Tabrakan kereta api tewaskan 33 orang

Kecelakaan kereta api
Image caption Tabrakan terjadi di stasiun Petarukan, dekat Pemalang, dan sedikitnya 33 orang tewas.

Sedikitnya 33 orang tewas dalam tabrakan kereta api di stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah.

Tabrakan itu terjadi subuh dini hari antara Kereta Api Argo Anggrek dan Kereta Api Senja Utama.

"Semua korban sebanyak 33 orang sudah dievakuasi dari lokasi kecelakan, termasuk yang luka sekitar 20-an," kata juru bicara PT Kereta Api Indonesia, Sugeng Priyono, kepada BBC Indonesia.

Sebagian korban menderita cedera berat.

Korban yang meninggal juga sudah berhasil diidentifikasi dan sebagian besar merupakan penumpang KA Senja Utama, yang ditabrak oleh KA Argo Anggrek.

Penyebab kecelakaan masih diselidiki untuk memastikan apakah kesalahan manusia atau masalah tehnis.

Namun Kapolda Jawa Tengah, Irjen Edward Aritonang, mengatakan ada kemungkinan kesalahan pada masinis atau operator di stasiun.

"Karena sistem bekerja dengan baik, tidak ada sistem yang rusak. Tidak ada yang terganggu, hanya saja pengaturan sistem itu dipatuhi atau tidak. Yang kedua dilaksanakan atau tidak," jelasnya kepada para wartawan.

Edward Aritonang mengatakan sudah ada beberapa petugas yang diperiksa, namun masih dalam status sebagai saksi.

Bulan Juni tahun ini, enam orang tewas setelah rangkaian kereta Api Logawa Jurusan Purwokerto-Jember terguling di dekat Madiun, Jawa Timur.

Berita terkait