mendiang Raja Bhumibol Adulyadej

Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-O-Cha, memimpin peletakan batu pertama krematorium untuk Raja Bhumibol Adulyadej, yang wafat Oktober 2016 lalu.

Thailand, Bhumibol Adulyadej, Bangkok

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar,

Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha , memimpin acara peletakan batu pertama pembangunan krematorium untuk mendiang Raja Bhumibol Adulyadej di Sanam Luang, di luar komplek Istana Kerajaan di ibu kota Bangkok.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Salah seorang hadirin membawa foto Raja Bhumibol Adulyadej, yang merupakan penguasa kerajaan terpanjang di dunia hingga meninggal dunia pada usia 88 tahun, 13 Oktober 2016.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Seorang biksu Buddha memimpin para hadirin untuk berdoa saat peletakan batu pertama pembangunan krematorium Raja Bhumibol Adulyadej, Senin 27 Februari 2017.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Tampilnya PM Prayut Chan-O-Cha, yang memimpin rezim militer yang menggulingkan pemerintahan pimpinan PM Thaksin Shinawatra tahun 2006, di panggung utama saat peletakan batu pertama ini dilihat sebagai upaya militer untuk mendekatkan diri dengan Kerajaan Thailand.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Para penari tradisional Thailand menanti giliran untuk tampil dalam peletakan batu pertama di luar kompleks Istana Kerajaan di Bangkok.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar,

Dan saatnya tampil di bawah peralatan konstruksi....

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar,

Lokasi untuk pembangunan krematorium Raja Bhumibol Adulyadej, yang dilaporkan membutuhkan biaya sekitar £22 juta atau sekitar Rp364 miliar.