Buron mafia narkoba yang paling dicari Italia ditangkap di Uruguay

Rocco Morabito, Italia, Uruguai Hak atas foto ITALIAN POLICE
Image caption Rocco Morabito saat ditangkap di ibu kota Uruguai, Montevideo.

Salah seorang buron yang paling dicari pihak berwenang Italia sudah ditangkap di Uruguay setelah diburu selama 23 tahun sebagai terpidana dalam penyelundupan narkoba dan terkait mafia.

Rocco Morabito dari kelompok 'Ndrangheta itu kini ditahan di kawasan wisata tepi pantai yang mewah, Punta del Este.

Kepolisian Uruguay mengatakan dia sudah tinggal di sana selama 10 tahun lebih dengan menggunakan identitas palsu.

Morabito mendapat julukan 'raja kokain Milan' karena keterlibatannya dalam menyelundupkan narkoba dari Amerika Selatan ke Italia.

Kelompok 'Ndrangheta mengendalikan sejumlah perdagangan kokain dunia dan polisi mengatakan Morabito berada di balik penyelundupan ratusan kilo kokain dari Brasil ke Italia sepanjang tahun 1992 hingga 1993.

Hak atas foto Kementrian Dalam Negeri Uruguai
Image caption Rocco tinggal di sebuah vila di kawasan wisata mewah Punta del Este.

Dia diperkirakan tiba di Uruguay pada tahun 2002.

Polisi menangkapnya di sebuah hotel di ibu kota Uruguay, Montevideo, namun selama ini dia tinggal di Punta del Este dengan menggunakan dokumen palsu Brasil atas nama Francisco Capeletto.

Hak atas foto Kementrian Dalam Negeri Uruguai
Image caption Morabito diperkirakan sudah tinggal di Punta del Este selama 10 tahun lebih.

Ketika polisi menggeledah tempat tinggalnya, ditemukan pistol kaliber 9mm, 13 telepon genggam, sejumlah kartu kredit, dan 150 foto ukuran paspor Morabito dalam berbagai penyamaran. Seorang perempuan Portugal kelahiran Angola, yang diyakini istrinya, juga ikut ditangkap.

Pengacaranya mengatakan Morabito menjalani 'kehidupan normal' sejak tahun 1994 dan tidak terlibat lagi dalam kegiatan kriminal.

Hak atas foto ITALIAN POLICE
Image caption Beberapa foto samaran Rocco Morabito yang diduga digunakannya selama ini.

Saat ini dia ditahan dengan dakwaan pemalsuan dokumen namun diperkirakan dalam beberapa bulan mendatang akan diekstradisi ke Italia, tempat dia diganjar hukuman 30 tahun penjara.

Tahun lalu, polisi Italia menemukan bos 'Ndrangheta yang buron selama 18 tahun, yang bersembunyi di sebuah ruang perlindungan di kawasan pegunungan Calabria.

Giuseppe Ferraro, yang berusia 47 tahun, ditemukan awal Januari 2016 bersama Giuseppe Crea, 37 tahun, yang buron sejak 2006.

Berbagai jenis senjata api ditemukan di tempat perlindungan yang sempit itu namun bisa menampung peralatan untuk masak dan terdapat aliran listrik.

Topik terkait

Berita terkait