Polisi gendut harus berlatih seminggu

Polisi Indonesia
Image caption Para anggota polisi diharapkan berpostur proporsional

Latihan bagi 60 anggota Brigade Mobil Detasemen C dari wilayah Kediri, Madiun, dan Bojonegoro di Jawa Timur yang dikategorikan bertubuh gendut akan diteruskan jika latihan fisik sekarang tidak mencapai kondisi tubuhnya yang ideal.

Pada 7 Oktober mendatang postur ideal diharapkan bisa tercapai.

Sebanyak 20 lainnya dari Kepolisian Kota Kediri juga diikutkan dalam program latihan seminggu karena perutnya dianggap buncit.

Kepala Operasi Brimob Detasemen C Ajun Komisaris Polisi Sagino di Kediri mengatakan kepada BBC setelah sekitar tujuh hari akan diperiksa kembali apakah tubuh mereka masih gendut atau tidak.

Lalu bagaimana jika 7 Oktober nanti tidak tercapai? Sagino yang memimpin pelatihan mereka menjawab, "Ada tahap lain, mungkin tahap kedua."

Bukan hukuman

Sejumlah media di Indonesia melaporkan latihan itu merupakan "hukuman" karena perutnya buncit, namun Kepala Operasi Brimob Detasemen C Ajun Komisaris Polisi Sagino membantah latihan ini merupakan hukuman.

"Jadi bukan hukuman tapi program dari pimpinan untuk yang badannya agak gemuk-gemuk itu agar proporsional. Ya sesuai tugas pokoknya sebagai polisi," kata Sagino kepada BBC.

Menurut Sagino ke 80 orang yang mengikuti latihan tidak hanya di Kediri tetapi juga Brimob dari Madiun dan Bojonegoro.

Dengan adanya latihan ini apakah memang dianggap banyak yang tubuhnya gendut, Sagino menjawab, "Anggota Brimob ada 600 lebih, jadi postur tubuhnya kurang ideal dilatih agar ideal."

"Yang dimaksud tubuh ideal itu proporsional antara tinggi dan berat badan. Kalau tinggi 170 sentimeter idealnya 60 kilogram," jelasnya.

Dalam sebuah kunjungan ke Kediri, Wakil Komandan Satuan Brimob Kepolisian Daerah Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Waris Agono dikutip mengatakan kepolisian tidak menginginkan anggotanya memiliki bentuk tubuh yang tambun dan bergerak lamban.

Dikatakan, kondisi ini akan dimanfaatkan para pelaku kejahatan untuk meresahkan masyarakat dan menyerang aparat.

Berita terkait