Perdana Menteri Jepang "Saya memiliki keyakinan besar terhadap Trump"

Shinzo Abe Hak atas foto EPA
Image caption PM Jepang Shinzo Abe mengatakan memiliki keyakinan terhadap Donlad Trump.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan dia "memiliki keyakinan besar" terhadap Presiden AS terpilih Donald Trump dan yakin kedua negara dapat membangun hubungan dengan penuh kepercayaan.

Abe menggambarkan pertemuan selama 90 menit di Trump Tower, New York, penuh "kejujuran" dengan "atmosfer hangat".

Beberapa ucapan Trump dalam retorika kampanye menimbulkan keraguan di kalangan sekutu dekat AS, termasuk Jepang.

Pembicaraan dengan Abe itu merupakan pertemuan tatap muka pertama Trump dengan pemimpin negara lain setelah memenangkan pemilihan presiden AS.

AS dan Jepang merupakan sekutu dekat sejak akhir Perang Dunia Dua, ketika AS membantu Jepang membangun kembali ekonominya.

Presiden terpilih telah bersumpah untuk membatalkan kesepakatan Kemitraan Trans-Pasifik, yang sangat didukung oleh Abe untuk melawan kekuatan pertumbuhan ekonomi Cina.

Kesepakatan itu disetujui oleh parlemen Jepang, meskipun kemungkinan kesepakatan itu akan dibatalkan ketika Trump menjabat sebagai presiden AS.

Trump juga menyatakan Jepang harus membayar lebih untuk mempertahankan pasukan AS di wilayahnya, dan melontarkan ide bahwa Jepang dan Korea Selatan harus membangun senjata nuklir mereka untuk melawan ancaman dari rudal Korea Utara.

'Sangat hangat'

Pertemuan dilaporkan telah dijadwalkan ketika Abe menelpon presiden terpilh untuk mengucapkan selamat, dengan menyebutkan bahwa dia akan singgah di New York dalam perjalanan ke Peru untuk menghadiri pertemuan dangan Asia Pasifik.

Berbicara setelah pertemuan, Abe mengatakan :"Kami melakukan pembicaraan yang sangat jujur mengenai masalah yang penting. Kami melakukannya dalam atmosfer yang hangat.

"Saya yakin bahwa tanpa keyakinan antara dua negara yang bersekutu, aliansi tidak akan berfungsi di masa yang akan datang dan hasil dikusi hari ini saya yakin Trump merupakan seorang pemimpin yang kepadanya saya dapat menaruh kepercayaan yang besar."

Pemimpin Jepang memberikan sejumlah rincian tentang pertemuan tetapi menambahkan bahwa keduanya telah sepakat untuk bertemu kembali untuk membicarakan isu yang lebih luas.

Dalam beberapa hari setelah kemenangan Trump yang mengejutkan, dia telah berbicara dengan puluhan pemimpin dunia, dan juga menunjuk kabinet dari kediaman dan kantornya di Manhattan.

Berita terkait