SBY: pelaku bom Solo kelompok Cirebon

bom bunuh diri di solo Hak atas foto Reuters
Image caption Presiden SBY menyebut tersangka punya kaitan dengan serangan serupa di Cirebon

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebut tersangka pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh, Solo, memiliki kaitan dengan pelaku serangan serupa di Cirebon April lalu.

"Investigasi sementara yang kita lakukan, pelaku adalah anggota jaringan teroris Cirebon," kata Presiden Yudhoyono dalam keterangan pers di Jakarta, hari Minggu (25/9).

Perkiraan, kata presiden, didasarkan dari penyelidikan awal.

Presiden menambahkan ia telah meminta aparat keamanan membongkar habis pelaku aksi teror di Cirebon dan Solo ini, termasuk pihak-pihak yang menyediakan dana dan mengatur serangan.

Pada 15 April lalu seorang pengebom bunuh diri beraksi di mas At-Taqwa, kompleks kantor Polresta Cirebon, Jawa Barat, melukai tak kurang dari 28 orang, salah satu di antaranya Kapolres Cirebon AKBP Herukotjo.

Bom meledak ketika masjid ramai dipadati jemaah yang ingin melakukan salat Jumat.

Jumlah korban tewas

Dalam perkembangan terkait, juru bicara Mabes Polri Anton Bachrul Alam mengungkapkan hingga Minggu malam korban tewas dalam ledakan di Solo adalah satu orang, yaitu tersangka pelaku serangan.

Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi pengumuman yang disampaikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto pada Minggu sore yang menyebut ada dua orang yang tewas dalam insiden ini.

Djoko menjelaskan korban pertama adalah tersangka pelaku yang tewas di lokasi kejadian dan yang kedua adalah jemaat gereja yang meninggal dunia di rumah sakit.

Serangan yang terjadi pada sekitar pukul 10.55 WIB itu melukai puluhan orang.

Menurut berbagai laporan 24 orang mengalami luka, 14 orang di antaranya menjalani rawat inap.

Aparat keamanan telah mengumumkan foto tersangka pelaku namun sejauh ini belum mengeluarkan rincian tentang identitas pelaku tersebut.

Berita terkait