Japan raises sales tax after 17 years

Pusat perbelanjaan di Jepang, Getty Hak atas foto Getty
Image caption Japan was hit by more than a decade of deflation after it last increased the tax in 1997.

Belajar bahasa Inggris melalui berita BBC tentang kenaikan pajak penjualan di Jepang dan kelanjutan pencarian pesawat Malaysia Airlines.

Japan raises sales tax

The Japanese government has raised sales tax for the first time in seventeen years in a move that could risk the country's still fragile economic recovery.

Japan was hit by more than a decade of deflation after it last increased the tax in 1997.

The prime minister, Shinzo Abe, said the increase from 5% to 8% was to stabilise government expenses and meet increases in social security costs.

His government has helped trigger economic growth with stimulus policies based on cheap money, government spending, and structural reform.

Analysts say the tax hike is a major gamble for the world's third largest economy at a time when business confidence remains tentative.

Jepang naikkan pajak penjualan

Pemerintah Jepang menaikkan pajak penjualan untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir sebagai langkah yang dapat membahayakan pemulihan ekonomi negara itu yang masih lemah.

Jepang mengalami deflasi selama lebih 10 tahun setelah kenaikan pajak terakhir pada 1997.

Perdana Menteri, Shinzo Abe, mengatakan peningkatan pajak dari 5% menjadi 8% ditujukan untuk menstabilkan pengeluaran pemerintah dan menutup biaya jaminan sosial yang bertambah.

Pemerintahan Shinzo Abe telah membantu pertumbuhan ekonomi dengan kebijakan stimulus yang didasarkan pada tingkat suku bunga rendah, pengeluaran pemerintah, dan reformasi struktural.

Para pengamat mengatakan bahwa kenaikan pajak adalah spekulasi besar bagi negara dengan perekonomian terbesar ketiga dunia saat kepercayaan para pelaku bisnis masih belum stabil.

Search for Malaysian Airline "most challenging ever seen"

Hak atas foto Reuters
Image caption The International Air Transport Association said they could not let another aircraft simply vanish.

The man responsible for coordinating operations for the missing Malaysia Airlines plane has said it was proving the most challenging operation of its kind ever undertaken, and the search could drag on for a long time.

The former head of the Australian defence forces, Angus Houston, said search planes and ships in the southern Indian ocean still had no hard information.

The airline industry body says it's setting up a task-force to recommend improvements in the tracking of planes.

The International Air Transport Association said they could not let another aircraft simply vanish.

Pencarian Malaysian Airline "paling menantang"

Pihak yang bertanggung jawab atas koordinasi operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang mengatakan bahwa upaya ini adalah operasi yang paling menantang dan pencarian dapat berlangsung lama.

Mantan panglima angkatan bersenjata Australia, Angus Houston mengatakan bahwa sejumlah pesawat dan kapal yang dikerahkan untuk pencarian di bagian selatan Samudra Hindia masih belum mendapatkan informasi berarti.

Badan industri penerbangan mengatakan mereka menyiapkan pasukan untuk merekomendasikan kemajuan dalam pencarian pesawat.

Sementara itu Asosiasi Transportasi Udara Internasional mengatakan mereka tidak bisa membiarkan pesawat lain menghilang begitu saja.

Berita terkait