Hubungan tegang, Obama dan Putin berjabat tangan

Obama dan Putin Hak atas foto Getty Images
Image caption Obama dan Putin berjabat tangan meskipun tampak canggung.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama bertemu secara singkat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT APEC di Peru.

Kedua pemimpin, yang mengalami hubungan tegang belakangan terkait dengan sejumlah masalah, termasuk perang Suriah dan pencaplokan Krimea dari Ukraina oleh Rusia, tampak berbincang-bincang dan berjabat tangan.

"Mereka saling menyapa dan berbicara singkat," kata juru bicara Presiden Putin, Dmitry Peskov, seperti dilaporkan oleh kantor berita Rusia TASS.

Gedung Putih mengatakan Obama menyerukan kepada Putin untuk memegang komitmen Moskow terkait Ukraina dan mengatakan mereka seharusnya berusaha lebih keras lagi untuk menekan tingkat kekerasan di Suriah.

Hak atas foto Reuters
Image caption Presiden Obama mengatakan kepada Presiden Putin bahwa menteri luar negeri kedua negara harus mencari prakarsa untuk mengurangi kekerasan di Suriah.

Inilah pertama kalinya mereka bertemu setelah Donald Trump memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat. Trumpp dijadwalkan akan mulai menjabat pada 20 Januari mendatang.

KTT Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) sendiri yang ditutup pada Minggu (20/11) didominasi kekhawatiran akan pendekatan presiden terpilih AS, Donald Trump, terhadap perdagangan global.

Banyak kalangan khawatir Trump akan menempuh kebijakan ekonomi yang menentang perdagangan bebas karena dalam masa kampanye, ia antara lain menyatakan akan menghukum perusahaan-perusahaan AS yang tidak menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.

Kendati demikian, sebagian pihak menilai Trump mungkin tidak akan mewujudkan retorika-retorikanya.

Berita terkait