Usulan pahlawan nasional bagi Gus Dur

Abdurahman Wahid
Image caption Gus Dur meninggal dunia di usia 69 tahun di Jakarta Rabu 30/12.

Presiden Yudhoyono akan membahas usulan beberapa pihak yang meminta pemerintah mengangkat mantan presiden Abdurrahman Wahid sebagai pahlawan nasional.

Juru bicara presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan, presiden menganggap Abdurrahman Wahid atau Gur Dur berperan besar dalam mengembangkan pluralisme dan memperkuat demokrasi.

Menurut Julian walau belum bisa dipastikan bahwa Gus Dur akan diusulkan jadi pahlawan nasional, namun semua masukan yang ada akan nantinya digunakan sebagai bahan pertimbangan oleh pemerintah.

Julian Aldrin Pasha membenarkan bahwa pekan depan akan diadakan pertemuan antar departemen pemerintah membahas usulan tersebut.

"Mungkin saja pekan depan, karena hari-hari ini kan masih libur. Pemberian sebuah gelar bagi Gus Dur memang akan menjadi pertimbangan bagi pemerintah," kata Julian.

Menurut peraturan, pemberian gelar pahlawan nasional haruslah dimulai dari usulan masyarakat yang kemudian diusulkan ke walikota atau bupati, sebelum kemudian dibawa lagi ke Departemen Sosial.

Tetapi menurut Julian Pasha, pemerintah sampai saat ini belum memutuskan mana jalur yang bisa dipakai guna menentukan pemberian gelar bagi mantan presiden Indonesia yang meninggal dunia hari Rabu (30/12) tersebut.

Dalam wawancara dengan wartawan BBC Mohamad Susilo, Julian Pasha menolak memberikan jawaban pasti apakah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara pribadi menganggap Gus Dur layak diangkat menjadi pahlawan nasional sekarang ini.

Namun menurutnya dalam upacara pemakamanan Gus Dur di Jombang, Presiden SBY sudah merinci berbagai jasa Gus Dur selama hidupnya dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia.

Partai politik

Usul pemberian pahlawan nasional kepada Gus Dur, antara lain disuarakan oleh partai yang didirikan almarhum, Partai Kebangkitan Bangsa, PKB.

"Sejak awal Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang berupaya keras mempertahankan apa yang disebut sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila," kata Abdul Kadir Karding, ketua Komisi VIII DPR.

Selain itu juga, Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang terus mendorong bangsa Indonesia menuju ke arah demokrasi, lanjut Karding.

Juga menurut tokoh PKB ini, Gus Dur semasa hidupnya banyak memperjuangkan hak kelompok minoritas.

Menurut Karding, partainya akan mengikuti jenjang usulan tradisional untuk mengusulkan Gus Dur jadi pahlawan nasional.

"Walau Amin Rais sudah menyebut bahwa Gus Dur sudah layak disebut pahlawan nasional, kita akan mengikuti saja peraturan yang berlaku bagi pengusulan seseorang menjadi pahlawan nasional." katanya.

Selain PKB, sejumlah pengurus PPP dan PDI Perjuangan juga mengusulkan gelar pahlawan nasional untuk Gus Dur.

Berita terkait