Mendaftar di KPUD, Ahok serukan pesaing beradu program

ahok_daftar_lagi Hak atas foto BBC INDONESIA
Image caption "Jadi kami sangat berharap di dalam pemilihan gubernur nanti, yang dipertandingkan, yang dikritik adalah program, bukan membicarakan SARA," kata Ahok,.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dan wakilnya, Djarot Saiful Hidayat resmi mendaftarkan diri untuk mempertahankan jabatan mereka dalam pemilihan gubernur mendatang, di kantor KPU DKI.

Di depan para wartawan dan para pendukung pasangan ini, Ahok menyerukan agar persaingan untuk jabatan gubernur itu tidak didasarkan pada hal-hal yang memecah belah seperti ras, etnis dan agama.

"Jadi kami sangat berharap di dalam pemilihan gubernur nanti, yang dipertandingkan, yang dikritik adalah program, bukan membicarakan SARA," katanya,.

Hak atas foto BBC INDONESIA
Image caption Sekitar 200 orang pendukung pasangan Ahok-Djarot menyambut dengan berbagai atribut dan yel-yel di Gedung KPUD Jakarta.

Dilaporkan wartawan BBC Isyana Artharini, di Gedung KPU ratusan pendukung pasangan Ahok-Djarot yang sudah menanti sejak awal dengan membawa puluhan bendera berbagai atribut, mengelu-ngelukan mereka.

Mereka langsung ke lantai dua, tempat pendaftaran dan pengecekan berkas-berkas persyaratan dilakukan oleh para komisioner KPUD.

Kepada wartawan sesudahnya, Ahok mengatakan, pencalonan mereka bisa mencatat sejarah.

"Kalau kami bisa terpilih, berarti kita jauh lebih maju dari Amerika Serikat. Karena Amerika perlu 200 tahun untuk menerima perbedaan," kata Ahok.

Hak atas foto BBC INDONESIA
Image caption Didampingi Megawati, pasangan Ahok Djarot langsung ke lantai 2, menyerahkan berbagai persyaratan, sementara wartawan menunggu di bawah, memantau lewat layar monitor.

Pasangan Ahok-Djarot datang dengan mengenakan seragam kotak-kotak hitam merah -sebagaimana pasangan Jokowi-Ahok di Pilgub 2012, namun dengan motif kotak-kotak lebih besar.

Ditanya wartawan sebelum bertolak dari Balai Kota, Gubernur Ahok menjawab: "Ini ya memang meneruskan Jokowi. Program kami juga enggak berbeda," katanya.

Pasangan petahana ini datang ke KPU, didampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Puteri dan sejumlah politikus partai pengusung lain: Golkar, Nasdem dan Hanura.

Berita terkait