Thailand bersiap menggelar upacara kremasi Raja Bhumibol

Thailand Hak atas foto AFP
Image caption Masyarakat Thailand mulai berdatangan ke sekitar krematorium di Bangkok sejak awal pekan ini. Sebagian dari mereka membawa poster dan foto Raja Bhumibol

Ribuan warga Thailand berkumpul di Bangkok jelang upacara pemakaman Raja Bhumibol Adulyadej yang akan berlangsung selama lima hari. Raja Thailand tersebut wafat pada Oktober 2016, dalam usia 88 tahun.

Jenazah Raja Bhumibol dijadwalkan akan dikremasi Kamis (27/10) besok, di krematorium milik kerajaan yang menyimbolkan surga.

Persiapan kremasi tersebut, termasuk pembangunan kompleks pembakaran jenazah dekat istana Kerajaan Thailand yang megah, memakan waktu sekitar satu tahun.

Selama hidupnya, Bhumibol dikenal sebagai sosok yang mampu menstabilkan Thailand, negara yang kerap diguncang kekacauan politik dan berbagai kudeta.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Warga Thailand rela berhujan-hujanan menanti dimulainya prosesi pengabuan Raja Bhumibol.

Prosesi pemakanan yang akan digelar menurut ritual Buddha itu diperkirakan akan dihadiri lebih dari 250 ribu orang dari seluruh penjuru Thailand.

Sebagian dari mereka datang lebih awal dari jadwal pemakaman. Mereka mendirikan tenda-tenda untuk berlindung dari hujan deras.

Rabu ini, ritual untuk mendatangkan kebaikan rencananya akan digelar di istana kerajaan untuk menandai dimulainya upacara pemakaman.

Sementara itu, kremasi diagendakan digelar Kamis besok. Raja Maha Vajiralongkorn, satu-satunya putra Bhumibol, akan menyalakan api pengabuan ayahnya.

Satu hari setelahnya, abu kremasi Bhumibol akan dibawa kembali ke istana kerajaan. Seremonial pengabuan akan berlangsung hingga dua hari berikutnya.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Masyarakat yang tak membawa tenda, mengandalkan payung menghadapi hujan yang turun di kawasan krematorium.

Anggota Kerajaan Thailand dan pembesar dari lebih 40 negara akan menghadiri upacara kremasi. Adapun, warga akan mengikuti seremonial tersebut dari jalanan.

Pihak kerajaan menerapkan aturan ketat bagi setiap orang yang ambil bagian dalam upacara itu. Hukum lese-majeste yang diterapkan Thailand memuat ketentuan pidana berat untuk orang-orang yang menghina kerajaan.

Topik terkait

Berita terkait