Donald Trump akan tinggalkan kerajaan bisnisnya

Trump International Hak atas foto Reuters
Image caption Majalah Forbes memperkirakan kekayaan Donald Trump mencapai US$3,7 miliar.

Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, mengumumkan akan meninggalkan kerajaan bisnisnya untuk memusatkan perhatian pada kepresidenan.

Trump tak memberikan banyak rincian namun akan menjelaskan rencana tersebut dalam konferensi pers bulan depan.

Langkah itu juga sekaligus untuk menghindari konflik kepentingan antara bisnisnya dan kepresidenan. Sebelumnya dia sudah menepis kekhawatiran berbagai pihak akan konflik kepentingan tersebut.

Pengumuman tersebut dilakukan lewat empat pesan Twitter yang seluruhnya diterbitkan dalam waktu 20 menit.

Dia mengatakan tidak ada persayaratan hukum untuk melikuidasi aset-asetnya namun pada masa sebelumnya, presiden AS menyingkirkan urusan bisnisnya.

Hak atas foto Getty/Chris McGrath
Image caption Trump Towers di Istanbul, Turki, merupakan salah satu usaha dalam kerajaan bisnis Donald Trump.

Taipan properti ini diperkirakan Majalah Forbes memiliki kekayaan sebesar US$3,7 miliar atau sekitar Rp50 triliun dengan lebih dari 500 perusahaan dalam kerajaan bisnisnya.

Dalam wawancara dengan koran New York Tomes beberapa waktu lalu, presiden yang akan resmi menjabat pada 20 Januari mendatang ini mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memisahkan dua tanggung jawabnya -bisnis dan kepresidenan- namun yakin bisa menjalankan keduanya 'dengan sempurna'.

Dia juga pernah menyatakan mungkin akan menyerahkan bisnis kepada ketiga anaknya yang dewasa -Ivanka, Eric, dan Donald Jr- yang saat ini memang sudah memegang jabatan dalam kerajaan bisnis Trump.

Sementara itu mantan eksekutif perusahaan keuangan Goldman Sachs, Steven Mnuchin, sudah mengukuhkan dia ditunjuk sebagai Menteri Keuangan sedangkan miliuner Wilbur Ross menjabat Menteri Perdagangan.

Berita terkait