Sidang lanjutan 'kopi Vietnam' hadirkan empat saksi

jessica kumala wongso Hak atas foto BBC INDONESIA
Image caption Jessica Kumala Wongso mendekat ke bangku hakim ikut melihat barang bukti.

Empat saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso, dicecar oleh berbagai pertanyaan oleh para hakim, jaksa dan pengacara.

Dalam sidang kasus tewasnya Mirna di Restoran Olivier yang berlangsung di Jakarta, Rabu (20/7), saksi Aprilia Cindy Cornelia ditanyai tentang pemilihan tempat duduk oleh Jessica.

Berdasarkan kesaksian Cindy, Jessica datang dan meminta sofa di bagian tidak merokok. Hanya ada satu meja dengan sofa yang belum dipesan sehingga Jessica meminta meja tersebut dan meninggalkan restoran setelah berjanji akan kembali lagi.

Ketika kembali, Jessica membawa tiga kantong belanjaan yang kemudian diletakkan di atas meja.

Hak atas foto BBC INDONESIA
Image caption Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin, hadir di sidang lanjutan Jessica.

Meski sudah mendapatkan meja, Jessica lebih dulu memesan minuman di bar lalu memperhatikan sekeliling termasuk sebuah kamera CCTV bernomor tiga.

Ini yang dirasa ganjil oleh Jaksa Penuntut.

Saksi lainnya, Marlon Napitupulu, diajukan pertanyaan seputar minuman yang dipesan Jessica.

Marlon menjelaskan dia yang mendaftarkan pesanan lalu mengantarkan cocktail ke Jessica dan saat mengantarkan cocktail, Marlon berkata es kopi Vietnam telah tersaji di meja.

Es kopi tersebut disajikan Agus Triyono yang juga menjadi saksi dalam sidang Rabu 20 Juli.

Minuman Cocktail dan Sedotan

Hak atas foto BBC INDONESIA
Image caption Saksi Marlon Napitupulu menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum.

Rekaman CCTV yang dihadirkan juga tidak banyak memberi temuan baru yang memberi pengertian baru untuk kasus ini.

Bagaimanapun klip yang mendapat banyak reaksi di sidang adalah saat Jessica tampak melihat-lihat sekeliling ruangan.

Ketua tim kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, berkata rekaman CCTV itu tidak dapat memberatkan kliennya.

“Jelas tidak ada yang melihat Jessica memasukkan sianida, tidak ada memasukkan suatu barang apapun… Mengenai CCTV, saksi berkata tadi sebenarnya ada di belakang, saya pingin sekali itu dibuka karena kalau dibuka, kelihatan meja dengan jelasnya. Tapi saya tanya kepada jaksa, dia tidak ada.”

Kematian Wayan Mirna Solihin di Restoran Olivier setelah menenggak es kopi Vietnam berujung pada penetapan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka.

Jaksa penuntut umum memberikan dakwaan tunggal Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana kepada Jessica dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Berita terkait