Terbukti judi, warga Banda Aceh dicambuk lima kali

cambuk
Image caption Empat warga dicambuk masing-masing lima kali dengan rotan berukuran satu meter.

Empat warga Banda Aceh yang terbukti bermain judi dengan menggunakan kartu joker dicambuk di halaman Majid Agung Al Makmur, disaksikan ratusan orang.

Terpidana yang divonis oleh Mahkamah Syari’yah Banda Aceh itu, satu persatu dinaikkan ke atas panggung ukuran 3 x4 meter oleh Polisi Syariah Jumat (03/10) dan dicambuk masing-masing lima kali.

Algojo yang menutupi seluruh badan dan wajah dengan pakaian jubah mencambuk bagian punggung keempat warga itu dengan rotan yang panjangnya satu meter.

Wartawan di Banda Aceh, Nurdin Hasan, mengatakan tidak seperti hukuman cambuk sebelumnya, kali ini tidak ada teriakan dari warga yang menonton saat prosesi hukuman cambuk berlangsung agar algojo mencambuk keempat warga itu lebih keras lagi.

Hukuman ini adalah yang kedua yang digelar di Banda Aceh dalam dua pekan terakhir dan banyak yang mengabadikan dengan kamera ponsel.

Sebelum prosesi cambuk dilakukan, seorang jaksa membacakan putusan Mahkamah Syari’yah.

Terapkan Syariat Islam dalam semua aspek

Dalam putusan disebutkan bahwa keempat warga -- MH (32), RW (39), Mu (34) dan HS (34) – divonis tujuh kali cambuk.

Namun mereka telah menjalani masa hukuman penjara selama dua bulan sehingga hukuman cambuk dikurangi menjadi lima kali.

Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan bahwa eksekusi cambuk yang digelar usai shalat Jumat merupakan yang kesembilan dilaksanakan Pemerintah Kota Banda Aceh sejak tahun 2005.

"Apa yang kita lakukan hari ini merupakan wujud komitmen dan keistiqamahan kita dalam beragama dengan baik karena ini perintah Allah dan salah satu misi kita untuk meningkatkan kualitas pengamalan agama menuju pelaksanaan syariat Islam secara kaffah," katanya dalam sambutan.

Illiza menambahkan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh akan menerapkan Syariat Islam dalam segala aspek kehidupan.

Sebelumnya Pemerintah Kota Banda Aceh juga telah mengeksekusi cambuk delapan warga yang terbukti bermain judi Jumat (19/09) dua minggu lalu.

Berita terkait