Ritual 'brobosan' antar jenazah ibunda Presiden Jokowi ke peristirahatan terakhir

ibu jokowi. solo, pemakaman Hak atas foto Fajar Sodiq
Image caption Ibunda Presiden Joko Widodo dikebumikan pada Kamis (26/3).

Ritual Jawa 'brobosan' menghantarkan ibunda Presiden Joko Widodo ke peristirahatan terakhir.

Ibunda Presiden Jokowi meninggal dunia pada usia 77 tahun karena kanker yang telah dideritanya sejak empat tahun terakhir.

Ibunda Jokowi, Hj. Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia di Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3) pukul 16.45 ,dan dimakamkan di pemakaman keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar pada Kamis (26/3).

Dalam keterangan pers pada Rabu petang, Presiden Joko Widodo menyatakan sang ibu sudah empat tahun menderita sakit kanker.

"Kita sudah berobat, kita semuanya sudah berikhtiar, berobat, terutamanya di RSPAD Gatot Subroto."

Hak atas foto Fajar Sodiq untuk BBC Indonesia

Sempat menunduk, lalu Presiden menambahkan, "Tetapi memang Allah SWT sudah menghendaki. Atas nama keluarga besar, saya ingin memohonkan doa agar dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan khusnul khotimah."

Ritual 'brobosan' antarkan jenazah

Prosesi pelepasan jenazah diawali dengan salat jenazah di Masjid Baiturrachman yang terletak tak jauh dari rumah duka. Jokowi dan Iriana terlihat berjalan kaki di barisan paling depan, sedangkan putranya Gibran Rakabuming Raka ada di belakangnya dengan membawa foto sang nenek.

Usai disalatkan jenazah, jenazah dibawa kembali ke rumah duka. Setelah itu upacara prosesi pelepasan jenazah dilaksanakan. Sebelum berangkat menuju tempat peristirahatan terakhirnya di makam keluarga, Jokowi dan keluarga melakukan ritual brobosan.

Dalam ritual tersebut, peti jenazah diangkat lalu anak dan cucu yang ditinggalkan berjalan menunduk di bawah peti. Tradisi tersebut bertujuan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah.

Setelah itu, peti jenazah dimasukkan ke mobil untuk dibawa menuju makam.

Sejumlah pejabat layat ke rumah duka

Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara melayat ke rumah duka di Solo, Kamis, 26 Maret 2020.

Para anggota Kabinet Indonesia Maju yang hadir melayat di antaranya Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengenang Sujiatmi Notomiharjo merupakan sosok ibu yang sangat sederhana. Bahkan, figur yang penuh sederhana itu juga menurun ke putranya, Presiden Jokowi.

"Saya hormat kepada Ibu Noto (panggilan ibu Jokowi) ini karena beliau itu tetap sederhana meskipun Pak Jokowi Presiden," kata dia usai melayat di rumah duka.

Secara terpisah, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan bahwa masyarakat Solo sangat mencintai sosok Sujiatmi Notomiharjo. Pasalnya, ibunda Presiden yang dikenal masyarakat Solo itu figur yang sangat sederhana.

"Beliau itu sosok yang mengayomi, ngajeni (menghormati). Dan yang paling utama adalah njawani karena dengan siapapun beliau itu tidak pernah melihat dan memandang suku, agaman derajat dan pangkat," jelasnya.

Selain itu, Sujiatmi ketika bertemu dan berbicara juga selalu dengan bahasa jawa halus. Padahal ibu Jokowi lebih tua dan tidak seharusnya berbahasa Jawa halus kepada yang lebih muda.

"Beliau itu boso (berbahasa Jawa halus) dan tidak ngoko," katanya menambahkan.

Protokol penanganan virus corona di rumah duka

Hak atas foto ISTIMEWA
Image caption Gibran Rakabuming Raka meminta restu pada neneknya Sudjiatmi Notomihardjo sehari sebelum mendaftar ke DPD PDIP Jawa Tengah.

Meninggalnya ibunda Presiden Jokowi berbarengan dengan wabah virus corona di Indonesia.

Melalui Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, Presiden mengarahkan agar para menteri tidak melayat ke rumah duka pun pemakaman ibunya.

Hanya ada dua orang menteri yang mendampingi Presiden Jokowi di Solo, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan sempat berniat terbang ke Solo, namun kemudian diurungkan dan memutuskan salat ghaib dari rumah untuk almarhumah.

"Beliau minta agar almarhumah didoakan dari rumah masing-masing saja. Saya sendiri mengimbau juga, sebaiknya bagi kaum Muslimin yang ingin mensalatkan janazahnya dilakukan dengn salat ghaib saja dari rumah," kata Mahfud.

Wartawan Fajar Sodiq yang melaporkan untuk BBC Indonesia menggambarkan para tamu yang ingin melayat harus melalui pemeriksaan dan pengecekan berlapis seperti cek suhu badan, mengoleskan hand sanitizer serta melalui alat penyemprot disinfektan yang dipasang menuju rumah duka.

Tak hanya itu, petugas paspampres juga meminta kepada wartawan maupun tamu yang akan ke rumah duka untuk menjaga jarak antara satu dengan lainnya.

Hak atas foto Biro Pers Sekretariat Presiden

Petugas kesehatan juga membagikan masker.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atas nama keluarga Presiden Joko Widodo meminta kepada masyarakat untuk mendoakan di rumah masing-masing.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadi kerumuman orang saat di lingkungan sekitar rumah duka.

"Tentu keluarga sangat bahagia, senang dan sangat menghormati jika warga masyarakat semuanya bisa mendoakan dari rumah. Dan doa dari rumah, jauh sangat cukup sekali," kata Ganjar.

Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo akan dimakamkan pada Kamis (26/03) pukul 13.00 WIB di pemakaman keluarga yang terletak di Dukuh Mandu, Desa Nolligaten, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Topik terkait

Berita terkait