Demo dukung Mesir meluas di Indonesia

Demo pro Mesir
Image caption Aksi demonstrasi kemungkinan berlanjut di berbagai kota Indonesia sepanjang pekan.

Aksi demonstrasi mendukung Mesir sekaligus mengecam rangkaian aksi kekerasan yang terus memakan korban di negeri Arab itu makin meluas di Indoensia.

Aksi terbesar berlangsung di Jakarta hari ini (19/08) dengan kumpulan orang yang mencapai sedikitnya seribu jiwa di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.

Aksi diselenggarakan sejumlah lembaga yang bernaung dalam Aksi Solidaritas Komunitas Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir. Sejumlah pegiat sebelumnya beberapa kali menggelar aksi solidaritas untuk Tunisia serta Palestina.

Dalam aksi orator mengajak para peserta menuju kantor Kedutaan Besar Mesir di Jakarta yang terletak di Jalan Teuku Umar, bilangan Menteng Jakarta Pusat.

Aksi serupa dilangsungkan belasan pegiat mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Surakarta untuk Mesir, di Jalan Slamet Riyadi, hari Minggu (18/08) dengan mengusung sejumlah poster berisi kecaman dan foto yang diklaim sebagai bukti kekerasan di Kairo akibat perilaku opresif militer Mesir.

Pekan sebelumnya puluhan mahasiswa Sukabumi dari sejumlah elemen juga menggelar aksi solidaritas untuk Mesir pada Jumat (16/08) lalu, begitu pula kelompok Mahasiswa Islam Semarang yang menyerukan agar masyarakat Indonesia memberikan bantuan doa dan dukungan pada warga Mesir yang sedang dilanda rusuh.

'Balas jasa'

Image caption Aksi demonstrasi juga mempopulerkan salam dukungan empat jari untuk Mesir.

Dalam dua pekan terakhir, situasi politik yang Mesir juga ditanggapi dengan aksi demo dukungan di Bandung, selain bebera kali aksi di Jakarta yang antara lain menyasar kantor perwakilan PBB, Kedubes AS serta Istana Negara.

"Kemerdekaan Indonesia bergaung ke seluruh dunia antara lain karena jasa Mesir, saatnya kita turut membantu sekarang, pemerintah jangan diam saja," seru seorang juru pidato saat menggerakkan massa di Jalan Imam Bonjol menuju Kedubes Mesir, dalam aksi terbaru hari ini.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri sudah sempat menyampaikan pernyataan terkait situasi Mesir, yang oleh sebagian pihak dianggap terlambat, dan seperti ditulis berbagai media di Jakarta meminta agar mahasiswa asal Indonesia tak turut terlibat dalam aksi demonstrasi yang rusuh di Mesir.

Sementara sebagai tujuan mahasiwaa asal Indonesia yang hendak belajar ke Mesir, bulan lalu Kementrian Agama RI melalui sebuah surat keputusan telah membatalkan seleksi masuk ke universitas-universitas di Mesir, yang mestinya sudah dilaksanakan pada tanggal 17 Juli lalu.

Berita terkait