#TrenSosial: Kisruh Lion Air tragis dan terburuk

lion air Hak atas foto Reuters
Image caption Ribuan penumpang terdampar di Jakarta akibat penundaan penerbangan Lion Air.

Kekisruhan yang dihadapi Lion Air akibat penundaan penerbangan dengan sekitar 6.000 orang terdampar merupakan hal yang tragis dan terburuk dalam industri penerbangan di Indonesia, menurut YLKI.

Sampai Jumat (20/02) pukul 20:00 WIB, kisruh Lion Air disinggung lebih dari 170.000 kali di Twitter, sebagian besar mengangkat cerita penumpang yang terdampar.

Tulus Abadi, Kordinator Advokasi Transportasi Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, mengatakan masalah ini "terburuk dan tragis dalam sisi jadwal penerbangan Indonesia."

"Jadwal penerbangan terkait dengan keselamatan penerbangan. Saat ini seperti tak bertuan. Tidak ada pernyataan yang melindungi konsumen," kata Tulus kepada BBC Indonesia.

Ribuan penumpang yang terdampar termasuk di Jakarta, Surabaya, Medan, Jogjakarta dan Kupang, NTT.

Tanyakan pada rumput bergoyang

Di antara kritikan terhadap Lion Air di Twitter termasuk mengangkat kewalahan petugas di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.

"Pada meja Lion Air Soetta ada tulisan tertempel, "Jangan tanyakan ke kami, tanyakan pada rumput yang bergoyang," kata akun @rikatheo.

Hak atas foto Reuters
Image caption Penumpang Lion Air yang terdampar termasuk di Jakarta, Medan, Surabaya dan Jogjakarta.

Sementara akun @iamMariza mengatakan," oh well...and the mysterious event continues kalo gini terus judulnya ya sis?" dan @GlendaSiagian mengatakan, "Bikin kepo aja, pingin tau sbnrnya apa sih yg terjadi. Hahaha kaya nonton seri drama."

Berbagai spekulasi berkembang seputar keterlambatan Lion Air, termasuk isu mengenai aksi mogok kru pesawat. Namun pihak Lion Air melalui Direktur Humasnya Edward Sirait mengatakan penundaan karena kerusakan pada pesawat.

"Tiga pesawat rusak di Semarang kena burung enginenya dan di Jakarta, juga ada... Di Cengkareng pesawat kita tidak fit,"kata Edward.

Edward juga menjanjikan penggantian dana tiket bagi penumpang yang datang langsung ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Ancam keselamatan penerbangan

Kementerian Perhubungan menjatuhkan sanksi terhadap Lion Air Jumat (20/02) termasuk penghentian rute baru.

Namun YLKI, melalui Tulus Abadi mengatakan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tidak memberikan jawaban langsung untuk konsumen.

"Ini menunjukkan menteri memble dan tidak gagah, malah menunjukkan keberpihakan bukan pada masyarakat," kata Tulus.

Ia juga mengatakan keterlambatan ini akan mengancam ranking keselamatan penerbangan Indonesia.

"Sejak dulu selalu responsif, dan penundaan ini akan mengancam rating keselamatan penerbangan Indonesia...dari dulu ranking dua, sama dengan negara-negara Afrika," tambahnya.

Berita terkait