Penyanderaan di arena boling Inggris, 'tak terkait terorisme'

penyanderaan Hak atas foto PA
Image caption Kepolisian Warwickshire mengatakan insiden di arena boling tidak terkait terorisme.

Seorang pria bersenjata ditahan setelah polisi melakukan penyergapan yang mengakhiri penyanderaan di sebuah arena boling di Nuneaton, Inggris.

Penyergapan dilancarkan pada pukul 18.30, Minggu (22/10) waktu setempat, empat jam setelah muncul laporan adanya penyanderaan terhadap dua orang di arena boling MFA Bowl.

dalam aksi itu, polisi menggunakan pula granat kejut. Akhirnya pria bersenjata ditangkap.

Menurut Layanan Ambulans West Midlands, sang pria sempat mendapat perawatan di lokasi kejadian, sedangkan dua sandera lolos tanpa luka.

Perwira dari Kepolisian Warwickshire, Alex Franklin-Smith, mengatakan aparat telah mengatasi insiden tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa penyanderaan itu "tidak terkait" dengan terorisme.

'Sudah saya bilang!'

Berdasarkan keterangan saksi mata yang dirilis kepolisian, tersangka yang disebut berusia 40-an tahun dan terlihat menyandang sepucuk senjata api di bahunya.

Saat dia masuk, di arena boling itu ada sekitar 40 hingga 50 pengunjung.

Chris Turner, salah seorang saksi mata, menuturkan kepada BBC bahwa dia melihat tersangka membawa senjata api dan berteriak ke arah kerumunan: "Saya sudah bilang!"

Hak atas foto PA
Image caption Sejumlah ambulans dipanggil ke lokasi kejadian.

Alex Mulholland, saksi mata lainnya, menceritakan bagaimana pengunjung arena boling dilanda kepanikan.

"Dia berkata 'permainan sudah selesai, permainan selesai'. Semua orang berteriak, menjerit, bersikap panik mencoba menghambur ke luar. Sejujurnya, saya tidak tahu harus bagaimana. Saya berlari, mengambil barang-barang secepat mungkin, dan pergi dari sana," paparnya.

Direktur arena boling, Mehdi Amshar, mengaku mengenal tersangka sebagai salah seorang staf arena boling itu.

Topik terkait

Berita terkait