Tujuh santri yang tenggelam di Bengawan Solo belum ditemukan

Hak atas foto BBC INDONESIA

Pencarian terhadap tujuh santri yang diduga tewas masih dilakukan oleh tim SAR, mereka hilang setelah perahu mereka tenggelam di Sungai Bengawan Solo pada Jumat (07/10).

Sebuah kapal kayu yang digunakan untuk menyebrang Sungai Bengawan Solo ini tenggelam ketika mengangkut 25 santri. Penumpang yang hilang berusia 12-19 tahun.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Sukohardjo menduga penyebab perahu tenggelam karena kelebihan muatan.

"Mereka berupaya untuk menjangkau daratan dan berebutan turun dari perahu sehingga menyebabkan perahu tidak seimbang dan kemudian tenggelam," jelas Suprapto kepada BBC Indonesia melalui telepon.

Sementara 18 penumpang lain selamat.

Suprapto mengatakan pencarian telah dilakukan di area sepanjang 25 kilometer Sungai Bengawan Solo, dan akan terus dilakukan sampai menemukan tujuh korban.

Berita terkait