Court to rule on mixed-gender swimming lessons

Belajar bahasa Inggris melalui dua berita BBC, tentang pemisahan kelas berenang di Jerman dan penelitian punahnya mamut.

German court to rule on mixed-gender swimming lessons

Image caption Can Muslim girls be exempted from mixed-gender swimming lessons?

A German court is to rule today on whether Muslim girls can be exempted from swimming lessons where boys are present.

The test case involves a thirteen year old girl whose parents insisted that she did not take part in swimming lessons at her school in Frankfurt.

Some Muslim girls take part in swimming lessons with boys wearing an all-over swimsuit called a burquini.

But some parents say that being close to boys who are dressed only in swimming trunks is unacceptable.

The court is expected to clarify when a student can be exempted from a school event for religious reasons.

Lawyers in the current case argue that segregation of gym lessons already exists in some Catholic parts of Germany and some secular gyms have women-only areas.

Jerman akan putuskan perihal kelas berenang gabungan

Satu pengadilan di Jerman hari ini akan memutuskan apakah anak perempuan Muslim bisa diberi pengecualian untuk pelajaran berenang bersama dengan anak laki-laki.

Kasus ini melibatkan seorang gadis yang orangtuanya memaksa agar ia tidak berpartisipasi dalam kelas renang di sekolahnya di Frankfurt.

Beberapa anak perempuan Muslim yang turut serta dalam pelajaran renang dengan anak laki-laki mengenakan baju renang tertutup yang disebut dengan burqini.

Tetapi beberapa orangtua mengatakan bahwa berdekatan dengan anak laki-laki yang hanya mengenakan celana renang tidak bisa diterima.

Pengadilan diharapkan dapat memberikan klarifikasi kapan saja seorang murid bisa mendapatkan pengecualian dalam sebuah acara sekolah untuk alasan agama.

Pengacara yang menangani kasus ini berpendapat bahwa pemisahan pelajaran senam sudah diterapkan di beberapa wilayah Katolik di Jerman dan beberapa kelas senam sekuler memiliki tempat khusus wanita.

New study suggests climate change killed off the woolly mammoth

Image caption Recent study suggests that climate change has caused mammoth extinction.

Scientists have cast new light on what may have caused the woolly mammoth to become extinct.

Until now, humans have been blamed for hunting the mammoth out of existence.

But a new study (by the Royal Society) suggests the main factor was probably climate change.

Using genetic analysis, the scientists linked the demise of the woolly mammoth to the ice age, which was at its height twenty thousand years ago.

They believe that the grass on which they fed became scarce because of the cold, and was later replaced by forests and tundra - all of which led to the woolly mammoth being killed off.

Penelitian ungkap perubahan iklim penyebab punahnya mamut

Sejumlah peneliti mendapat temuan baru tentang penyebab punahnya mamut berbulu.

Hingga kini, manusia disebut sebagai penyebab punahnya mamut karena aktivitas berburu.

Tetapi penelitian baru yang dilakukan oleh Royal Society menunjukkan bahwa faktor utama mungkin adalah perubahan iklim.

Dengan analisa genetik, para peneliti mengaitkan kematian mamut dengan jaman es, yang mencapai puncaknya 20.000 tahun silam.

Mereka yakin bahwa rumput yang mereka makan semakin langka karena hawa dingin, dan kemudian berganti menjadi hutan dan tundra -yang menyebabkan matinya mamut.

Berita terkait