Ulat bulu serang pohon mangga dan rumah warga

Ulat bulu
Image caption Pohon mangga di Probolinggo gundul sebelum bisa berbunga

Penduduk Probolinggo direpotkan serangan ulat bulu yang juga menghabiskan dedaunan ekitar 9000 pohon mangga.

"Di Kabupaten Probolinggo ini tanaman yang terserang 8.877, ini hasil surveillance di lapangan," kata Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur Wibowo Eko Putro.

Ulat bulu ini menyerang pohon mangga di Kecamatan Leces, Tegal Siwalan, Bantaran dan Sumber Asih.

Wibowo mengatakan pihaknya telah melakukan penyemprotan pestisida selama tiga hari yang akan dilanjutkan sampai seminggu.

"Ulat ini sebenarnya mencari tempat dalam rangka proses metamorfosis dari ulat menjadi kepompong," kata Wibowo.

Minyak tanah

Namun seorang penduduk Desa Kerpangan di Kecamatan Leces, Qobil Yazid, mengatakan kepada BBC Indonesia dia belum pernah melihat serangan semacam ini selama puluhan tahun tinggal di desanya.

"Satu pohon bisa gundul itu," kata Yazid.

Yazid mengatakan pemerintah juga melakukan penebangan dahan-dahan yang terserang ulat bulu.

Media playback tidak ada di perangkat Anda

Yazid mengatakan penduduk berusaha mengatasi serangan ulat ini dengan menyemprotkan oli dan minyak tanah ke dinding dan lantai.

Wibowo menduga bahwa begitu banyaknya ulat bulu yang bermigrasi ke dataran rendah disebabkan oleh hujan abu yang terjadi akibat letusan Gunung Bromo.

"Banyak tanaman di dataran tinggi yang mati," kata Wibowo.

Wibowo mengatakan ulat bulu memilih pohon mangga karena pohon inilah yang tertinggi di dataran rendah.

Probolinggo terkenal sebagai produsen mangga dan serangan ini terjadi sebelu pohon mangga berbunga yang biasanya terjadi pada bulan April.

Dinas Pertanian Jawa Timur juga sudah meminta petugasnya untuk mengawasi keadaan di daerah-daerah yang bertetangga dengan Probolinggo seperti Pasuruan, Situbondo dan Bondowoso agar serangan ulat bulu ini tidak menyebar lebih jauh lagi.

Berita terkait