Mengapa penjualan pakaian olahraga wanita naik?

Women sportswear
Image caption Pakaian olahraga wanita merek Striders Edge yang berasal dari Inggris memperluas jaringan penjualan ke Amerika Serikat.

Berolahraga dengan mengenakan kaus seadanya sekarang ini nampaknya sudah tidak zaman.

Sebaliknya, di dunia yang sadar akan kebugaran dan mode, kalangan yang berminat membeli pakaian olahraga semakin meningkat, sama halnya dengan membeli pakaian pesta.

Hal ini telah menyebabkan peningkatan besar dalam penjualan produk pakaian olahraga wanita dalam beberapa tahun terakhir.

Di Amerika Serikat, penjualan gabungan sejumlah produk tersebut - dari mulai celana legging yoga, bra olahraga dan rompi, sampai baju-baju olahraga lainnya - bernilai US$15,1 miliar dalam waktu 12 bulan hingga Agustus 2011, menurut perusahaan riset NPD Group.

Dikatakan jumlah ini 10% lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Hak atas foto bbc
Image caption Katy Biddulph mengawali usaha pakaian olahraga Striders Edge dari flatnya yang memiliki satu kamar.

Sementara itu, perusahaan raksasa olahraga Nike mengatakan Oktober lalu bahwa tingkat penjualan pakaian olahraga wanita melampaui penjualan produk-produk pakaian olahraga untuk pria.

Sejumlah analis mengatakan bahwa kenaikan penjualan baju-baju olahraga wanita terdorong oleh meningkatnya gaya berpakaian -yang membuat penampilan mereka terlihat sebaik mungkin- yang pada gilirannya menyebabkan sejumlah wanita yang mengenakan baju olahraga sebagai pakaian yang terlihat modis.

Dan dengan pasar yang terlihat bernilai ini, tidak mengherankan semakin banyak perusahaan kecil, yang terutama dikelola oleh sejumlah wanita, meluncurkan produk pakaian olahraga wanita sesuai dengan pasarnya.

Merasa hebat

Katy Biddulph tidak perlu latihan di pusat kebugaran ketika meluncurkan produk pakaian olahraga wanita Striders Edge di London pada tahun 2011.

Ia cukup melakukan olahraga dengan mondar-mandir naik dan turun tangga untuk melakukan pengiriman, karena ia menjalankan usaha dari flatnya yang berlantai dua.

Hak atas foto Getty
Image caption Sejumlah angka menunjukkan penjualan pakaian olahraga wanita terus meningkat di seluruh dunia.

Wanita berusia 31 tahun itu mengatakan, "Ketika saya memulai usaha ini, dunia luar memandang ini sebagai bisnis besar, tapi saya hanya menerima semua barang itu dari produsen di Portugal dari truk di luar flat saya.

"Saya harus menaiki anak tangga untuk mengangkut box-box pakaian itu. Saya tidak pernah tidur pada tahun pertama, saya hanya tahu bahwa ada celah di pasaran yang bisa saya isi.

"Sekarang saya sudah punya kantor yang menghadap London Eye."

Biddulph mendirikan usahanya setelah sebelumnya bekerja untuk perusahaan pakaian olahraga wanita Inggris Sweaty Betty, di mana ia mendesain dan mengelola sejumlah produk.

Image caption Perusahaan pakaian olahraga wanita Live the Process menembus penjualan tertinggi pada tahun pertamanya sebesar £1 juta.

Pengalaman serta pengetahuan industri yang ia miliki telah membuat sejumlah investor swasta yakin untuk mendukung usahanya.

Kini, produk pakaian olahraga Striders Edge bisa ditemui di sejumlah toko-toko besar di Inggris seperti Harrods, John Lewis dan House of Fraser, dan merek ini juga telah diluncurkan di Amerika pada bulan Februari.

Produk ini juga dapat dibeli secara daring dari website.

Sekarang dengan sembilan staf pekerja, Biddulph mengatakan ia ingin mencapai target penjualan sebesar 2 juta poundsterling dalam 12 bulan ke depan.

Dia menambahkan, "Anda ingin pelanggan Anda untuk merasa hebat dan menjadi bagian dari sesuatu. Sebagai seorang wanita, Anda tahu standar."

Sesuatu yang berbeda

Tapi bagaimana Anda meyakinkan para wanita untuk membeli kaus atau sepasang celana legging seharga £60?

"Ini tidak sesulit yang Anda pikirkan," kata Brittany Morris-Asquith, juru bicara dan desainer Titika Active Couture, merek pakaian olahraga Kanada yang berbasis di Toronto. "Wanita selalu mencari sesuatu yang berbeda.

"Mereka bertanya lebih banyak tentang bahan pakaian, dan jika mereka mengerti polanya, mereka bersedia membayar untuk produk yang lebih baik."

Sejak pendiri Titika Eileen Zhang, 32, membuka toko pertamanya di Toronto pada tahun 2009, Titika memperluas usahanya menjadi tujuh toko di provinsi Ontario.

Dan pada bulan Maret tahun ini penjualan diperluas secara daring ke Amerika.

Morris-Asquith menambahkan, "Kami menyediakan pakaian untuk wanita agar mereka merasa baik, kami mendorong mereka untuk mencoba hal-hal yang belum mereka pikirkan sebelumnya."

Titika juga menawarkan kelas-kelas latihan untuk mempromosikan gaya hidup sehat - mulai dari yoga dan kickboxing, sampai latihan tari zumba.

'Double bottom line'

Catherine Elliott, seorang profesor di Telfer School of Management di Universitas Ottawa, mengatakan bahwa sejumlah bisnis seperti Striders Edge and Titika mempunyai etos yang khas untuk perusahaan-perusahaan yang dipimpin oleh sejumlah perempuan.

"Mereka cenderung memiliki doublebottom line - selain untuk menciptakan kekayaan, mereka juga ingin membuat perubahan positif untuk anak-anak perempuan dan para wanita," kata Profesor Elliott, yang juga adalah penulis buku yang baru saja diterbitkan berjudul Feminine Capital.

"Ketika para wanita menjelaskan tujuan bisnis (pakaian), mereka akan melihatnya sebagai sesuatu yang memberdayakan perempuan dibandingkan dengan hanya membuat mereka terlihat seksi.

"Industri pakaian olahraga itu adalah sesuatu yang membuat diri Anda merasa baik, dan mengenakan pakaian yang pas dan membuat Anda merasa nyaman."

Dia menambahkan: "Banyak wanita yang membicarakan bagaimana olahraga dan fitnes telah membuat mereka percaya diri dan sukses di kantor maupun wirausaha

Pendiri perusahaan pakaian olahraga wanita Live The Process yang berbasis di New York, Robyn Berkley mengatakan tujuan tersebut tidak hanya sebatas pada pakaian semata namun menawarkan "keaslian, kejujuran, dan merangkul idealisme kesehatan".

Perusahaan yang didirikan tahun 2013 ini menembus penjualan tertinggi sebesar £1 juta poundsterling pada tahun pertama.

Anda juga dapat membaca tulisan dari 32 kontributor dalam laman websitenya, menawarkan berbagai tips mulai dari mengubah karier sampai merawat kulit Anda.

Berita terkait